Hukum
Baliho Dukungan untuk KPK Marak di Banjarnegara Pasca Penahanan Bupati

Ketua KPK Firli Bahuri. (Foto: Istimewa)
FAKTUALid – Begitu ada kabar Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono ditetapkan sebagai tersangka korupsi dan langsung ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di pusat kota Banjarnegara seketika bermunculan banyak baliho yang mendukung sikap tegas lembaga anti rasuah tersebut.
Masyarakat Banjarnegara mengapresiasi ketegasan dari Ketua KPK Firli Bahuri. Baliho-baliho yang dipasang di alun-alun Banjarnegara yang mendukung langkah KPK itu antara lain bertuliskan “Selamat Jalan Bupatiku Semoga Tidak Kembali Lagi ke Banjarnegara”.
Ada juga baliho yang menuliskan “Kemenangan satriya satriya pinunjul Banjarnegara & Terima Kasih KPK Telah Menyelamatkan Banjarnegara” Dari beragam informasi, baliho itu dipasang oleh Forum Jasa Konstruksi (Forjasi) serta Forum Banjarnegara Bersatu (FBB), mulai Jumat (3/9/2021) malam.
Saat dikonfirmasi, Ketua Forjasi sendiri, Imam Nafan, tidak menampik kalau pihaknya disebut sebagai pemasang baliho di alun alun sebelah barat daya tersebut.
Menurutnya, pemasangan baliho dimaksudkan memberi dukungan kepada KPK, yang dalam penilaiannya sudah berhasil menyelamatkan Kabupaten Banjarnegara dengan menetapakan dan menahan Bupati Budhi Sarwono.
“Betul, kami memasang baliho bersama teman teman tadi malam. Kami mendukung langkah tegas KPK,” Katanya, Sabtu (4/9/2021).
Ia bahkan berharap, KPK bisa lebih cepat dalam menuntaskan perkara dugaan kasus korupsi yang dilakukan Bupati Banjarnegara).
KPK sendiri, akhirnya menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi Banjarnegara dalam jumpa pers, Jumat (3/9/2021) malam.
Imam Nafan mengungkapkan, selama Budhi Sarwono menjabat bupati, banyak CV di Banjarnegara tidak memperoleh proyek. Pihaknya mengaku sangat dirugikan dengan munculnya dugaan gratifikasi pada proyek di Kabupaten Banjarnegara.
“Sejak tahun 2017 dalam anggaran perubahan, dan tahun 2018 dari penetapan APBD murni sampai sekarang, kami tidak pernah merasakan proyek,” paparnya.
Di sisi lain, tidak sedikit pula warga Banjarnegara mengaku kaget dengan penetapan dan penahanan Bupati Budhi Sarwono sebagai tersangka dugaan korupsi dan gratifikasi pengadaan barang/jasa.
Warga menilai selama kepemimpinan Budhi Sarwono atau biasa dipanggil Wing Cin tersebut, banyak peningkatan pembangunan dan pelayanan di Kabupaten Banjarnegara. Tapi bagaimana pun juga, warga sangat menghormati langkah KPK yang menahan Wing Cin guna penyidikan lebih lanjut.
Selepas penahanan terhadap kepala daerahnya oleh KPK, rumah dinas Bupati Banjarnegara nampak sepi. Pintu gerbang tertutup rapat. Tidak seperti biasanya yang terbuka sampai malam dengan penjagaan dari Satuan Polisi Pamong Praja.***













