Connect with us

Ekonomi

Rupiah Membuka Awal Pekan dengan Melemah, IHSG BEI Bangkit Menguat

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Rupiah Membuka Awal Pekan dengan Melemah, IHSG BEI Bangkit Menguat

FAKTUAL INDONESIA: Rupiah membuka dan mengakhiri perdagangan valuta awal pekan dengan melemah, Senin (8/12/2025).

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Senin di Jakarta bergerak melemah 37,50 poin atau 0,23 persen menjadi Rp16.685 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.648 per dolar AS.

Kemudian pada penutupan kurs rupiah
melemah 47 poin atau 0,28 persen menjadi Rp16.695 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.648 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah di level Rp16.688 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.655 per dolar AS.

Advertisement

Baca Juga : Rupiah Selamat dan IHSG Tergelincir pada Penutupan Perdagangan Akhir Pekan

IHSG Menguat Sejak Pembukaan

Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kebangkitan dari posisi melemah pekan lalu.

IHSG hari ini sudah menguat sejak pembukaan dan terus bertahan hingga penutupan perdagangan saham.

Setelah dibuka menguat  43,97 poin atau 0,51 persen ke posisi 8.676,73, IHSG betah di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Baca Juga : Rupiah Makin Melemah, IHSG BEI Bangkit

Ketika penutupan perdagangan Senin sore, IHSG  menguat 77,93 poin atau 0,90 persen ke posisi 8.710,69.

Advertisement

Pada pembukaan, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 7,80 poin atau 0,92 persen ke posisi 855,07.
Saat penutupan, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 5,69 poin atau 0,67 persen ke posisi 852.96.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor teknologi yang naik sebesar 2,63 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor energi yang masing-masing naik sebesar 2,54 persen dan 2,48 persen.

Baca Juga : Rupiah dan IHSG Terpeleset dari Posisi Mandek dan Menguat saat Pembukaan Perdagangan

Sedangkan, satu sektor melemah yaitu sektor industri yang turun sebesar 1,92 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu VAST, KIOS, RLCO, REAL dan CITY.
Sedangkan, saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ASPI, YPAS, TIFA, FPNI dan LABA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.911.248 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 57,32 miliar lembar saham senilai Rp27,33 triliun.

Sebanyak 385 saham naik, 265 saham menurun, dan 153 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 67,63 poin atau 0,13 persen ke 50.559,50, indeks Shanghai menguat 21,27 atau 0,54 persen ke 3.924,08, indeks Hang Seng menguat 319,72 poin atau 1,23 persen ke posisi 25.765,36, dan indeks Straits Times melemah 24,28 poin atau 0,54 persen ke posisi 4,507,08. ***

.

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement