Home Nasional PPDB 2021: Sekolah Dilarang Memungut Sumbangan Dan Pembelian Seragam

PPDB 2021: Sekolah Dilarang Memungut Sumbangan Dan Pembelian Seragam

oleh Gungdewan
Ada juknis yang melarang sekolah memungut dana dan sumbangan selama PPDB

Ada juknis yang melarang sekolah memungut dana dan sumbangan selama PPDB

FAKTUALid – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah menyibukan siswa dan orangtua pada bulan Juni ini. Selain harus memikirkan pendaftaran melalui daring atau luring juga soal biaya. Namun pantas diingat daerah dilarang memungut sumbangan atau dana yang berkaitan dengan PPDB.

Bahkan daerah dilarang untuk memungut uang pembelian seragam dan buku tertentu. Larangan ini tertuang dalam pasal 27 Petunjuk Teknis Penyelenggaraan PPDB tahun 2021 dalam Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan PPDB untuk TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.

Menurut Pasal 26 Juknis itu tahapan pelaksanaan PPDB meliputi:

  1. pengumuman pendaftaran;
  2. pendaftaran;
  3. seleksi sesuai dengan jalur pendaftaran;
  4. pengumuman penetapan peserta didik baru; dan
  5. daftar ulang.

Menurut Pasal 27 ditegaskan,

(1). Dalam tahapan pelaksanaan PPDB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26:

  1. sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat yang telah menerima bantuan operasional sekolah dilarang memungut biaya; dan
  2. sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah dilarang:
  3. melakukan pungutan dan/atau sumbangan yang terkait dengan        pelaksanaan         PPDB maupun perpindahan peserta didik; dan
  4. melakukan pungutan untuk membeli seragam atau buku tertentu yang dikaitkan dengan PPDB.

(2). Pelanggaran ketentuan larangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Setelah mengetahui larangan melakukan pungutan itu para orangtua siswa dapat konsentrasi untuk melihat jadwal pendaftaran, pemenuhan persyaratan dan cara pendaftaran putra atau putrinya.

Hal itu disesuaikan dengan ketentuan daerah masing-masing.  Sebagai gambaran tentang PPDB 2021 dapat dikemukakan untuk daerah Jakarta Pendaftaran penerimaan siswa baru jenjang SD, SMP, dan SMA tahun 2021 sudah dibuka sejak 7 Juni lalu.

Secara umum DKI Jakarta membuka empat jalur pendaftaran yakni jalur prestasi, jalur afirmasi, jalur zonasi (kecuali untuk pendaftaran SMK), dan jalur pindah tugas orangtua dan anak guru bagi jenjang SMP dan SMA.

  1. Jalur seleksi PPDB

Jalur seleksi PPDB DKI Jakarta dibagi menjadi empat bagian, yakni:

  • Jalur prestasi.

Jalur pendaftaran ini merupakan apresiasi yang diberikan kepada anak-anak yang telah menunjukkan prestasi akademik maupun prestasi non-akademik.

  • Jalur afirmasi.

Jalur ini diberikan kepada calon peserta didik baru yang berasal dari anak asuh panti, penyandang disabilitas, dan anak tenaga kesehatan yang meninggal dunia karena Covid-19, serta anak dari keluarga tidak mampu pemegang data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), Kartu Pekerja Jakarta (KPJ), dan anak pengemudi mitra TransJakarta.

  • Jalur zonasi.

Jalur pendaftaran melalui zonasi ditujukan bagi anak-anak yang berdomisili di dalam wilayah zonasi yang telah ditetapkan dengan memperhatikan sebaran sekolah, data sebaran domisili calon peserta didik dan kapasitas daya tampung sekolah yang disesuaikan dengan ketersediaan jumlah anak usia sekolah pada setiap jenjang di daerah tersebut.

  • Jalur pindah tugas orangtua dan anak guru.

Jalur ini memberikan kesempatan untuk anak-anak dari keluarga yang orangtuanya pindah tugas ke daerah lain. Jalur ini juga ditujukan untuk anak guru yang ingin bersekolah di tempat orangtuanya bertugas.

  1. Tiga tahap pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2021

Ada tiga tahap pendaftaran PPDB DKI Jakarta di tahun ini, antara lain sebagai berikut:

  1. Pendaftaran secara online dari rumah
  2. Verifikasi pendaftaran online oleh administrator atau operator
  3. Melihat hasil seleksi PPDB dan melakukan lapor diri dari rumah oleh calon peserta didik
  1. Persyaratan Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2021

Ada pun beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para calon peserta didik baru dari berbagai jenjang pendidikan.

Persyaratan calon peserta didik baru (CPDB) jenjang SD:

  • Berusia paling rendah 6 tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan
  • Usia tersebut wajib dibuktikan dengan akte kelahiran atau surat keterangan kelahiran dari pihak berwenang
  • Tercatat dalam Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan paling singkat 1 tahun sebelum awal tanggal pendaftaran.

Persyaratan calon peserta didik baru (CPDB) jenjang SMP:

  • Berusia paling tinggi 15 tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan
  • Usia tersebut wajib dibuktikan dengan akte kelahiran atau surat keterangan kelahiran dari pihak berwenang
  • Telah menyelesaikan kelas 6 SD atau sederajat yang dibuktikan dengan ijazah atau dokumen lain yang menyatakan kelulusan
  • Tercatat dalam Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan paling singkat 1 tahun sebelum awal tanggal pendaftaran.

Persyaratan calon peserta didik baru (CPDB) jenjang SMA/SMK:

  • Berusia paling tinggi 21 tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan
  • Usia tersebut wajib dibuktikan dengan akta kelahiran atau surat keterangan kelahiran dari pihak berwenang
  • Telah menyelesaikan kelas 9 SMP atau sederajat yang dibuktikan dengan ijazah atau dokumen lain yang menyatakan kelulusan
  • Tercatat dalam kartu keluarga (KK) yang diterbitkan paling singkat 1 tahun sebelum awal tanggal pendaftaran
  1. Proses pendaftaran

Proses pendaftaran peserta didik baru 2021 dilakukan secara online melalui link https://ppdb.jakarta.go.id.

Berikut tahapan pendaftaran PPDB DKI tahun 2021:

Pengajuan akun di laman resmi PPDB DKI

  • Aktivasi token
  • Pemilihan sekolah
  • Proses seleksi
  • Pengumuman
  • Lapor diri CPDB yang lolos seleksi
  1. Jadwal PPDB 2021

Berikut ini jadwal PPDB DKI Jakarta 2021

SD 

Jalur afirmasi:

Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 7-9 Juni 2021 pukul 12.00 WIB

Verifikasi dokumen dan proses seleksi: 7-9 Juni 2021 pukul 15.00 WIB

Pengumuman: 9 Juni 2021 pukul 17.00 WIB

Lapor diri: 10-11 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

Jalur zonasi:

Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 21-23 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

Proses seleksi: 21-23 Juni 2021 pukul 15.00 WIB

Pengumuman: 23 Juni 2021 pukul 17.00 WIB

Lapor diri: 24-25 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

Jalur pindah tugas orangtua atau anak guru:

Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 7-23 Juni 2021 pukul 12.00 WIB

Verifikasi dokumen dan proses seleksi: 7-23 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

Pengumuman: 23 Juni 2021 pukul 17.00 WIB

Lapor diri: 24-25 Juni 2021 pukul 14.00 WIB.

SMP

Jalur prestasi:

Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 7-9 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

Verifikasi dokumen dan proses seleksi: 7-9 Juni 2021 pukul 15.00 WIB

Pengumuman: 9 Juni 2021 pukul 17.00 WIB

Lapor diri: 10-11 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

Jalur afirmasi:

Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 14-16 Juni 2021 pukul 12.00 WIB

Verifikasi dokumen dan proses seleksi: 14-16 Juni 2021 pukul 15.00 WIB

Pengumuman: 16 Juni 2021 pukul 17.00 WIB

Lapor diri: 17-18 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

Jalur zonasi:

Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 28-30 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

Proses seleksi: 28-30 Juni 2021 pukul 15.00 WIB

Pengumuman: 30 Juni 2021 pukul 17.00 WIB

Lapor diri: 1-2 Juli 2021 pukul 14.00 WIB

Jalur pindah tugas orangtua atau anak guru:

Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 7-30 Juni 2021 pukul 12.00 WIB

Verifikasi dokumen dan proses seleksi: 7-30 Juni 2021 pukul 15.00 WIB

Pengumuman: 30 Juni 2021 pukul 17.00 WIB

Lapor diri: 1-2 Juli 2021 pukul 14.00 WIB.

SMA

Jalur prestasi:

Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 7-9 Juni 2021 pukul 12.00 WIB

Verifikasi dokumen dan proses seleksi: 7-9 Juni 2021 pukul 15.00 WIB

Pengumuman: 9 Juni 2021 pukul 17.00 WIB

Lapor diri: 10-11 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

Jalur afirmasi:

Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 14-16 Juni 2021 pukul 12.00 WIB

Verifikasi dokumen dan proses seleksi: 14-16 Juni 2021 pukul 15.00 WIB

Pengumuman: 16 Juni 2021 pukul 17.00 WIB

Lapor diri: 17-18 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

Jalur zonasi:

Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 28-30 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

Proses seleksi: 28-30 Juni 2021 pukul 15.00 WIB

Pengumuman: 30 Juni 2021 pukul 17.00 WIB

Lapor diri: 1-2 Juli 2021 pukul 14.00 WIB

Jalur pindah tugas orangtua atau anak guru:

Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 7-30 Juni 2021 pukul 12.00 WIB

Verifikasi dokumen dan proses seleksi: 7-30 Juni 2021 pukul 15.00 WIB

Pengumuman: 30 Juni 2021 pukul 17.00 WIB

Lapor diri: 1-2 Juli 2021 pukul 14.00 WIB.

SMK

Jalur prestasi:

Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 7-9 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

Verifikasi dokumen dan proses seleksi: 7-9 Juni 2021 pukul 15.00 WIB

Pengumuman: 9 Juni 2021 pukul 17.00 WIB

Lapor diri: 10-11 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

Jalur afirmasi:

Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 14-16 Juni 2021 pukul 12.00 WIB

Verifikasi dokumen dan proses seleksi: 14-16 Juni 2021 pukul 15.00 WIB

Pengumuman: 16 Juni 2021 pukul 17.00 WIB

Lapor diri: 17-18 Juni 2021 pukul 14.00 WIB

Jalur pindah tugas orangtua atau anak guru:

Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 7-30 Juni 2021 pukul 12.00 WIB

Verifikasi dokumen dan proses seleksi: 7-30 Juni 2021 pukul 15.00 WIB

Pengumuman: 30 Juni 2021 pukul 17.00 WIB

Lapor diri: 1-2 Juli 2021 pukul 14.00 WIB ***

You may also like

Tinggalkan Komentar