Kesehatan
4 Penyebab Testis Terkilir Beserta Cara Mengatasinya

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Testis merupakan bagian penting dalam organ reproduksi pria. Testis berfungsi untuk memproduksi dan menyimpan sperma serta testosteron. Pada bagian tubuh tersebut, tak sedikit pria mengalami testis terkilir. Tak terjadinya begitu saja, tentu ada penyebab testis terkilir atau terpuntir.
Torsio testis atau biasa disebut testis terpelintir merupakan kondisi dimana testis yang terpelintir sehingga memutar tali sperma yang membawa darah ke skrotum. Alhasil, aliran darah ke skrotum menjadi tidak lancar yang menyebabkan berbagai gejala, seperti rasa nyeri dan pembengkakan yang tiba-tiba dan sering kali parah.
Umumnya, testis terkilir atau terpuntir terjadi karena cedera, yakni tertekan, tertendang, atau benturan lainnya. Jika tidak segera ditangani, jaringan di testis akan rusak dan mati. Nantinya, testis pun berfungsi dengan tidak baik.
Baca juga: 6 Cara Meluruskan Penis yang Bengkok, Mana yang Ampuh?
Ciri-ciri utama pria yang mengalami testis terkilir yakni posisi buah zakar lebih tinggi dari biasanya saat diraba. Selain itu, juga akan muncul rasa nyeri di testis secara tiba-tiba, baik salah satu atau pun keduanya. Biasanya, kondisi ini terdapat gejala lain yang juga menyertai, seperti mual dan muntah, sakit kepala, testis bengkak, nyeri saat buang air kecil, dan demam.
Meski belum dapat diketahui secara pasti terkait penyebab testis terkilir. Akan tetapi, kondisi ini disinyalir terjadi karena adanya kelainan sejak lahir yang menyebabkan skrotum tidak memiliki jaringan penahan testis. Selain itu, terdapat juga sejumlah faktor yang memengaruhi kondisi ini.
Berikut beberapa penyebab testis terkilir dan cara mengetasinya yang telah faktualid.com lansir dari sehatq.
Daftar isi
1. Usia
Penyebab testis terkilir yang pertama yaitu usia. Menurut laporan, sekitar 65 persen kasus torsio testis terjadi pada remaja usia 12-18 tahun. Meski begitu, kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa mengenal usia. Namun, pria berusia 10-25 tahun paling sering mengalami testis terkilir.
2. Riyawat keluarga
Riwayat keluarga bisa menjadi penyebab testis terkilir. Jika salah satu anggota keluarga ada yang mengalami torsio testis, maka risiko untuk mengalaminya juga lebih tinggi dibandingkan orang yang keluarga tidak memiliki riwayat penyakit torsio testis.
3. Pernah mengalami torsio testis
Penyebab testis terkilir berikutnya yaitu pernah mengalami torsio testis. Orang dengan riwayat penyakit ini, tentu risikonya akan lebih besar terserang di kemudian hari. Hal ini biasanya terjadi saat kasus pertama sudah sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Torsio testis mungkin tidak akan kambuh jika Anda menjalani operasi untuk mengobatinya.
4. Cuaca
Selain pernah mengalami torsio testis, penyebab testis terkilir juga bis terjadi karena cuaca. Anda tentu pernah mendengar “sindrom musim dingin” pada testis. Kondisi ini tentu tidak terjadi ketika cuaca hangat.
Baca juga: 7 Penyebab Sperma Sedikit, Kurangi Kebiasaan ini Mulai Sekarang
Pasalnya, udara dingin membuat tali sperma mungkin saja terpuntir karena skrotum yang tadinya mengendur yang terjadi secara tiba-tiba akibat perubahan suhu yang mendadak. Hal itulah yang kemudian menyebabkan testis jadi terkilir.
Cara mengatasi torsio testis
Setelah mengetahui penyebab testis terpelintir, Anda juga perlu mengetahui cara mengatasi buah zakar yang terkilir akibat cedera. Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan, diantaranya:
- Memberikan kompres air dingin di skrotum
- Beristirahat dan menghindari aktivitas fisik berlebih
- Mengonsumsi obat untuk meredakan rasa nyeri dan peradangan
- Konsumsi antibiotik untuk mencegah atau mengobati infeksi
- Mengenakan celana dalam khusus (jockstrap) untuk menopang testis
Jika Anda memang benar mengalami torsio testis, segera pergi ke dokter. Biasanya, dokter akan memutar kembali testis ke tempat semula dengan memutar perlahan sembari memegang skrotum. Jika tidak berhasil, cara utama penangan tersebut adalah dengan operasi.
Cara mencegah testis terkilir
Untuk mencegah terpuntirnya testis, Anda bisa melakukan beberapa hal, sebagai berikut:
- Mengenakan celana dalam khusus saat berolahraga.
- Mengenakan penutup pelindung yang ukurannya tepat untuk melindungi penis dan testis.
- Selalu memakai sabuk pengaman saat berkendara.
- Berhati-hati saat mengendarai sepeda atau motor.
- Berhati-hati saat beraktivitas di dekat mesin atau alat berat.
- Tidak mengenakan pakaian yang longgar atau sabuk saat beraktivitas di dekat mesin.
Itulah beberapa penyebab testis terkilir beserta cara mengatasinya dan langkah pencegahan. Apabila Anda sudah menemukan gejala testis terkilir segera periksakan ke dokter.***










