Connect with us

Kesehatan

Minyak Kayu Putih Cocok Digunakan saat Pandemi Covid, Tapi Jangan Diminum

Diterbitkan

pada

Foto: Istimewa

FAKTUALid– Minyak kayu putih, di saat pandemi Covid-19, diyakini bisa untuk mengatasi virus penyakit itu. Bahkan ada yang mencampurkan ke minuman.

Mengutip informasi dari halodoc.com, Senin (6/9/2021), dosen IPB dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Prof Dr Hanny Wijaya, mengatakan bahwa minyak kayu putih berpotensi mencegah virus corona.

Hal ini disampaikannya berdasarkan data kesehatan berjudul Eucalyptol (1,8-cineole) from Eucalyptus Essential Oil a Potential Inhibitor of Covid-19 Corona Virus Infection by Molecular Docking Studies yang menunjukkan senyawa 1,8 sineol berpotensi menjadi senyawa yang dapat menghambat infeksi Covid-19. Apakah benar demikian?

Hasil penelitian dalam jurnal tersebut menunjukkan kalau minyak atsiri pada kayu putih dapat mencegah virus corona. Walaupun penelitian tersebut masih membutuhkan pembuktian empiris, tetapi senyawa 1,8 sineol disinyalir memiliki kandungan antioksidan yang dapat berperan dalam proses penyembuhan pada penyakit saluran pernapasan seperti asma.

Senyawa yang sama juga dilaporkan dapat mencegah virus influenza serta memberikan proteksi pada paru-paru. Menurut jurnal kesehatan yang dipublikasikan oleh BMC Immunology, ternyata juga disebutkan minyak esensial memiliki peranan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh.

Advertisement

Salah satu minyak yang menjanjikan adalah minyak kayu putih. Minyak esensial yang diekstrak dari daun kayu putih dapat merangsang respons sistem kekebalan tubuh. Secara khusus, para peneliti menemukan bahwa minyak kayu putih dapat meningkatkan respons fagositik sistem kekebalan terhadap patogen dalam percobaan hewan tikus.

Fagositosis adalah proses ketika sistem kekebalan tubuh mengonsumsi dan menghancurkan partikel asing. Pun, minyak kayu putih memiliki sifat antivirus dan antimikroba. Sebenarnya minyak kayu putih sudah sejak lama digunakan untuk mengobati flu biasa.

Namun, penelitian lebih kompleks menyarankan bahwa minyak kayu putih yang dihirup dan yang komponen utamanya adalah 1,8-cineole, dapat dengan signifikan melawan virus dan masalah pernapasan, seperti bronkitis.

Bronkitis adalah infeksi saluran udara utama paru-paru (bronkus) yang menyebabkan pengidapnya mengalami iritasi dan peradangan.

Bisakah minyak kayu putih diminum?

Advertisement

Dalam dunia kedokteran, golongan bahan seperti minyak kayu putih termasuk dalam golongan hidrokarbon karena mengandung zat minyak. Bila tertelan dalam jumlah banyak, minyak kayu putih dapat menyebabkan gejala keracunan seperti rasa mual, muntah, pusing, hingga gangguan pada pernapasan dan aliran darah.

Dengan demikian minyak kayu putih penggunaannya dioleskan atau dihirup. Dan jangan sekali-kali mencampurkan dalam minuman atau diminum langsung.***

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement