Home Lifestyle 8 Manfaat Kayang untuk Tubuh, Dapat Membuat Tubuh Lebih Elastis

8 Manfaat Kayang untuk Tubuh, Dapat Membuat Tubuh Lebih Elastis

oleh Hana Chaniago
manfaat kayang

foto ilustrasi: istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Meskipun sering kali dilakukan ketika olahraga atau mengikuti kelas yoga, tapi tahukah kamu apa saja manfaat kayang? Kayang atau bridge pose merupakan salah satu gerakan yang dilatih dalam senam lantai atau floor exercise.

Kayang melibatkan gerakan membengkokkan tubuh ke belakang dengan kedua tangan dan kaki sebagai tumpuan pada lantai. Meskipun sederhana, untuk bisa melakukan kayang dibutuhkan latihan rutin hingga akhirnya tubuh menjadi lentur.

Berikut manfaat kayang yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id.

1. Membantu Memperbaiki Kondisi Asma

Manfaat kayang yang pertama adalah dapat membantu memperbaiki kondisi asma. Dilansir dari Siddhi yoga, manfaat kayang ternyata dapat memberikan efek terapeutik pada penderita asma.

Sebab, kayang memungkinkan peningkatan jumlah oksigen ke dalam tulang rusuk. Hal ini karena posisi kayang membantu meregangkan area dada, sehingga membantu melebarkan cabang-cabang paru agar berfungsi normal.

2. Meningkatkan Sirkulasi Darah

Manfaat kayang yang kedua adalah meningkatkan sirkulasi darah. Melakukan pose backbend dengan menempatkan posisi kepala ke bawah, bisa meningkatkan sirkulasi udara yang kaya akan oksigen dan nutrisi penting lainnya ke wajah dan kulit kepala. Hasilnya, gerakan kayang bermanfaat untuk membantu mendapatkan kulit bercahaya dan rambut yang sehat.

3. Menambah Tinggi Badan

Manfaat kayang yang ketiga adalah menambah tinggi badan. Kayang memang cukup sulit bagi sebagian orang, khususnya yang memiliki berat badan berlebih. Namun, gerakan ini dapat membantu meregangkan area punggung hingga ujung kaki.

Alhasil, manfaat kayang yang dapat kamu rasakan adalah peregangan tulang kaki dan juga otot di sekitarnya. Walau masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, tetapi gerakan kayang dipercaya bisa menambah tinggi badan.

4. Menjaga Kesehatan Mental

Manfaat kayang yang keempat adalah menjaga kesehatan mental. Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, manfaat kayang juga dapat membantu menjaga kesehatan mental.

Hal ini terjadi karena peningkatan aliran darah ke sel-sel otak yang bisa membebaskan kamu dari stres, kecemasan hingga masalah emosional lainnya.

Menurut Mind Body Green, kayang juga bermanfaat untuk menyembuhkan patah hati. Patah hati memang menyebalkan dan dapat mengganggu aktivitas harian. Ini karena gerakan kayang dapat menyinari hati secara spiritual.

Baca juga: Perlu Diketahui, 7 Cara Menjaga Kesehatan Mental

5. Memperbaiki Postur Tubuh

Manfaat kayang yang kelima adalah dapat memperbaiki postur tubuh. Kayang membangun kekuatan di glutes dan erector spinae, yang membantu kamu mempertahankan postur yang tepat saat duduk atau berdiri dalam waktu yang lama.

6. Melatih Kekuatan Otot Tangan dan Kaki

Manfaat kayang yang keenam adalah melatih otot tangan dan kaki. Hal ini karena posisi tubuh bertumpu pada tangan dan kaki, jadi gerakan ini dapat melatih kekuatan otot-otot tersebut. Selain itu kayang juga bermanfaat menambah kekuatan otot perut, bahu dan juga dada.

7. Mengurangi Nyeri Lutut dan Punggung

Manfaat kayang yang ketujuh adalah mengurangi nyeri punggung dan lutut. Bokong dan paha belakang sering kali tidak difokuskan ketika kegiatan sehari-hari taua latihan dengan intensitas yang tinggi.

Umumnya, kebanyakan orang lebih berfokus pada paha depan. Sayangnya kebiasaan ini dapat menyebabkan nyeri lutut dan punggung karena dominasi 1 otot atas yang lain dapat menyebabkan cedera. Oleh karena itu, kayang berperan untung mengurangi rasa nyeri tersebut.

Baca juga: 8 Manfaat Yoga Ashtanga, dapat Menjaga Kesehatan Organ Vital

8. Menambah Fleksibilitas Tulang Belakang dan Pinggul

Manfaat kayang yang terakhir adalah menambah fleksibilitas tulang belakang dan pinggul. Berdasarkan Very Well Fit, manfaat dari kayang adalah untuk menambah fleksibilitas dan elastisitas tulang belakang dan pinggul.

Seiring bertambahnya usia, tulang belakang mengalami tekanan dari tubuh yang kian melemah. Terlebih jika kamu kamu sedang aktif bekerja dan banyak menghabiskan waktu dalam posisi duduk.***

You may also like

Tinggalkan Komentar