Kesehatan
Hepatitis Misterius Ditemukan di 12 Negara termasuk Indonesia, Orangtua Diimbau Awasi Balitanya

Ilustrasi
FAKTUAL-INDONESIA: Hepatitis misterius agar diwaspadai para orangtua yang memiliki anak berusia kurang lima tahun atau bawah lima tahun (balita).
Virus penyakit ini menyerang anak-anak Hepatitis misterius ini menjadi wabah dan telah ditemukan di 12 negara termasuk Indonesia.
Kasus ini menjadi perhatian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa (ECDC). Sejumlah negara diminta mewaspadainya.
Apalagi kasus hepatitis misterius dilaporkan meningkat dan banyak menyerang anak usia 2-5 tahun.
Menurut data WHO pada 21 April lalu, setidaknya dilaporkan 169 kasus hepatitis misterius di 11 negara Eropa dan Amerika. Inggris Raya diketahui menjadi negara paling banyak ditemukan kasus hepatitis misterius ini.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun tengah menyelidiki kasus tiga anak Indonesia meninggal dunia dengan dugaan mengidap hepatitis akut misterius.
Berikut daftar lengkap negara yang diserang hepatitis misterius beserta jumlah kasusnya:
1. Inggris: 114 kasus
2. Spanyol: 13 kasus
3. Israel: 12 kasus
4. Amerika Serikat: 9 kasus
5. Denmark: 6 kasus
6. Irlandia: kurang dari 5 kasus
7. Belanda: 4 kasus
8. Italia: 4 kasus
9. Indonesia: 3 kasus
10. Prancis: 2 kasus
11. Romania: 1 kasus
12. Belgia: 1 kasus
Dengan kemunculan kasus ini, juru bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyarankan para orangtua memeriksakan anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat jika ditemukan sejumlah gejala seperti:
– Urine berwarna kecokelatan seperti air teh
– Nyeri atau rasa tidak nyaman di perut
– Demam
– Mual dan muntah
– Masalah perut
– Warna feses yang pucat
– Kejang
– Penurunan kesadaran
“Selama masa investigasi, kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tetap tenang. Lakukan tindakan pencegahan seperti mencuci tangan, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, menghindari kontak dengan orang sakit serta tetap melaksanakan protokol kesehatan,” katanya lewat rilis yang diterima Minggu (1/5/2022).
Hepatitis sendiri merupakan peradangan organ hati. Organ ini adalah adalah organ vital yang berfungsi memproses nutrisi, menyaring darah, dan melawan infeksi.
Peradangan hati dapat mempengaruhi fungsi organ ini, dan tingkat keparahan penyakit dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya.
Sementara beberapa jenis hepatitis hanya memberikan dampak ringan dan tidak memerlukan pengobatan intensif, bentuk lain dari penyakit ini bisa menjadi cukup kronis dan berakibat fatal.***









