Nusantara
Bus Rombongan Wisata tertabrak Kereta Api, 4 Tewas Seketika

Kondisi bus beberapa saat usai kejadian. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Empat orang tewas seketika saat sebuah bus PO Harapan Jaya tertabrak kereta api di perlintasan tak berpalang pintu di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Minggu (27/2/2022), pukul 05.15 WIB. Saat kejadian, bus yang sedang mengangkut 41 orang itu tertabrak kereta Rapih Dhoho.
Menurut Manager Humas PT KAI Daop VII Madiun, Ixfan Hendriwintoko, but itu tertabrak kereta api yang terlibat kecelakaan itu adalah KA Rapih Dhoho nomor lambung KA 531 tujuan Blitar-Surabaya. “Kecelakaan pukul 5.16 WIB di KM 159+5 antara stasiun Tulungagung dengan Ngujang,” ujarnya, Minggu (27/2/2022).
Jumlah korban tewas bertambah 1 lagi sehinga saat ini berjumlah lima orang. Para korban tewas di lokasi kejadian adalah Intan Wulandari (20), warga Desa Gendingan, Kecamatan Gendingan, dan Evi Mafidatul Afifah (32) warga Desa Batangsaren, Kecamatan Kauman. Dua lainnya adalah Mustainah (50) warga Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, dan Faizal Nuriansah (20) warga Desa Punjul, Kecamatan Karangrejo.
Sedangkan satu korban yang dalam kondisi kritis Margono Hadi Santoso (20) warga Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung, yang sedang menjalani perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung, akhirnya meninggal dunia. Sedangkan 14 lainnya hingga saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Empat belas penumpang bus yang dikemudikan oleh Septianto Dhany Istyawan (34) warga Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung yang masih menjalani perawatab adalah Sri Utami (44) warga Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, FurAulia Wandira (8) warga Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Ida Susanti (33) warga Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Mahmud Sayuti (49) warag Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, dan Endang Sulistyorini (30) warga Desa Ngetrep, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.
Korban lainnya adalah Aisyah Azahra (9) warga Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Guntur (35) warga Desa Batangsaren, Kecamatan Kauman, Alfian Al Hafiz (5) warga Desa Ngetrep, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Rohmanto (50) warga Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru. Pengemudi bus yang juga terluka masih harus menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.
Bus naas itu merupakan salah satu dari 3 bus Harapan Jaya yang sedang mengangkut rombongan karyawan Toko Sri Rejeki Tulungagung yang hendak berwisata menuju Surabaya. Total ada 128 orang yang hendak berwisata memanfaatkan momen libur panjang tersebut.
Saat kejadian, bus pertama berhasil melewati perlintasan rel kereta api. Saat bus kedua hendak melewati perlintasan yang sama, mendadak muncul kereta api tersebut dari arah selatan.
Bus Harapan Jaya yang tak sempat menghindar itu, langsung tertabrak kereta di bagian belakang sebelah kanan. Kuatnya benturan di bagian belakang bus itu menyebabkan bus berputar sejauh 10 meter, dan bagian depan bus menghantam rangkaan gerbong kereta.
Sejumlah saksi mata menyebut, alarm perlintasan kereta itu tidak berbunyi saat bus hnedak melintas. Tapi ketika busa sudah berada di tengah perlintasan, alarm itu berbunyi, tapi semuanya sudah terlambat.
Empat penumpang bus bernopol AG 7679 US itu tewas di lokasi kejadian. Evakuasi terhadap korban alami kendala bagian tubuh korban yang terjepit badan bus. Sementara korban lain yang terluka, dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.***










