Hukum
Viral Ajak YouTuber Korea ke Hotel, ‘Om Albert’ Laporkan Salah Satu Akun Medsos ke Polisi

Jiah, YouTuber cantik asal Korea Selatan yang digoda ‘Om Albert’.(ist)
FAKTUAL-INDONESIA : Gegara menggoda YouTuber Jiah ke hotel dan tersebar di Media sosial (medsos), Asri Damuna yang memakai nama samaran ‘Om Albert’ saat menggoda wanita cantik asal Korea Selatan itu, dia dipecat dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPB) Sangia Nibandera Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Asri Damuna juga tak mau tinggal diam. Dia juga melaporkan akun media sosial (medsos) ke polisi usai viral mengajak YouTuber asal Korea Selatan (Korsel) ke hotel.
Laporan Asri ke polisi terkait penghinaan di medsos.
“Iya betul (Asri buat laporan),” kata Dirreskrimsus Polda Sultra Kombes Pol Bambang Wijanarko seperti dikutip detikcom, Minggu (12/5/2024).
Bambang mengungkapkan laporan itu masuk di Ditreskrimsus Polda Sultra pada Rabu (8/5). Dia mengungkapkan laporan tersebut masih dalam penyelidikan.
“Aduannya soal penghinaan di medsos, masih dalam penyelidikan (aduan Asri),” paparnya.
Dia mengatakan polisi akan memeriksa sejumlah saksi dalam laporan tersebut. Bambang mengatakan, pemeriksaan saksi dijadwalkan akan dilaksanakan pada Senin (13/5/2024) besok.
“Senin besok kami baru akan mulai melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi dalam ranah penyelidikan,” ungkap dia.
Hanya saja, Bambang belum merinci terkait akun media sosial yang diadukan Asri Damuna. Akun medsos yang dilaporkan tersebut nantinya juga akan dimintai keterangan.
“Betul akun medsos (diadukan),” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mencopot Asri Damuna dari jabatannya usai viral mengajak YouTuber asal Korsel ke hotel. Asri pun dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.
“Iya (Asri Damuna dipanggil untuk diperiksa di Kemenhub),” ujar Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Humas, dan Umum Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Mokhammad Khusnu, Sabtu (11/5/2024).
Khusnu belum menjelaskan lebih jauh terkait pemeriksaan yang dilakukan terhadap Asri. Dia mengaku belum menerima informasi lebih lanjut terkait kasus yang menyeret pejabat Kemenhub itu.
“Masih itu (terakhir pencopotan dari jabatan),” katanya.***













