Kesehatan
6 Bahaya Seks Oral yang Perlu Anda Waspadai, Suami-Istri Wajib Tahu!

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Seks oral merupakan salah satu aktivitas seksual yang sering dilakukan oleh para pasangan suami-istri. Kegiatan satu ini memang dianggap bisa merangsang gairah seksual bersama pasangan. Di samping itu, ternyata ada bahaya seks oral bagi kesehatan kedua pasangan.
Seks oral adalah aktivitas seksual yang dilakukan dengan memberi rangsangan pada Mr P atau Miss V, dengan menggunakan bibir, mulut, dan lidah.
Orang yang melakukan seks oral memiliki risiko tertular atau menularkan penyakit menular seksual (PMS). Sebab, aktivitas seksual ini cenderung membuat seseorang bersentuhan langsung dengan cairan dan kotoran dari alat kelamin.
Baca juga: 5 Bahaya Berhubungan Seks Saat Menstruasi, Hindari Sementara Waktu!
Seks oral memang bisa menjadi bagian yang menyenangkan dan sehat dari hubungan orang suami-istri. Namun, perlu diingat juga terdapat risiko atau bahaya seks oral bagi kesehatan yang mengintai.
Berikut beberapa bahaya seks oral yang telah faktualid.com rangkum dari webmd, betterhealth, dan sumber lainnya.
Daftar isi
1. Infeksi HPV
Bahaya seks oral yang pertama yaitu berisiko terinfeksi HPV. Human papillomavirus (HPV) merupakan virus yang berhubungan dengan kanker orofaring (tenggorokan tengah), kanker serviks, kanker mulut, atau kanker di sekitar alat kelamin.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine pada tahun 2007 menunjukkan risiko yang lebih besar untuk kanker orofaringeal pada orang yang melakukan seks oral dengan setidaknya 6 pasangan yang berbeda.
Tanda tangan DNA dari HPV tipe 16 sering ditemukan lebih sering pada kanker orang yang memiliki banyak pasangan seks oral. Hal yang perlu diwaspadai, infeksi HPV kerap tidak menunjukkan tanda atau gejala sama sekali.
2. Sifilis
Sifilis atau raja singa adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri. Gejala sifilis diawali dengan munculnya luka yang tidak terasa sakit di area kelamin, mulut, atau dubur.
Sifilis bisa menular melalui kontak langsung dengan luka sifilis selama hubungan seks vaginal, seks anal, dan seks oral. Itulah mengapa bahaya seks oral bisa menyebabkan seseorang atau pasangan mengalami raja singa.
Pengobatan siflis akan lebih efektif jika dilakukan ketika tahap awal. Sifilis dapat diatasi dengan antibiotik penisilin. Selama masa pengobatan, penderita dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seks, sampai dokter memastikan infeksi sudah sembuh.
3. Herpes
Seks oral memang dinilai bisa menyenangkan bagi pasangan suami-istri ketika berhubungan seksual. Tapi, kegitan tersebut juga bisa berisiko mengalami herpes. Penyakit ini bisa terjadi dari seks oral dan hubungan seks lain tanpa pengaman.
Terdapat dua jenis herpes, yakni herpes mulut dan alat kelamin (genital). Penderita herpes mulut dapat menularkan penyakit ketika melakukan seks oral ke alat kelamin pasangannya. Sedangkan penderita herpes genital bisa menularkan penyakit saat diberi seks oral oleh pasangannya.
Baca juga: 8 Cara Mengatasi Kulit Penis Kering yang Perlu Diketahui
4. Hepatitis A
Bahaya seks oral berikutnya yaitu hepatitis A. Infeksi hepatitis A merupakan kondisi dimana seseorang mengalami peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Penyakit ini umumnya akan menghambat kerja hati melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi virus tersebut.
Kendati demikian, infeksi ini juga bisa terjadi lewat kontak langsung dengan anus pasangannya. Meski anus terlihat bersih, bisa saja masih terdapat kotoran mengingat anus adalah tempat keluarnya kotoran.
5. Shigellosis
Selain hepatitis A, bahaya seks oral juga bisa berisiko Shigellosis. Penyakit satu ini terjadi akibat adalah infeksi bakteri Gastroenteritis shigella yang menyerang usus. Seseorang bisa terkena Shigellosis melalui kotoran penderita yang terinfeksi.
Suami-istri juga bisa menularkannya jika salah satu dari mereka terinfeksi bakteri Gastroenteritis shigella melalui kontak seksual, terutama selama seks oral dan seks anal.
6. Gonore, klamidia, hepatitis B, hepatitis C, HIV
Bahaya seks oral yang perlu diwaspadai lainnya adalah gonore, klamidia, hepatitis B, hepatitis C, dan HIV. Kelima penyakit ini disebabkan virus atau bakteri melalui kontak dengan cairan tubuh penderita yang terinfeksi.
Tentu risiko ini bisa lebih tinggi ketika melakukan aktivitas seksual. Pasalnya, kegiatan tersebut tak lepas dari air mani, cairan pra-ejakulasi, darah, atau cairan vagina. Apalagi pasangan yang melakukan seks oral tentu dapat menularkan penyakit diatas.
Risiko infeksi penyakit menular seksual bisa jadi lebih parah bila cairan tubuh mengandung virus bersentuhan langsung dengan luka, bisul, atau bagian tubuh yang meradang.
Itulah beberapa bahaya seks orang yang perlu Anda waspadai. Meski diperbolehkan, sebaiknya perhatikan tips melakukan seks oral pada Mr P dan Miss V supaya tidak menular penyakit-penyakit diatas.***











