Lifestyle
6 Kesalahan Dalam Membersihkan Vagina, Perhatikan Mulai Sekarang!

foto ilustrasi: istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Merawat vagina agar tetap bersih itu sangat penting. Namun, masih banyak wanita yang melakukan kesalahan dalam membersihkan vagina. Vagina yang sehat memang akan mengeluarkan cairan vagina alami. Selama cairan ini tidak berbau menyengat, hal ini masih termasuk wajar.
Bila cairan vagina menggumpal, bau menyengat dan berwarna pekat seperti kuning, hijau dan kecokelatan, bisa jadi anda mengalami infeksi bakteri atau jamur. Infeksi pada vagina dapat disebabkan oleh cara merawat vagina yang salah.
Berikut beberapa kesalahan dalam membersihkan vagina yang sudah faktualid.com rangkum dari hellosehat.com.
Daftar isi
1. Malas Membersihkan Vagina
Kesalahan dalam membersihkan vagina yang pertama adalah malas membersihkan daerah vagina. Anda harus rutin membersihkan vagina paling tidak sehari sekali. Jika anda malas memberishkan, minyak, keringat dan bakteri jahat bisa menumpuk terlalu banyak di area ini.
Akibatnya, anda lebih rentan terkena infeksi. Oleh karena itu, cuci vagina dengan air suam-suam kuku satu atau dua kali sehari. Namun, jika anda sedang menstruasi, sebaiknya cuci vagina anda hingga dua kali sehari.
Baca juga: 6 Cara Merawat Vagina, Lakukan Mulai Sekarang!
2. Terlalu Sering Mencuci Vagina
Kesalahan dalam membersihkan vagina yang kedua adalah terlalu sering mencuci vagina. Jika anda jarang membersihkan vagina dapat meningkatkan risiko infeksi, rupanya terlalu sering membersihkan vagina juga dapat berisiko.
Hal ini karena organ intim anda sudah memiliki sistem khusus untuk menjaga keseimbangan bakteri baik dan jahat. Bakteri baik yang ada di area vagina bertugas mencegah infeksi bakteri jahat serta infeksi jamur.
Jika terlalu sering mencuci vagina, akan mengacaukan keseimbangan bakteri baik dan jahat di area vagina. Bakteri yang bisa mati, yang berarti jamur serta bakteri jahat akan semakin mudah menyerang.
3. Mencuci Vagina menggunakan Sabun Mandi
Kesalahan dalam membersihkan vagina yang ketiga adalah mencuci vagina dengan menggunakan sabun mandi. Sabun mandi anda tidak dirancang dengan tingkat pH yang sesuai pada area vagina. Karena itu, gunakan sabun mandi untuk mencuci vagina justru bahaya karena kadar pH di vagina menjadi tidak seimbang.
Kadar pH yang seimbang dibutuhkan untuk menjaga banyaknya bakteri baik yang berfungsi untuk melawan infeksi. Jika anda sedang mengalami berbagai gejala infeksi seperti vagina gatal, bau atau keputihan, hindari menggunakan sabun mandi untuk mencuci vagina dan pastikan hanya membasuh bagian vulva saja.
Anda dapat menggunakan produk antiseptik khusus vagina yang tingkat pH nya sudah disesuaikan, atau yang mengandung bahan aktif seperti Povidone Iodine. Zat ini dpaat membantu meredakan keputihan, gatal atau bau tidak sedap saat vagina mengalami infeksi.
4. Mengeringkan dan Membilas Vagina dari Belakang
Kesalahan dalam membersihkan vagina yang keempat adalah membilas vagina dari belakang. Hati-hati jika anda mengeringkan vagina setelah selesai buang air kecil atau mandi.
Jangan mengeringkan vagina dengan menggosok tisu dari arah belakang ke depan. Arah yang benar sebaliknya yaitu dari depan ke belakang.
Menurut seorang spesialis penyakit dalam serta kesehatan wanita asal Amerika Serikat, dr. Holly Phillips, mengeringkan atau membilas vagina dari belakang sama saha dengan memindahkan berbagai kuman dan bakteri jahat dari dubur dan llubang kemih menuju bukaan vagina.
5. Tidak Berhati-Hati saat Mengeringkan Vagina
Kesalahan dalam membersihkan vagina yang kelima adalah tidak berhati-hati dalam mengeringkan vagina. Selain salah arah, banyak wanita sering terbuur-buru ketika mengeringkan vagina sehingga terjadi iritasi.
Saat mengeringkan vagina, tepuk dan gosok tisu secara perlahan dari depan ke belakang. Jangan digosok terlalu keras karena organ intim anda memiliki jaringan-jaringan yang sangat sensitif. Karena itu, gunakan tisu atau handuk yang lembut saat mengeringkan vagina dan jangan terlalu terburu-buru.
Baca juga: 6 Penyebab Vagina Berbau, Perlu Anda Perhatikan Sebelum Terlambat
6. Tidak Mengeringkan Vagina Hingga Tuntas
Kesalahan dalam membersihkan vagina yang keenam adalah tidak mengeringkan vagina dengan tuntas. Meskipun harus pelan-pelan, vagina tetap wajib dikeringkan hingga tuntas. Jika anda tidak mengeringkan hingga tuntas, area tersebut akan menjadi lembap.
Vagina yang lembap akan menjadi lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan kuman serta bakteri jahat penyebab infeksi. Jadi, biasakan untuk membawa tisu yang halus dan keringkan organ intim kamu setelah buang air kecil dan mandi.***











