Connect with us

Lifestyle

5 Penyebab Alergi yang Paling Umum Anda Temui

Diterbitkan

pada

penyebab alergi

foto ilustrasi: istimewa

FAKTUALid – Alergi akan muncul sebagai reaksi tidak normal sistem imun saat melawan zat asing yang pada dasarnya tidak berbahaya. Pada kondisi normal, sistem imun seharusnya mampu membedakan mana zat yang aman dan mana zat yang benar-benar berbahaya bagi tubuh. Untuk itu anda perlu mengetahui penyebab alergi dan pemicunya.

Sistem imun hanya akan aktif bekerja pada zat asing yang akan menyebabkan penyakit atau kerusakan. Seperti, reaksi sistem imun diperlukan untuk melawan patogen (bakteri, virus, parasit dan jamur) atau bahkan zat kimia penyebab iritasi.

Begitu pun jika anda memakan sesuatu atau menghirup serbuk sari dari lingkungan. Sistem imun tidak bereaksi negatif karena makanan memiliki nutrisi yang diperlukan oleh tubuh, sedangkan serbuk sari tidak menimbulkan dampak apapun bagi kesehatan.

Siapa yang paling beresiko memiliki alergi?

Alergi merupakan masalah kesehatan yang sangat umum. Menurut American Academy of Allergy, Asthma & Immunology sekitar 40% populasi dunia memiliki ciri khas alergi, yaitu sensitinya antibodi IgE terhadap zat asing tertentu dari lingkungan.

Advertisement

Para ahli kesehatan mungkin memahami mekanisme alergi. Akan tetapi, mereka belum sepenuhnya mengerti mengapa sistem kekebalan tubuh dapat menunjukkan reaksi yang berbeda-beda pada zat tertentu.

Walaupun demikian, peluang terkena alergi akan bertambah besar jika anda memiliki satu atau beberapa faktor resiko.

Berikut pemicu alergi yang sudah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber

1. Terlalu Jarang Terkena Alergen

Penyebab alergi yang pertama adalah jarang terkena alergen. Menurut sebuah penelitian di Amerika Serikut, risiko alergi dapat bertambah besar bia sejak kecil sudah dibiasakan hidup terlalu bersih. Sebab, sistem imun tidak sempat mengenali berbagai macam alergen di lingkungan sekitar.

Paparan alergen sejak anak-anak justru berguna bagi perkembangan sistem imun anda. Dengan begitu, sel-sel kekebalan tubuh mampu membedakan mana zat asing yang harus dilawan dan mana zat yang bermanfaat bagi tubuh.

Advertisement

Mengenalkan alergen sejak dini memang tidak membuat anak kebal alergi. Namun, ini merupakan cara terbaik untuk memperkuat sistem imun tubuh secara alami. Cara ini juga akan membantu anda mengenali pemicu alergi sedini mungkin.

Baca juga: 9 Cara Mengatasi Kulit Kering Secara Alami, Aman dan Ampuh

2. Memiliki Riwayat Alergi dalam Keluarga

Penyebab alergi yang kedua adalah memiliki riwayat alergi dalam keluarga. Kebanyakan kasus alergi bersifat genetik. Apabila orang tua anda memiliki gen alergi, gen tersebut bisa menurun kepada anda atau saudara kandung anda sehingga muncul kondisi yang sama.

Namun, hanya karena anda, pasangan atau anak anda menderita alergi, bukan berarti semua keturunan anda akan mengalaminya. Beberapa orang bahkan bisa saja mengidap alergi walaupun tidak ada riwayat alergi dalam keluarganya.

Hingga saat ini, para dokter dan ahli masih memastikan gen apa yang bertanggung jawab dalam memunculkan alergi. Mengingat setiap alergi sangat unik, mungkin saja ada faktor lain dalam genetik yang mempengaruhi risikonya.

Advertisement

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Biduran dengan Bahan Alami, Terbukti Ampuh

3. Tinggal di Lingkungan Rumah yang Kering

Penyebab alergi yang ketiga adalah tinggal di lingkungan rumah yang kering. Kelembapan udara berpengaruh besar terhadap sistem pernapasan. Udara yang cukup lembab dapat membantu anda bernafas dengan baik. Kondisi ini cocok bagi penderita asma atau alergi yang sering mengalami gangguan pada pernapasan.

Akan tetapi, udara yang terlalu lembab justru memicu pertumbuhan jamur dan tungau debu. Tungau debu menghasilkan enzim dan zat-zat buangan yang bisa menyebabkan alergi pada sebagian orang yang menghirupnya.

Maka dari itu, sebisa mungkin anda harus menjaga kelembaban udara dirumah agar tidak terlalu kering dan terlalu lembab. Anda dapat menggunakan alat pengatur kelembaban atau humidifier untuk menjaga kelembaban dalam rentang 30-50 persen.

4. Dibatasi Makan makanan tertentu

Penyebab alergi yang keempat adalah dibatasi makan makanan tertentu. Jika sejak kecil anda tidak dibolehkan makan makanan tertentu oleh orang tua, hal ini bisa menyebabkan alergi di kemudian hari. Makanan sama seperti alergen lain yang perlu dikenalkan sejak dini agar sistem imun tidak bereaksi berlebihan.

Advertisement

American Academy of Pediatrics turut menganjurkan orangtua untuk membuat menu makanan yang bervariasi untuk mencegah timbulnya alergi saat dewasa. Terlebih lagi makanan pemicu alergi seperti kacang, telur dan ikan pada dasarnya bermanfaat bagi anak.

Alergi makanan umum terjadi karena sistem imun keliru mengenali protein sebagai bahan asing. Maka dari itu, membiasakan makan makanan bervariasi sejak dini merupakan cara terbaik untuk mengenalkan protein sebagai zat yang bermanfaat.

5. Sering Terkena Alergen di Lingkungan Kerja

Penyebab alergi yang terakhir adalah sering terkena alergen di lingkungan kerja. Pekerjaan tertentu mungkin membuat anda lebih sering terkena alergen. Apabila anda menghabiskan waktu bertahun-tahun bekerja di tempat tersebut, paparan alergen dari lingkungan kerja anda dapat menyebabkan alergi.

Zat pemicu alergi yang sering ditemukan di tempat kerja antara lain serbuk kayu, polusi udara, zat kimia hingga tungau dari gudang penyimpanan. Ada juga kemungkinan anda terkena lateks, kotoran hewan hingga alergen lainnya.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement