Connect with us

Nasional

Gunung Semeru Erupsi, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 13 Kilometer

Diterbitkan

pada

Gunung Semeru Erupsi, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 13 Kilometer

Gunung Semeru kembali alami erupsi. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Gunung Semeru yang terletak di Lumajang, Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Senin (17/3/2025) dengan melontarkan abu vulkanik yang mencapai ketinggian 1 km.

Masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 13 km dari puncak gunung.

Berdasarkan laporan dari pos pantau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pada pukul 08.11 WIB dengan lontaran abu yang mencapai ketinggian 1 km.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang, dan arah lontaran abu mengarah ke barat daya. Namun, hingga saat ini tidak ada laporan mengenai dampak signifikan dari aktivitas vulkanik tersebut.

Baca Juga : Gunung Semeru Kembali Erupsi Empat Kali, Lontarkan Letusan Hingga 700 Meter

Status Gunung Semeru saat ini masih berada pada level II (Waspada).

Advertisement

Terkait dengan aktivitas vulkanik ini, PVMBG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi bahaya.

“Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu,” tulis kepala pemantauan gunung api (PGA) Semeru, Liswanto kepada wartawan, Senin (17/3/2025).

Selain itu, PVMBG menyarankan masyarakat di sekitar lereng Gunung Semeru untuk menjaga jarak aman hingga 13 kilometer dari puncak gunung.

“Masyarakat di sepanjang Besuk Kobokan, terutama di jarak 500 meter dari tepi sungai, diingatkan untuk berhati-hati terhadap perluasan awan panas dan aliran lahar, yang bisa menjangkau hingga 13 kilometer dari puncak,” tutup dia.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement