Connect with us

Lifestyle

5 Keutamaan dan Manfaat Puasa Syawal, Ganjaran Pahala Berlipat Ganda hingga Tingkatkan Imunitas

Diterbitkan

pada

manfaat puasa syawal

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Setelah bulan Ramadhan usai, umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Fitri pada 1 Syawal. Puasa selama 30 hari di Ramadhan memang cukup berat. Meski mendapatkan banyak pahala, Anda bisa menyempurnakan puasa dengan berpuasa di bulan Syawal. Supaya bersemangat, sebaiknya ketahui dulu keutamaan atau manfaat puasa Syawal sebelum melaksanakannya.

Puasa Syawal merupakan puasa Sunnah dari sekalian banyak yang dianjurkan. Bagi orang yang melaksanakannya, maka akan diberi ganjaran seperti berpuasa selama satu tahun penuh. Tidak sebanyak bulan Ramadhan, puasa Syawal hanya dilakukan selama enam hari.

Ini merujuk pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim tentang mengerjakan ibadah sunnah menjadi salah satu landasan untuk berpuasa Syawal. Hadits tersebut berbunyi:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).

Baca juga: 6 Bahaya Mengonsumsi Makanan Tidak Halal, Tinggalkan!

Sebagai umat Islam, mungkin Anda tidak akan menyia-nyiakan keutamaan atau manfaat puasa Syawal untuk menyempurkan puasa dan menambahkan pahala. Oleh karena itu, mari kita puasa Syawal dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Advertisement

Berikut beberapa keutamaan dan manfaat puasa Syawal yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Pahala setahun berpuasa

Keutamaan atau manfaat puasa Syawal yang pertama yaitu mendapatkan pahala berpuasa setahun penuh. Sudah dijelaskan sebelumnya, hadist diatas menjelaskan bahwa sangat ditekankan umat Islam untuk puasa Sunnah Syawal karena ganjarannya seperti berpuasa selama satu tahun penuh.

Bayangkan, tentu akan sulit jika Anda harus berpuasa selama setahun. Dengan adanya amalan ini, Anda bisa menyempurkan puasa Ramadhan yang sudah dilakukan sebelumnya. Bila ingin mengerjakannya, mulailah di hari kedua bulan Syawal. Pasalnya, hari pertama alias Hari Raya Idulfitri diharamkan untuk berpuasa.

2. Mendapatkan pahala berlipat

Ada sebuah Hadist yang diriwayatkan Imam Ibnu Majah, sebagai berikut:

“Barang siapa berpuasa enam hari setelah Hari Raya Idulfitri maka dia seperti berpuasa setahun penuh. (Barang siapa berbuat satu kebaikan maka baginya sepuluh kebaikan semisal).” (HR. Ibnu Majah).

Advertisement

Berdasarkan hadist diatas, maka manfaat puasa Syawal dapat melipatgandakan pahala. Jangan sia-siakan momen puasa enam hari di bulan Syawal untuk menambahkan pundi-pundi pahala.

3. Menyempurnakan Ibadah

Keutamaan atau manfaat puasa Syawal berikutnya yaitu dapat menyempurnakan ibadah. Sebagai manusia, tentu kita tak lepas dari berbuat salah dan bukan makhluk yang ma’aruf (tidak pernah berbuat kesalahan). Namun ibadah satu ini diketahui dapat menyempurnakan ibadah.

Seperti contoh, seseorang mengerjakan sholat Sunnah. Sholat tersebut bisa menutupi kekurangan dan menyempurnakan sholat wajib. Sama halnya, puasa Sunnah ini jelas dapat menambal kesalahan saat puasa Ramadhan yang mungkin terjadi.

Baca juga: 7 Cara Menjaga Kesehatan Pencernaan saat Puasa, Mudah Kok!

Hal ini merujuk dari sebuah hadist yang diriwayatkan Ibnu Rajab yang berbunyi:

“Balasan dari amalan kebaikan adalah amalan kebaikan selanjutnya. Barangsiapa melaksanakan kebaikan lalu dia melanjutkan dengan kebaikan lainnya, maka itu adalah tanda diterimanya amalan yang pertama. Begitu pula barangsiapa yang melaksanakan kebaikan lalu malah dilanjutkan dengan amalan kejelekan, maka ini adalah tanda tertolaknya atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang telah dilakukan.” (Latho-if Al Ma’arif, hal. 394.)

Advertisement

4. Mencegah gangguan pencernaan

Selain berkaitan dengan pahala, keutamaan atau manfaat puasa syawal juga berdampak pada kesehatan, yakni mecegah gangguan pencernaan. Hal ini diduga karena pasca Ramadhan Anda akan kembali makan tiga kali sehari sehingga menyebabkan gangguan pencernaan.

Ketika Anda melaksanakan puasa di bukan Syawal nantinya akan mampu menekan porsi makan. Melansir detik, seorang pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Hardinsyah menyebut tubuh manusia memerlukan adaptasi di masa peralihan setelah menjalankan puasa sebulan penuh.

“Masa transisi memang sebaiknya satu minggu. Karena itu puasa syawal selama 6 hari itu sangat bermanfaat untuk mengendalikan masa transisi,” kata Prof Dr Hardinsyah.

5. Tingkatkan imunitas

Keutamaan atau manfaat puasa Syawal yang terakhir adalah meningkatkan imunitas. Anda bisa memperoleh manfaat ini ketika sudah mampu menahan rasa lapar selama puasa. Alhasil, sel-sel induk dalam tubuh akan terpicu untuk memproduksi sel darah putih baru, di mana sel tersebut mampu membantu mencegah infeksi.

Menurut sebuah penelitian dari dari University Southern California, berpuasa mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Produksi sel darah putih baru yang dianggap mampu meregenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh sehingga memiliki peranan penting dalam melindungi tubuh dari serangan ancaman virus dan bakteri penyebab penyakit.***

Advertisement

Baca juga: Hindari Losion Dalam Perawatan Kulit Wajah Selama Berpuasa

Lanjutkan Membaca
Advertisement