Home Lifestyle Inilah Strategi Pemerintah Hindari Gelombang Ketiga Covid-19

Inilah Strategi Pemerintah Hindari Gelombang Ketiga Covid-19

oleh Marpi
Strategi mengatasi gelombang ketiga Covid-19 adalah mencegah kerumunan di tempat wisata. (Ist).

Strategi mengatasi gelombang ketiga Covid-19 adalah mencegah kerumunan di tempat wisata. (Ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Pandemi Covid-19 gelombang kedua sudah mulai melandai di Indonesia. Bahkan Ibukota Jakarta yang sempat masuk zona merah secara menyeluruh, kini sudah berada dalam kategori Level-1.

Untuk mencegak terjadinya gelombang ketiga, pemerintah telah menyiapkan strategi khusus. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pemerintah tengah menyiapkan kebijakan atau pengaturan khusus untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 pada saat libur Natal dan Tahun Baru.

Pengaturan dilakukan untuk melindungi masyarakat dari ancaman gelombang ketiga COVID-19. “Pandemi COVID-19 belum sepenuhnya hilang. Pemerintah mengkaji berbagai usulan kebijakan untuk menghadapi hari Natal dan Tahun Baru 2022,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (5/11/2021).

Johnny menegaskan bahwa pada prinsipnya pengaturan dilakukan untuk melindungi masyarakat dari lonjakan kasus COVID-19.

Berkaca dari pengalaman tahun lalu, libur akhir tahun dikhawatirkan akan meningkatkan mobilitas penduduk yang berisiko membawa gelombang ketiga COVID-19 dan bisa berdampak sangat buruk.

“Oleh karena itu, beberapa skenario telah disiapkan pemerintah,” ujarnya.
Salah satu strategi yang disiapkan Satgas COVID-19 untuk mengatasi gelombang ketiga yakni meminta semua tempat wisata dibuka terbatas. Tempat wisata diminta membuat satgas protokol kesehatan demi memastikan perlindungan masyarakat.

“Adapun untuk pengaturan lainnya masih dalam pengkajian bersama Kementerian dan Lembaga terkait,” ujarnya.

Johnny juga mengatakan pemerintah terus mengingatkan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan, khususnya di gereja pada saat perayaan Natal.

Pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi akan lebih dimaksimalkan di tempat-tempat umum untuk pengawasan dan tracing pada masyarakat. Pemerintah terus mendorong masyarakat mematuhi prokes agar penurunan kasus COVID-19 konsisten. ***