Connect with us

Hukum

Tokoh Khilafatul Muslimin AS Ditangkap di Mojokerto

Diterbitkan

pada

Ilustrasi

FAKTUAL-INDONESIA: Tokoh Khilafatul Muslimin, AS (74), yang disebut-sebut berperan di bidang pendidikan, ditangkap Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Mojokerto, Senin (13/6/2022) sekitar pukul 00.30 WIB.

Polisi menangkap AS di wilayah Kecamatan Kuterejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Di sini terdapat sebuah Pondok Pesantren (Ponpes) Ukhuwwah Islamiyah (PPUI) Khilafatul Muslimin.

Letak Ponpes, yang lengang itu, di perkampungan warga. Suasananya lengang karena tidak banyak santri.

Pengurus Ponpes (PPUI) Khilafatul Muslimin, M Nur Salim (25), mengatakan di ponpes itu terdapat 24 santri di antaranya 9 santri laki-laki dan 15 santriwati.

Para santri rata-rata berusia 6-9 tahun ini berasal dari wilayah Kecamatan Pacet dan beberapa dari luar Mojokerto seperti Surabaya dan Madura.

Advertisement

Terlihat tulisan visi Ponpes yakni Rahmatan Lil Alamin atau Rahmat Bagi Seluruh Alam.

Terkait keberadaan AS di ponpes itu, Nur Salim menjelaskan dia tidak mengenal sosok yang dipercaya oleh Khilafatul Muslimin sebagai Menteri Pendidikan.

Nur Salim pun menampik terkait adanya penangkapan AS di Ponpes tersebut.

Dia mengatakan tidak ada penangkapan yang dilakukan polisi di tempatnya ini.

“Tidak ada penangkapan di sini saya baru tahu dari informasi intel di sini ada yang ronda juga kok,” jelasnya di lokasi ponpes, Senin (13/6/2022).

Advertisement

Identitasnya tidak jelas kalau identitasnya jelas kan baru bisa ngomong saya kenal atau tidak,” ucapnya.

Nur Salim mengaku belum lama menjadi pengasuh ponpes. “Saya baru satu tahun jadi pengasuh ponpes nemang aktivitas mereka fokus hafal Al Quran 9 juz kalau di sini yang kebetulan masih istirahat,” ujarnya.

Ponpes PPUI Khilafatul Muslimin di wilayah Mojokerto ini, tuturnya, merupakan salah satu cabang sedang pusat pendidikan berada di Bekasi, Jawa Barat

”Pusat pendidikannya ada di Bekasi ini termasuk cabangnya, ya termasuk di Lampung itu juga, kita satu yayasan kalau saya dari Lampung,” ucapnya.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement