Kesehatan
5 Cara Mengatasi Gatal Setelah Mencukur Rambut Kemaluan, Apa Saja?

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Mencukur rambut kemaluan merupakan salah satu kegiatan yang rutin dilakukan sebagian orang. Ketika mencukurnya, tak jarang kerap menimbulkan rasa gatal sehingga mengganggu kenyamanan. Jika demikian, penting rasanya mengetahui cara mengatasi gatal setelah cukur rambut kemaluan secara efektif.
Terdapat sejumlah faktor yang menyebabkanrasa gatal setelah mencukur rambut kemaluan, yakni pisau yang digunakan untuk mencukur, kutu kemaluan, kudis, dan lainnya. Sangat menyebalkan memang jika hal ini terjadi, terlebih jika sedang beraktivitas.
Namun Anda tak perlu khawatir, untungnya ada sejumlah cara mengatasi gatal setelah cukur rambut kemaluan mudah dilakukan. Bahkan, beberapa diantaranya bisa dilakukan menggunakan bahan-bahan alami.
Baca juga: Jangan Dicukur, Ini 5 Manfaat Bulu Ketiak yang Perlu Anda Tahu
Berikut beberapa cara mengatasi gatal setelah cukur rambut kemaluan yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Pelembap alami

Ilustrasi lidah buaya (Foto: Istimewa)
Cara mengatasi gatal setelah cukur rambut kemaluan yang pertama yaitu pelembap alami. Daripada menggunakan obat-obatan, Anda bisa menggunakan bahan alami yang bisa dijadikan pengobatan sekaligus pencegahan.
Bila rasa gatal muncul setelah mencukur, oleskan pelembap berbahan alami untuk menjaga kulit tetap lembap dan tidak kering, sehingga mencegah iritasi dan peradangan. Pelembap alami bisa didapat dari lidah buaya dan witch hazel.
Menurut penelitian, lidah buaya memiliki khasiat menyembuhkan dari luka infeksi hingga luka bakar saat dibalurkan ke kulit. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi peradangan kulit di daerah intim. Sedangkan witch hazel berkhasiat mengecilkan pori-pori kulit dan zat antibakteri untuk mencegah ingrown hair dan folikulitis.
2. Kompres air hangat
Gatal setelah mencukur rambut kemaluan terjadi oleh sejumlah faktor. Jika rasa gatal muncul, caranya adalah mengompres air hangat. Terapkan kompres air hangat dengan handuk pada yang daerah yang teriritasi atau gatal. Anda juga bisa menambahkan garam untuk hasil yang lebih optimal.
Selain itu, kantung teh bekas juga bisa menjadi cara mengatasi gatal setelah cukur rambut kemaluan. Caranya mudah, Anda hanya perlu membersihkan sisa-sisa teh. Lalu tempelkan kantung teh yang sudah dingin di area intim yang terasa gatal untuk membantu menghilangkan iritasi.
Kantung teh bisa digunakan untuk menghilangkan gatal berkat kandungan asam tanin yang dapat membantu menyembuhkan peradangan kulit.
3. Gunakan krim hidrokortison

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Cara mengatasi gatal setelah cukur rambut kemaluan berikutnya yaitu menggunakan krim hidrokortison. Untuk mendapatkannya, Anda bisa membeli di apotek terdekat. Perlu diketahui, penggunaan krim ini bisa melemahkan sistem imun, sehingga dapat menyebabkan iritasi dan infeksi bakteri lain.
Ppenggunaan obat oles juga masih memiliki efek samping lain yang cukup berisiko. Oleh karean itu, Anda bisa menggunakan cara lain untuk mengatasi kemaluan yang gatal setelah mencukur agar lebih aman.
Baca juga: 7 Dampak Buruk Memakai Pakaian Ketat pada Kesehatan Tubuh, Dapat Memicu GERD
4. Jangan kenakan celana ketat
Selain menggunakan krim hidrokortison, cara mengatasi gatal setelah cukur rambut kemaluan lainnya adalah menghindari celana ketat. Pasalnya, celana terlalu ketat bisa memperparah gatal di sekitar area kemaluan setelah dicukur karena bisa membuat selangkangan mudah berkeringat.
Selain itu, paparan bahan kimia dari detergen juga bisa memperparah iritasi kulit di sekitar organ intim. Sebab, celana ketat memicu kelembapan serta celana lebih menempel dengan kulit.
Untuk meminimalisir hal tersebut, sebaiknya jangan langsung memakai celana setelah mencukur rambut kemaluan. Jika terpaksa, gunakan celana longgar supaya area yang habis dicukur bisa “bernapas”.
5. Cuka apel

Ilustrasi cuka apel (Foto: Istimewa)
Salah satu cara mengatasi gatal setelah cukur rambut kemaluan adalah memanfaatkan cuka apel. Bahan alami ini memiliki kandungan zat anti-inflamasi. Zat tersebut yang berfungsi untuk mengurangi rasa gatal dan iritasi akibat mencukur. Kandungan asam asetat didalamnya juga bisa mencegah risiko infeksi pada kulit.
Untuk mengaplikasikannya, siapkan kapas dan dioleskan sedikit ke cuka apel. Lalu, bilas pada bagian kulit kelamin yang terkena. Meski menimbulkan rasa perih, cuka apel cukup baik untuk mengobati gatal. Jika sudah, bilas dengan air dingin dan ulangi sebanyak 3 kali dalam sehari.
Tips mencukur bulu kemaluan supaya tidak gatal
Setelah mengetahui cara mengatasi gatal setelah cukur rambut kemaluan, tentu Anda ingin rasa gatal datang kembali ketika mencukur. Terdapat beberapa tips ketika mencukur bulu kemaluan supaya tidak gatal, sebagai berikut:
- Gunting rambut yang akan dicukur dan bersihkan alat cukur
- Gunakan krim dan pisau cukur khusus
- Cukur perlahan
- Setelah selesai berikan gel lidah buaya.
Itulah beberapa cara mengatasi gatal setelah cukur rambu kemaluan beserta tips mencegahnya. Dengan menerapkannya, diharapkan gatal setelah mencukur rambut kemaluan dapat teratasi. Semoga bermanfaat.***














