Connect with us

Ekonomi

Ternyata 3 Kementerian Dapat WDP dalam IHPS I Tahun 2024 yang Disampaikan BPK kepada Presiden Prabowo

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Ternyata 3 Kementerian Dapat WDP dalam IHPS I Tahun 2024 yang Disampaikan BPK kepada Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto menerima Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2024 dari Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Isma Yatun, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Januari 2025. (BPMI Setpres/Muchlis Jr)

FAKTUAL INDONESIA: Ternyata ada 3 (tiga) Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) yang mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2024 yang disampaikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kepada Presiden.

IHPS I Tahun 2024, yang disampaikan Ketua BPK Isma Yatun kepada Presiden Prabowo Subianto  di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/1/2025), memuat 3 kementerian yang mendapat opini WDP yaitu Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Selain 3 kementerian itu, serta Badan Pangan Nasional juga  memperoleh opini WDP.

Laporan tersebut mengungkapkan berbagai temuan dan upaya perbaikan tata kelola keuangan negara selama semester pertama tahun 2024, termasuk evaluasi atas pengelolaan keuangan pemerintah pusat.

Baca Juga : Rapat di Kementerian Keuangan, Prabowo Umumkan PPN 12% Berlaku Besok

Berdasarkan laporan IHPS I 2024, BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2023, yang mencakup 79 Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) dan satu Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN).

BPK juga menyampaikan penghargaan kepada pemerintah atas kerja sama yang baik dalam mendukung prinsip good governance, terutama terkait pengelolaan anggaran selama masa transisi pembentukan Kabinet Merah Putih. Selain itu, BPK turut mengapresiasi Penerbitan PMK Nomor 90 Tahun 2024 yang mengatur tata cara penggunaan anggaran dan aset pada masa transisi, serta penunjukan kementerian/lembaga pengampu pelaksanaan anggaran tahun anggaran 2024.

Advertisement

“BPK menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas kerja sama yang telah terjalin baik untuk bersama mewujudkan cita-cita dan tujuan bangsa dengan berlandaskan good governance,” ujar Isma Yatun dalam keterangan pers tertulisnya.

Dalam kesempatan tersebut, Isma Yatun juga memaparkan kiprah BPK di kancah internasional, termasuk sebagai auditor eksternal pada berbagai organisasi dunia seperti badan-badan khusus PBB dan UN Panel of External Auditors. Sedangkan dalam rangka memperkuat peran Indonesia di dunia internasional, BPK minta dukungan Presiden Prabowo dalam pencalonan sebagai anggota United Nations Board of Auditors (UN BOA) periode 2026-2032 di mana proses pemilihan anggota UN BOA akan dilakukan pada Maret 2025 dan diputuskan oleh Sidang Umum PBB pada November 2025 mendatang.

Baca Juga : Kementerian Luar Negeri Pastikan Tak Ada Penumpang WNI dalam Pesawat Jeju Air yang Alami Kecelakaan

Dengan diterimanya IHPS I 2024, pemerintah dan BPK berkomitmen untuk terus bersinergi dalam memperbaiki tata kelola keuangan negara yang lebih akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut adalah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Sementara itu, Ketua BPK Isma Yatun tampak hadir bersama sejumlah anggota BPK lainnya. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement