Connect with us

Nasional

Cegah Interaksi Negatif Gajah dengan Masyarakat, BKSDA Aceh Pasang Kawat Kejut Pemisah 62.285 Meter

Gungdewan

Diterbitkan

pada

BKSDA memasang kawat kejut sepanjang 62.285 meter untuk mencegah interaksi negatif satwa liar terutama gajah dengan masyarakat di Provinsi Aceh

BKSDA memasang kawat kejut sepanjang 62.285 meter untuk mencegah interaksi negatif satwa liar terutama gajah dengan masyarakat di Provinsi Aceh

FAKTUAL INDONESIA: Kawat kejut pemisah dengan aliran listrik tegangan 10 hingga 20 volt dipasang di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh yang selama ini terjadi interaksi negatif satwa liar, terutama gajah dengan masyarakat.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Ujang Wisnu Barata di Banda Aceh, Selasa (19/3/2024), mengatakan, kawat kejut pemisah itu berbeda dengan kawat beraliran listrik PLN yang bisa mematikan satwa.

Kawat kejut pemisah ini tidak mematikan satwa, tetapi hanya membuat satwa syok dan tidak lagi mendekati kawat tersebut.

BKSDA memasang kawat kejut sepanjang 62.285 meter untuk mencegah interaksi negatif satwa liar dengan masyarakat di Provinsi Aceh.

“Total kawat kejut yang dipasang mencapai 62.285 meter tersebut di delapan kabupaten di Provinsi Aceh. Fungsi kawat kejut tersebut mencegah interaksi negatif satwa liar dengan masyarakat,” katanya.

Advertisement

Adapun lokasi pemasangan kawat kejut tersebut di antaranya di Kabupaten Pidie, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bireuen, dan Kabupaten Aceh Barat.

Ujang Wisnu Barata menyebutkan kawat kejut tersebut berupa aliran listrik dengan tegangan 10 hingga 20 volt. Tegangan tersebut tidak mematikan satwa, tetapi hanya membuat satwa syok dan tidak lagi mendekati kawat tersebut.

“Berbeda dengan kawat beraliran listrik PLN, bisa mematikan satwa. Dalam sebulan terakhir ada dua kasus kematian gajah karena tersengat listrik,” katanya.

Ujang Wisnu mengatakan pihaknya terus mengampanyekan penggunaan kawat kejut tersebut. Pemasangan kawat kejut tersebut menunjukkan keberhasilan yang cukup tinggi.

“Dan ini terbukti di beberapa wilayah yang dipasang kawat kejut, interaksi negatif satwa liar, seperti gajah berkurang dan bahkan tidak ada lagi gangguan satwa liar dengan masyarakat,” kata Ujang Wisnu. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement