Connect with us

Kesehatan

5 Dampak Buruk Tidur Menggunakan Kipas Angin Beserta Cara Mengatasinya

Diterbitkan

pada

dampak buruk tidur menggunakan kipas angin

Ilustrasi dampak buruk tidur menggunakan kipas angin (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Indonesia merupakan negara yang termasuk daerah tropis, yang terkadang suhunya teras panas. Menggunakan kipas angin untuk menyejukkan ruangan menjadi pilihan yang sering dilakukan banyak orang, termasuk saat tidur.

Dibandingkan Air Conditioner (AC), kipas angin lebih banyak diandalkan untuk menyejukan ruangan karena harganya lebih ekonomis. Dibalik harganya yang ekonomis, ternyata ada dampak buruk tidur menggunakan kipas angin yang mungkin jarang diketahui.

Sebenarnya, tidur menggunakan kipas angin sah-sahnya agar tidak gerah saat tidur. Namun, dibeberapa kondisi, ada dampak buruk tidur menggunakan kipas angin yang bisa membahayakan kesehatan. Terlebih jika menggunakan kipas secara berlebihan.

Baca juga: 7 Dampak Buruk Minum Sambil Berdiri, Salah Satunya Mengganggu Sistem Pencernaan

Berikut beberapa dampak buruk tidur menggunakan kipas angin yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Hipertermia

Dampak buruk tidur menggunakan kipas angin yang pertama yaitu hipertermia. Hipertermia merupakan kondisi dimana suhu tubuh berada di atas suhu normal, yakni 36°C dan bisa terus meningkat saat tubuh tidak mampu menahan suhu panas.

Advertisement

Biasanya hipertermia terjadi saat seseorang menggunakan kipas angin di malam dalam waktu yang lama. Untuk menghindarinya, kamu bisa membuka semua jendela dan memastikan ventilasi udara yang cukup agar suhu ruangan tidak lebih panas dibandingkan suhu tubuh.

Hal in akan menimbulkan respon tubuh dengan mengeluarkan keringat. Dengan begitu, kamu terhindari dari hipertermia.

2. Dehidrasi

Kekurangan cairan dalam tubuh atau dehidrasi bisa terjadi ketika tidur menggunakan kipas angin. Penggunaan kipas angin saat tidur bisa menyebabkan cairan tubuh berkurang. Hal ini dapat terjadi karena udara dingin di ruangan bisa menyerap air dalam tubuh.

Itulah mengapa kamu sering merasa kehausan di tengah malam saat tidur menggunakan kipas angin. Ketika tubuh tidak kekurangan cairan, maka organ tubuh maupun kulit jadi tidak dapat berfungsi secara optimal.

Bahkan, seseorang yang mengalami dehidrasi akan mudah lelah dan bisa memicu berbagai penyakit berbahaya, seperti hipertensi, kolesterol, dan penyakit ginjal.

Advertisement

3. Alergi debu

Dampak buruk tidur menggunakan kipas angin berikutnya yaitu bisa memicu mengalami alergi debu. Penggunaan kipas angin di dalam ruangan, dapat membuat seseorang menghirup kembali sisa pernapasannya sendiri karena tidak ada pergantian udara.

Kipas angin yang terus menyala di dalam ruangan, tidak dapat menyaring udara dengan baik. Nantinya, kipas angin tersebut akan menyedot debu di ruangan dan mengakibatkan debu-debu tersebut ke arahmu. Dengan begitu, bisa membuatnya sakit tenggorokan dan alergi debu.

Oleh sebab itu, apabila kamu rentan terhadap asma, alergi serbuk bunga, atau alergi apapun, usahakan tidur dengan tidak menggunakan kipas angin.

Baca juga: 8 Dampak Buruk Sering Mencatok Rambut, Batasi Pemakaiannya

4. Kekurangan oksigen

Selain bisa memicu alergi, dampak buruk tidur menggunakan kipas juga bisa membuat kamu kekurangan oksigen. Siapa sangka, menggunakan kipas angin saat tidur bisa menyebabkan paru-paru tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup.

Udara dingin yang dihasilkan oleh kipas angin, tentu akan mengarah ke arah hidung atau mulut sehingga membuat kamu kekurangan oksigen dan sulit bernapas.

Advertisement

5. Bell’s palsy

Dampak buruk tidur menggunakan kipas angin yang terakhir yaitu bisa menyebabkan Bell’s palsy. Bell’s palsy adalah kelumpuhan pada otot wajah yang menyebabkan salah satu sisi wajah tampak melorot.

Tanpa disadari, tidur menggunakan kipas bisa mengakibatkan terkena penyakit ini. Terlebih jika kipas angina berada terlalu dekat dengan wajah. Hal ini terjadi karena wajah apabila selalu terpapar suhu dingin dari angin bisa membuat wajah menjadi lebih menegang.

Ketika terkena penyakit ini, wajah akan terasa tegang terus dan sulit senyum atau berekspresi. Meskipun tidak berbahaya dan tidak bersifat permanen, kamu perlu mewaspadainya dengan menghindari tidur menggunakan kipas angin.

Cara mengatasi dampak buruk tidur menggunakan kipas angin

Untuk mengatsi dampak buruk tidur menggunakan kipas angin diatas, kamu perlu membersihkan kipas angin yang sudah berbedu secara rutin. Selain itu, jangan langsung mengarahkan kipas angin ke arah tempat tidur atau tubuh.

Berikut cara yang bisa diterapkan untuk mencegah dampak buruk tidur menggunakan kipas angin:

Advertisement
  • Pastikan tidur dengan pakaian yang nyaman.
  • Pilih bantal dan posisikan senyaman mungkin.
  • Minum segelas air putih sebelum tidur.
  • Atur kecepatan kipas, sebaiknya jangan terlalu kencang.
  • Atur jarak tidur dengan kipas, jangan terlalu dekat.***

Baca juga: 6 Dampak Buruk Mengunyah Es Batu, Hentikan Mulai Sekarang

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement