Connect with us

Ibu Kota

Melanggar Perda, 35 Tempat Usaha di Jakarta Selatan Ditindak Satpol PP

Avatar

Diterbitkan

pada

35 Tempat Usaha di Jakarta Selatan Ditindak

Melanggar Perda, 35 Tempat Usaha di Jakarta Selatan Ditindak Satpol PP (Ilustrasi sidang yustisi, Foto: Antara)

FAKTUAL-INDONESIA: Sebanyak 35 tempat usaha di Jakarta Selatan terbukti melanggar Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta. Tak hanya pedagang kaki lima (PKL), pengusaha atau pemilik restoran, kafe dan tempat usaha lainnya juga kedapatan tidak mengikuti aturan.

Para pelaku usaha terbukti melanggar Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Akibatnya, mereka harus mengikuti sidang sidang yustisi tentang Perda tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“35 pelanggar yang terjaring dalam operasi yustisi dan dilakukan tipiring di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan Eko Saptono dalam keterangannya, Sabtu (2/7/2022).

Baca juga: Wali Kota Pastikan Tak Ada Ampun Bagi Oknum Satpol PP Surabaya Yang Jual Barang Sitaan

Pasal 25 ayat 2 perda tersebut menyebutkan, setiap orang atau badan dilarang berdagang, berusaha di bagian jalan atau trotoar, halte, jembatan penyeberangan orang dan tempat-tempat untuk kepentingan umum lainnya di luar ketentuan.

Pelanggar perda itu dikenakan ancaman pidana kurungan paling singkat 10 hari dan paling lama 60 hari atau denda paling sedikit Rp100 ribu hingga Rp20 juta.

Advertisement

Dari jumlah 35 tempat usaha, ada 33 pemilik usaha datang dan dua lainnya tidak hadir (verstek). Total denda pelanggar yang hadir Rp82.050.000 ditambah dengan biaya perkara Rp66 ribu sehingga total keseluruhan menjadi Rp82.116.000.

“Satpol PP Jakarta Selatan (Jaksel) menjalankan tugasnya menjaga ketertiban umum dengan menertibkan berbagai tempat usaha yang melanggar perda agar tercipta kenyamanan publik,” ungkap Eko, sebagaimana dikutip dari Antara, Sabtu (2/7/2022).***

Baca juga: Wali Kota Makassar Prihatin Kepala Satpol PP Terlibat Pembunuhan Petugas Dishub

Lanjutkan Membaca
Advertisement