Internasional
Pasukan Pakistan dan Afghanistan Baku Tembak di Sepanjang Perbatasan

Perbatasan Pakistan dan Afghanistan membara setelah pasukan kedua negara baku tembak, Sabtu (11/10/2025) malam, dengan kedua negara bertetangga itu saling klaim merebut pos penjagaan
FAKTUAL INDONESIA: Setelah Mei lalu berperang dengan India, kini pasukan Pakistan baku tembak dengan militer Afghanistan, Sabtu (11/10/2025) malam, di sepanjang perbatasan ke dua negara bertetangga itu.
Menurut pejabat keamanan dari kedua negara, menyusul serangan udara Pakistan di Kabul minggu ini.
Para pejabat keamanan Pakistan mengatakan bahwa mereka merespons “dengan kekuatan penuh” apa yang mereka sebut tembakan tak beralasan dari Afghanistan. Baku tembak terjadi di lebih dari enam lokasi di sepanjang perbatasan.
Baca Juga : 800 Tewas dan 2.500 Lebih Luka-luka setelah Gempa M 6,0 Guncang dan Hancurkan Desa-desa Afghanistan Timur
Seperti dikutip dari straitstimes, Pasukan Taliban mengatakan mereka telah merebut tiga pos perbatasan Pakistan. Pejabat keamanan Pakistan mengatakan militer mereka telah menghancurkan beberapa pos Afghanistan.
Rekaman video yang dibagikan oleh pejabat keamanan Pakistan menunjukkan tembakan senjata dan artileri ke arah Afghanistan, menerangi langit malam.
Pembalasan Serangan Udara Pakistan
Enayatullah Khowarazmi, juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, mengatakan bahwa serangan itu merupakan operasi balasan atas pelanggaran wilayah udara Afghanistan oleh Pakistan. Ia mengatakan serangan itu berakhir pada tengah malam waktu setempat.
Baca Juga : India Akhirnya Buka Suara, Klaim Tembak Jatuh 6 Pesawat Pakistan Selama Konflik Mei Lalu
“Jika pihak lawan kembali melanggar wilayah udara Afghanistan, angkatan bersenjata kami siap mempertahankan wilayah udara mereka dan akan memberikan respons yang kuat,” kata Khowarazmi.
Belum ada tanggapan langsung dari Pakistan mengenai apakah bentrokan telah berakhir. Perbatasan tersebut membentang sepanjang 2.600 km (1.615 mil).
Islamabad menuduh pemerintahan Taliban Afghanistan menyembunyikan militan Taliban Pakistan yang menyerang Pakistan, dengan dukungan musuh Pakistan, India. New Delhi membantah tuduhan tersebut, sementara Taliban mengatakan bahwa mereka tidak mengizinkan wilayah mereka digunakan untuk melawan negara lain.
Seorang pejabat keamanan Pakistan mengatakan kepada Reuters minggu ini bahwa serangan udara tersebut menargetkan pemimpin kelompok militan Taliban Pakistan di Kabul, yang sedang bepergian dengan sebuah kendaraan. Belum jelas apakah ia selamat. Islamabad telah memperingatkan Kabul bahwa kesabarannya telah habis.
Baca Juga : Polisi Selidiki Kematian Artis Pakistan Humaira Asghar yang Jasadnya Ditemukan Membusuk
Menteri luar negeri pemerintahan Taliban mengunjungi India minggu ini, kunjungan pertama seorang pejabat senior Taliban sejak kelompok itu merebut kekuasaan pada tahun 2021, dan kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan hubungan. Kunjungan tersebut meningkatkan kekhawatiran di Pakistan.
Terjadi peningkatan serangan oleh militan di Pakistan sejak Taliban berkuasa. ***














