Connect with us

Nasional

Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki Sebabkan Penerbangan Pesawat Wings Air Dibatalkan

Diterbitkan

pada

Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki

Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki bikin warga 8 desa gatal-gatal. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Kamis (19/6/2024) membuat Pesawat Wings Air gagal berangkat menuju Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bahkan letusan gunung tersebut menyebabkan delapan desa di lereng gunung terpapar hujan abu. Warga setempat mengeluh gatal-gatal dan kekurangan air bersih. Mereka membutuhkan obat-obatan serta masker. Delapan desa yang terpapar adalah Desa Klatanlo, Desa Hokeng Jaya, Desa Padang Pasir, Desa Boru, Desa Pululera, Desa Nawakote, Desa Boru Kedang, dan Desa Dulipali di Kecamatan Ile Bura.

“Penerbangan (pesawat Wings Air) pukul 07.00 Wita pagi ini cancel flight (batal terbang),” ujar Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, Partahian Panjaitan saat dihubungi, Kamis (19/6/2024).

Dia melanjutkan, rencana penerbangan berikutnya pada pukul 13.30 Wita dengan rute Kupang-Maumere. Namun memperhatikan informasi BMKG dan ASHTAM yang diterbitkan Airnav, abu vulkanik akibat erupsi gunung Lewotobi laki-laki masih terdeteksi di ruang udara atau area approach Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere.

Baca Juga : Gunung Lewotobi Laki-laki 7 Kali Meletus Warga Waspada Abu Vulkanik, Gunung Ibu Lontarkan Awan Abu 2 Km

Advertisement

“Dengan kondisi ini kemungkinan besar maskapai penerbangan akan melakukan cancel flight,” kata dia. Sebelumnya, Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki melaporkan, gunung api yang berada di Kabupaten Flores Timur, kembali meletus pada Kamis (20/6/2024) pagi.

Erupsi terjadi pukul 07.31 Wita dengan tinggi kolom abu teramati lebih kurang 900 meter di atas puncak sekitar 2.484 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi lebih kurang 6 menit 32 detik.***

 

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement