Internasional
Presiden Peru Terpilih Fujimori Tunjuk Luis Galarreta sebagai PM, Elmer Cuba Menkeu dan Carlos Espá Menlu

Presiden terpilih Peru, Keiko Fujimori berbicara pada wartawan bersama Wakil Presiden Miki Torres (kiri) dan Kepala Tim Transisi Marco Vinelli (kanan). (Foto: Istimewa)
FAKTUAL INDONESIA: Presiden terpilih Peru, Keiko Fujimori mengumumkan pada hari Senin (27/7/2026) bahwa Luis Galarreta akan menjabat sebagai Perdana Menteri dalam pemerintahannya, yang akan mulai bertugas, Selasa (28/7/2026) waktu setempat.
Selain itu Fujimori juga memperkenalkan Elmer Cuba sebagai Menteri Ekonomi dan Keuangan (Menkeu), dan Carlos Espá untuk posisi Menteri Luar Negeri (Menlu). , Carlos Espá, juga diperkenalkan selama konferensi pers tersebut.
Seperti dilansir Andina.pe, Fujimori menambahkan bahwa posisi yang tersisa akan diumumkan pada hari Selasa.
Fujimori mengatakan bahwa, di bawah sistem konstitusional Peru, Perdana Menteri bertugas memimpin dan mengkoordinasikan seluruh pekerjaan Kabinet, mengoordinasikan tindakan pemerintah, dan membangun konsensus.
“Oleh karena itu, peran ini membutuhkan pengalaman yang jauh lebih besar, kepemimpinan, keterampilan manajemen, keseimbangan untuk mengatasi tantangan, dan komitmen yang mendalam terhadap pelayanan publik. Dengan keyakinan ini, saya telah mengundang Luis Galarreta Velarde untuk mengemban tanggung jawab ini,” ujarnya.
Demikian pula, Fujimori mencatat bahwa posisi memungkinkan orang untuk menunjukkan kemampuan mereka, tetapi kesulitan “mengungkapkan karakter mereka.”
“Saya mendapat kehormatan mengenal kedua sisi Lucho (Galarreta). Dia mengenal Negara (Peru) dan telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk pelayanan publik. Dia pernah menjabat sebagai Ketua Kongres, serta anggota kongres dan anggota parlemen Andes, dan dia tahu bahwa pemerintahan membutuhkan keputusan, tetapi juga dialog, ketegasan, dan kemampuan untuk mencapai kesepakatan,” ujarnya.
Presiden terpilih menekankan bahwa, di atas dan di luar kariernya, ada sosok pribadinya, menggambarkan Luis Galarreta sebagai “pria yang setia, pekerja keras, dan sangat berkomitmen kepada negara.”
“Seorang pria yang tidak pernah membiarkan kesulitan menggoyahkan keyakinannya atau kemauannya untuk melayani, yang sekarang akan memimpin Kabinet yang bersatu dan bekerja dengan rasa urgensi sesuai harapan publik, dan yang pemerintahannya akan diukur dari semua hasil yang diberikannya kepada rakyat Peru,” kata Fujimori.
“Luis Galarreta akan mendapatkan kepercayaan dan dukungan saya, tetapi juga tuntutan saya, karena rakyat Peru mengharapkan hasil,” tambahnya.
Presiden terpilih menyatakan bahwa mereka akan menjalankan tanggung jawab mereka untuk menunjuk anggota Kabinet yang tersisa “dengan hanya memikirkan Peru dan kebutuhan untuk membentuk tim yang mampu mengatasi tantangan besar yang dihadapi negara kita.” ***














