Connect with us

Kesehatan

Meski Bermanfaat, Ini 6 Bahaya Jahe bagi Ibu Hamil

Diterbitkan

pada

bahaya jahe bagi ibu hamil

Ilustrasi jahe (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Jahe merupakan salah satu rempah yang umum digunakan sebagai bumbu dapur. Jahe juga kerap diolah menjadi minuman yang memiliki banyak manfaat. Selain itu, ibu hamil juga kerap mengonsumsinya. Di balik itu, ternyata ada bahaya jahe bagi ibu hamil yang perlu diwaspadai.

Manfaat jahe dikenal sangat beragam bagi kesehatan tubuh. Pada wanita hamil, jahe dinilai mampu mengatasi keluhan mual dan muntah selama masa kehamilan, serta menurunkan kadar kolesterol. Meski dipercaya memiliki sederet manfaat, jahe memiliki beberapa efek samping yang perlu dipertimbangkan untuk wanita hamil.

Mengonsumsi jahe secara tidak dapat mengancam kesehatan bagi wanita hamil dan janinnya. Di banyak kasus. konsumsi jahe dapat menimbulkan efek samping ringan seperti mulas, nyeri ulu hati, diare, atau iritasi mulut. Lantas, apa saja bahaya jahe bagi ibu hamil?

Baca juga: 7 Buah yang Dilarang Bagi Ibu Hamil? Benarkah dan Apa Saja?

Berikut beberapa manfaat dan bahaya jahe bagi ibu hamil yang telah faktualid.com rangkum dari sehatq dan klikdokter.

Manfaat jahe untuk ibu hamil

Sebelum membahas tentang bahaya jahe bagi ibu hamil, ketahui apa saja khasiat rempah ini untuk wanita hamil berikut ini.

Advertisement
  • Meringankan kram perut

Manfaat jahe bagi ibu hamil yang pertama yaitu meringankan kram perut. Kondisi ini merupakan keluhan yang sering dirasakan pada ibu hamil, terutama hamil muda. Meski begitu, butuh penelitian lebih lanjut terkait manfaat jahe satu ini.

  • Mengatasi mual dan muntah

Sudah disinggung sebelumnya bahwa jahe berkhasiat mengatasi mual dan muntah atau morning sickness pada wanita hamil, khusunya di usia trimester pertama kehamilan. Jahe diketahui memiliki senyawa gingerol dan shogaol. Kedua kandungan tersebut yang bisa membantu mengatasi keluhan ini.

Menurut sejumlah penelitian, keduanya mampu mempercepat pengosongan lambung sehingga membantu meredakan keluhan mual dan muntah pada ibu hamil. Senyawa gingerol bisa ditemukan pada jahe mentah, sedangkan shogaol didapat dari jahe kering.

  • Manfaat jahe untuk ibu hamil lainnya

Selain itu, wanita hamil yang mengonsumsi jahe diklaim dapat mengatasi beberapa masalah kesehatan, seperti batuk dan pilek, perut kembung, meringankan peradangan, meningkatkan sirkulasi darah, dan mengontrol kadar kolesterol ketika hamil.

Bahaya jahe bagi ibu hamil

Perlu diwaspadai, ternyata bahaya jahe bagi ibu hamil lebih banyak ketimbang manfaatnya. Biasanya, dampak buruk ini pada wanita hamil yang mengonsumsi wedang jahe secara tidak tepat.

1. Rasa terbakar di lambung

Bahaya jahe bagi ibu hamil yang pertama yaitu menimbulkan rasa terbakar pada lambung ketika dikonsumsi dengan porsi berlebih. Awalnya, jahe akan menaikkan asam lambung sehingga rentang mengalami rasa terbakar pada lambung.

2. Meningkatkan risiko gangguan pencernaan

Meski jahe memiliki khasiat dapat mengatasi morning sickness, namun juga dapat memunculkan efek samping yang tidak nyaman pada pencernaan.

Wanita hamil yang mengosumsinya dapat jumlah besar, sering mengalami maslaah pencernaan diantaranya perut kembung dan mulas, rasa terbakar di tenggorokan, asam lambut, dan sendawa. Supaya tidak terjadi, Anda perlu membatasi dan mengurangi jahe yang hendak dikonsumsi.

Advertisement

Baca juga: Kenali 8 Tanda Ibu Hamil Kurang Minum, Perlu Diwaspadai

3. Berpengaruh terhadap gula darah

Bahaya jahe untuk ibu hamil berikutnya yaitu dapat memengaruhi kadar gula darah saat wanita sedang hamil. Sebaiknya, ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit diabetes gestasional perlu menghindari konsumsi jahe. Sebab, bisa memengaruhi kadar gula darah dan berbahaya bagi dirinya dan janin.

4. Dehidrasi

Selain memengaruhi gula darah, bahaya jahe bagi ibu hamil juga dapat membuatnya dehidrasi. Sebuah penelitian mempublikasikna bahwa minum jahe dengan dosis besar bisa menyebabkan dehidrasi. Sebelum itu terjadi, Anda perlu mencukupi asupan cairan harian.

5. Reaksi alergi

Minum jahe dengan jumlah yang tidak tepat ternyata mampu memicu reaksi alergi pada ibu hamil. Untuk menghindari kondisi ini, tentu dengan mengurangi jumlahnya. Wanita hamil disarankan mengonsumsi 1.000-1.500 mg per hari yang dibagi dalam 2 hingga 4 kali konsumsi.

6. Keguguran

Salah satu bahaya jahe bagi ibu hamil adalah meningkatkan risiko keguguran. Sejumlah penelitian melaporkan mengonsumsi jahe saat hamil erat kaitannya dengan bayi lahir dengan berat badan rendah, lahir cacat, bahkan hingga meninggal dalam kandungan.

Ibu hamil yang mempunyai riwayat keguguran dan masalah penggumpalan darah sebaiknya hindari konsumsi jahe sementara waktu guna mencegah terjadinya keguguran.

Advertisement

Itulah beberapa manfaat dan bahaya jahe bagi ibu hamil. Supaya aman, konsumsilah jahe secara alami dan membatasi porsinya. Jika ragu mengonsumsi jahe, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan.***

Baca juga: 7 Manfaat Kentang bagi Ibu Hamil Beserta Efek Sampingnya

Lanjutkan Membaca
Advertisement