Connect with us

Kesehatan

Simak, Ini 6 Penyebab Penis Kesemutan dan Cara Mengatasinya

Diterbitkan

pada

Penyebab penis kesemutan

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Kesemutan merupakan suatu kondisi yang umum terjadi. Tak hanya di tangan dan kaki, para pria juga kerap mengalami kesemutan di area vitalnya. Kondisi ini tentu bisa sangat menggangu aktivitas. Tak terjadi begitu saja, tentu ada kemungkinan penyebab penis kesemutan.

Penis kesemutan adalah kondisi di mana penis tidak merasakan apa-apa. Umumnya, atlet atau pengendara sepeda merupakan orang yang paling sering mengalami penis kesemutan. Meski begitu, siapa pun bisa mengalami kondisi ini.

Pria yang penisnya kesemutan akan muncul rasa tak nyaman seperti ditusuk-tusuk jarum tumpul, panas, hingga mati rasa. Kondisi ini bisa disebabkan oleh sejumlah faktor, dari yang ringan hingga berat. Lantas, apa saja penyebab penis kesemutan?

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Penis Terlalu Sensitif dan Mudah Ejakulasi Dini

Berikut beberapa penyebab penis kesemutan dan cara mengatasinya yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Kekurangan hormon testosteron

Penyebab penis kesemutan yang pertama yaitu hormon testosteron yang rendah. Testosteron merupakan hormon yang memengaruhi dorongan seks pada pria, massa otot, dan produksi sperma. Testosteron pria berfungsi untuk menjaga kesehatan penis pria.

Advertisement

Seiring bertambahnya usia, kadar testosteron menurun secara bertahap. Kondisi ini dikenal sebagai testosteron rendah. Kondisi ini membuat seorang pria merasakan sakit dan sensasi kesemutan di penis.

2. Terlalu lama duduk atau bersepeda

Sudah disinggung sebelumnya, penis kesemutan kerap dialami oleh para atlet, salah satunya pesepeda. Olahraga satu ini belakang jadi favorit banyak orang setelah munculnya pandemi Covid-19. Walau menyehatkan, bersepeda dalam waktu yang lama bisa mengakibatkan tekanan pada saraf dan pembuluh darah di area perineum.

Perineum merupakan area antara anus dan pangkal penis pria, serta terdiri dari saraf dan pembuluh darah. Tekanan dibagian ini bisa mengakibatkan masalah pada penis, seperti disfungsi ereksi (impotensi), penis mati rasa sementara atau permanen, penurunan suplai darah, penurunan sensitivitas orgasme, dan nyeri.

3. Gangguan saraf

Penyebab penis kesemutan berikutnya yaitu ganggaun saraf. Segala jenis gangguan saraf bisa menyebabkan gejala kesemutan dan mati rasa, termasuk di area penis.

Pengidap diabetes, lupus, multiple sclerosis, penyakit pembuluh darah dan kanker biasanya mengalami masalah saraf. Selain kesemutan, gangguan saraf terkadang juga menyebabkan pengidapnya merasakan nyeri tak tertahankan.

Advertisement

4. Penyakit peyronie

Peyronie merupakan penyakit disebabkan penumpukan jaringan parut yang menghalangi aliran darah ke penis. Pria yang mengalamai penyakit ini, penisnya terlihat bengkok sampai membentuk lekukan sedikit menonjol. Perlu digarisbawahi, umumnya penis pria ada yang sedikit melengkung saat ereksi dan itu terbilang normal.

Baca juga: 6 Cara Meluruskan Penis yang Bengkok, Mana yang Ampuh?

5. Efek samping obat

Selain penyakit peyronie, penyebab penis kesemutan lainnya adalah efek samping obat. Semisal obat selegiline diberikan untuk menyembuhkan penyakit Parkinson. Tak hanya membuat selangkangan mati rasa, obat ini juga memiliki efek samping yang menyebabkan penis menjadi kesemutan.

Setelah mengetahuinya, mungkin saja penyebab penis kesemutan yang Anda alami berasal dari obat-obat yang sedang dikonsumsi. Jika demikian, sebaiknya konsultasikan ke dokter tentang menyesuaikan dosis atau mencoba obat yang berbeda.

6. Gaya hidup tidak sehat.

Di zaman sekarang, sangat menemukan pria yang mempunyai kebiasaan merokok dan minum alkohol. Meski sudah tahu bahwa tidak baik bagi tubuh, nyatanya mereka tetap saja melakukan kebiasaan ini karena sudah menjadi gaya hidup yang tidak sehat.

Menurut penelitian, kebiasaan tersebut bisa menjadi penyebab penis kesemutan. Dalam penelitian itu, merokok telah terbukti menurunkan jumlah oksida nitrat dalam tubuh, neurotransmitter yang menyebabkan gairah dan ereksi.

Advertisement

Lalu, mengonsumsi alkohol jangka panjang juga dapat menyebabkan libido menurun, disfungsi ereksi, dan kerusakan saraf permanen yang bisa menyebabkan penis Anda kesemutan.

Selain itu, kebiasaan masturbasi atau onani juga bisa menyebabkan penis kesemutan. Demi alasan kesehatan, tinggalkan seluruh kebiasaan buruk itu dan ubah dengan gaya hidup sehat.

Cara mengatasi penis kesemutan

Terdapat beberapa cara atau perawatan rumaha dalam mengatasi penis kesemutan bisa mudah dilakukan, sebagai berikut:

  • Bila terjadi saat bersepeda, berdiri dari sadel beberapa saat bisa mengurangi tekanan pada area perineum. Disarankan untuk berhenti sejenak dan berdiri jika sudah terlalu lama bersepeda.
  • Gunakan jok atau tempat duduk yang lebih lebar dengan bantalan ekstra.
  • Jika penyebab berasal karena kadar testosteron rendah, Anda bisa menjalani terapi penggantian testosteron.

Itulah beberapa penyebab penis kesemutan beserta cara mengatasinya. Jika masalah kesehatan ini cukup menggangu dan mulai mengkhawtirkan, segera berkunjung ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut secara tepat.***

Baca juga: 6 Penyebab Penis Lecet, Ketahui juga Cara Mencegahnya

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement