Selebritis
Suami Mendiang Lina, Teddy Andalkan Penghasilan dari Memijit

Teddy, suami mendiang Lina Jubaedah. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA : Teddy Pardiyana hingga kini masih berseteru dengan Rizky Febian, anak mendiang Lina Zubaedah soal harta warisan.
Rezky Febian yang merupakan anak Lina dengan Sule dikabarkan menguasai rumah kos yang disengketakan karena rumah tersebut dibeli dengan uang Teddy juga.
Kini kehidupan Teddy dikabarkan berbeda dengan sebelumnya, saat ia masih tinggal di Amerika.
Teddy dikabarkan kini membuka jasa pijat dan diketahui berkebun untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
Karena itulah Teddy menuntut haknya dari rumah kos yang kini dikuasai Rezky Febian sebesar Rp500juta. Teddy ingin mengambil uang yang ia pakai untuk membeli rumah kos itu saat Lina masih hidup.
“Kalau bekerja sampai saat ini sih dia mengandalkan kehidupan sehari-hari dari hasil mijit, kan dia kembali membuka jasa pijat kan. Dari pijat atau misalkan ada yang hasil dia menanam apa gitu kan,” kata Wati Trisnawati, kuasa hukum Teddy, di Bareskrim Polri belum lama ini.
Saat menjalani sidang, Teddy pun tidak datang. Alasannya hanya satu, Teddy sedang sibuk menjaga anaknya.
“Pertama repot mungkin menjaga anaknya yang masih kecil, kedua ini kan sifatnya masih pengaduan bukan laporan,” terang Wati Trisnawati.
Pihak Teddy masih menunggu itikad baik dari pihak Rizky Febian dan kawan-kawan mengenai aduan penguasaan aset ini.
Salah satu hal yang menjadi permasalahan Teddy saat ini adalah meminta haknya dikembalikan yakni sebesar Rp 500 juta. Angka itu adalah jumlah uang yang dikeluarkan saat membeli aset tersebut.
“Jadi intinya pak Teddy di sini kalau memang dari pihak mereka mau ambil aset kos-kosan silahkan tapi tolong kembalikan haknya lah,” ujar Wati Trisnawati.
“Misalkan kemarin kan kita udah bicara nggak muluk-muluk ya. Pak Teddy cuma minta di angka Rp 500 padahal yang dikeluarkan beliau kan Rp 1 miliar,” sambungnya.
Nantinya, uang sebesar Rp 500 juta itu akan dipakainya untuk kebutuhan sang anak hingga besar nanti.
“Beliau cuma minta Rp 500 itu pun buat kepentingan anaknya kan sampai besar kalau pun nanti, kita kan nggak tahu umur, meninggal akan diserahkan kepada anak-anaknya,” kata dia.***










