Kesehatan
7 Dampak Buruk Menahan Bersin, Salah Satunya Aneurisma

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Bersin merupakan respons alami tubuh mengeluarkan benda asing yang masuk ke dalam organ pernapasan. Umumnya, bersin datang secara tiba-tiba. Sering kali, orang menahan bersin untuk menghormati dan menjaga situasi. Namun, terdapat dampak buruk menahan bersin yang bisa memicu berbagai kesehatan.
Bersin memiliki banyak manfaat untuk mengeluarkan benda asing yang masuk, seperti debu, gas kimia, hingga virus atau bakteri. Hal ini bertujuan untuk melepaskan iritan atau kuman. Itulah mengapa sebaiknya bersin sebaiknya tidak ditahan. Salah satu dampak buruk menahan bersin adalah merusak pembuluh darah.
Oleh karena itu, hentikan kebiasaan menahan bersin agar tidak memberi tekanan tambahan pada tubuh yang bisa menyebabkan cedera serius.
Baca juga: 5 Dampak Buruk Tidur Menggunakan Kipas Angin Beserta Cara Mengatasinya
Berikut beberapa dampak buruk menahan bersin yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Merusak pembuluh darah
Dampak buruk menahan yang pertama yaitu bisa membuat pembuluh darah pecah. Bersin akan mengeluarkan tekanan tinggi. Jika ditahan, tekanan tersebut dapat menimbulkan efek buruk yakni menyebabkan pembuluh darah pecah di hidung, mata, dan gendang telinga.
2. Cedera diafragma
Diafragma merupakan otot yang memiliki peran penting dalam proses pernapasan, batuk, muntah, dan bersin. Meski sangat jarang terjadi, cedera diafragma sangat berbahaya dan mengganggu pernapasan.
Sebuah studi menunjukkan menahan bersin bisa menyebabkan udara terperangkap di dalam diafragma dan dampak buruk pada paru-paru. Selain itu, kebiasaan ini bisa menyebabkan cedera tenggorokan yang membuat sulit berbicara dan menelan makanan.
3. Gangguan pendengaran
Sebelum bersin, telinga akan merespon dengan cara menangkap udara terlebih dulu. Jika udara tersebut tidak dikeluarkan tubuh saat bersin, tekanan udara yang tinggi di dalam rongga kepala bisa tertahan dan hal ini dapat mengganggu pendengaran.
Bahkan, dampak buruk menahan bersin bisa menyebabkan pecahnya gendang telinga. Dibanyak kasus, masalah ini dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, di kondisi lain diperlukan tindakan pembedahan atau operasi.
4. Aneurisma
Selain gangguan pendengaran, dampak buruk menahan bersin ternyata bisa menyebakan aneurisma. Aneurisma adalah pembesaran pembuluh darah arteri yang disebabkan oleh lemahnya dinding arteri, salah satunya pada otak.
Baca juga: 7 Dampak Buruk Memakai Pakaian Ketat pada Kesehatan Tubuh, Dapat Memicu GERD
Hal ini terjadi akibat tekanan yang muncul saat menahan bersin berpotensi menimbulkan aneurisma di otak pecah yang menyebabkan pendarahan otak.
5. Patah tulang rusuk
Sudah diketahui sebelumnya, bersin akan memunculkan tekanan tinggi ke organ pernapasan. Jika tekanan tersebut ditahan, itulah yang bisa menyebabkan rusuk yang berada disekitar paru-paru menjadi patah. Umumnya, dampak buruk menahan bersin ini banyak dialami orang berusia lanjut.
6. Tenggorokan pecah
Meski jarang terjadi, ternyata dampak buruk menahan bersin ternyata mampu membuat tenggorokan pecah. Seorang pria dilaporkan mengalami tenggorokan pecah yang menyebabkan dirinya tidak mampu makan dan berbicara.
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh cedera atau kondisi medis tertentu, seperti muntah hingga batuk parah.
7. Infeksi telinga tengah
Bersin bukan hanya sekedar mengeluarkan air liur dari dalam mulut, tapi juga memiliki fungsi yang dapat membersihkan saluran dari partikel dan benda-benda asing di dalamnya. Dampak buruk menahan bersih bisa berakibat infeksi telinga tengah.
Hal ini biasanya dapat menyebabkan rasa nyeri yang cukup mengganggu. Terkadang, kondisi medis ini dapat sembuh dengan sendirinya, tapi ada kalanya obat-obatan antibiotik dibutuhkan
Demikian berbagai dampak buruk menahan bersin. Apabila memang harus menahan bersin atau meredam suara bersin. Saat bersin, tutupi hidung dan mulut dengan tisu atau lengan bagian dalam.***













