Ekonomi
Bank Indonesia Jatim Gelar Edukasi Cinta Rupiah Untuk Para Santri Ponpes Bumi Sholawat

suasana saat edukasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah di Pondok Pesantren Bumi Sholawat.
FAKTUAL-INDONESIA: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur kembali menyelenggarakan kegiatan Edukasi Cinta Paham dan Bangga (CBP) Rupiah dan Implementasi QRIS. Kali ini kegiatan diadakan di Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat, Sidoarjo.
Menurut Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Bandoe Widiarto, salah satu tugas Bank Indonesia adalah mengatur kelancaran sistem pembayaran di Indonesia baik tunai maupun non tunai. “Melalui edukasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah di Pondok Pesantren Bumi Sholawat ini, kami mengajak masyarakat, khususnya para santri untuk mencintai dan merawat rupiah, bangga kepada rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa, dan memahami fungsi rupiah sebagai alat transaksi pembayaran,” ujarnya, Jum’at (19/3/2022).
Kegiatan itu bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada Santri Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat tentang Cinta Paham dan Bangga (CBP) Rupiah. Untuk memastikan kelancaran sistem pembayaran tersebut, Bank Indonesia berupaya menjaga kecukupan uang, memperluas peredaran uang rupiah, dan meningkatkan kualitas uang beredar di masyarakat.
Dia menjelaskan bahwa rupiah merupakan simbol kedaulatan bangsa dapat tersedia cukup di masyarakat. Bank Indonesia sendiri selalu berupaya untuk menumbuhkan rasa cinta, bangga dan paham masyarakat kepada rupiah. “Dengan mengetahui CBP rupiah tersebut, kami harap rupiah yang beredar di masyarakat tersedia dalam jumlah yang cukup dan dalam kondisi yang baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bank Indonesia juga mengedukasi para santri Ponpes Bumi Sholawat terkait layanan pembayaran non tunai dalam rangka mewujudkan less cash society. Melalui berbagai instrument yang ada seperti Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), diharapkan transaksi non tunai dapat menjadi alternative pembayaran di masa pandemi untuk meminimalkan penyebaran COVID-19 serta membantu perekonomian agar terus berjalan ditengah berbagai pembatasan aktivitas interaksi.
Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat, KH Agus Ali Mashuri berterima kasih kepada Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur atas kunjungan dan silaturrahmi dalam rangka edukasi CBP dan sosialisasi QRIS. Pria yang akrab disapa Gus Ali ini juga menyampaikan bahwa acara ini dapat dijadikan nilai tambah sebagai warna negara Indonesia agar senantiasa Cinta, Bangga dan Paham Rupiah.
Kegiatan edukasi dan sosialisasi tersebut diakhiri dengan pembacaan doa dari pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat yang juga Wakil Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Gus Ali.***














