Connect with us

Hukum

Terkait Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Polri: Jadwal Tengah Dipersiapkan

Avatar

Diterbitkan

pada

Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan

Terkait Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Polri: Jadwal Tengah Dipersiapkan

FAKTUAL-INDONESIA: Hingga saat ini, Sidang etik Brigjen Hendra Kurniawan belum juga dilakukan. Mantan Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Divpropam itu merupakan salah satu tersangka terkait obstruction of justice atau menghalang-halangi proses hukum atas kematian Brigadir J alias Nofryansyah Yoshua Hutabarat.

“Belum dapat memastikan kapan pelaksanaan sidang etik Brigjen Hendra Kurniawan. Berdasarkan informasi Karo Penanggungjawab Profesi (Wabrof) Brigjen Agus Wijayanto, jadwal sidang tengah dipersiapkan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu (28/9/2022).

Sidang Etik terhadap Brigjen Hendra ditunda lantaran saksi kunci jatuh sakit dan tidak bisa memberikan keterangan. Dedi juga belum dapat memastikan akan digelar pekan ini.

Baca juga: Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Ditunda Karena Saksi Kunci Sakit

“Karena memang saksi kuncinya ini kemarin hadir sidang, dalam menjalani pemeriksaan yang bersangkutan sakit lagi, yang satu tensi satu sakit lagi pascaoperasi. Memang masih butuh penyembuhan,” ujar Dedi.

Terkait keputusan sidang, Dedi mengaku akan menyampaikan informasi tersebut setelah diputuskan Karo Wabrof Brigjen Agus Wijayanto atau Kadiv Propam Irjen Syahar Diantono.

Advertisement

“Saya enggak berandai-andai ya, ketika sudah ada kepastian dari Kadiv Propam saya sampaikan,” ujarnya, sebagimana dikutip Gatra.

Sementara itu, perangkat sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Brigjen Hendra Kurniawan telah dibentuk. Akhirnya sidang etik mantan Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Divpropam Polri itu bakal dipimpin Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri Irjen Tornagogo Sihombing.

Baca juga: Terkait Jet Pribadi Brigjen Hendra Kurniawan, Timsus dan Ombudsman Sudah Mendalami

“Perangkat sidangnya sudah, nanti pimpinan sidangnya Wairwasum bintang dua,” terang Dedi.

Brigjen Hendra Kurniawan ditetapkan sebagai tersangka obstruction of justice atau perintangan penyidikan kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J bersama enam anggota lainnya.

Jenderal bintang satu itu diduga ikut bermufakat menghilangkan hingga merusak barang bukti insiden berdarah tersebut.

Advertisement

Sampai detik ini, ada tiga tersangka obstruction of justice belum menjalani sidang etik. Ketiganya adalah Brigjen Hendra Kurniawan, AKBP Arif Rahman Arifin, dan AKP Irfan Widyanto, mantan Kasub Unit I Sub Direktorat III Dittipidum Bareskrim Polri.  Diperkirakan akan menjalani sidang setelah saksi kunci, yakni AKBP Arif Rahman Arifin (AR) pulih.***

Lanjutkan Membaca