Internasional
Taliban Dalam Sebulan, Perlebar Kekuasaan dari 90 ke 345 Distrik Afghanistan

Pergerakan cepat Taliban sungguh luar biasa untuik menguasai wilayah Afghanistan dalam waktu satu bulan enam hari
FAKTUALid – Sungguh luar biasa kebangkitan dan gerakan Taliban dalam memperluas kekuasaan dan merebut kembali kendali pemerintahan di Afghanistan.
Dalam 20 tahun setelah digulingkan oleh koalisi militer pimpinan Amerika Serikat, kekuasaan Taliban memang mengecil. Namun bukan berarti habis dan mati.
Tersingkir dari pusat kekuasaan di Kabul, Taliban mempertahankan kekuasaan di 90 daerah.
Dari sana secara perlahan namun pasti para gerilyawan bukan saja berjuang mempertahankan daerah yang dikuasai namun memperlebar kendali ke wilayah lainnya.
Kehadiran pasukan AS dan sekutunya hanya bisa menghambat gerakan maju Taliban.
Namun begitu AS dan sekutunya memutuskan menarik pasukannya dari Afghanistan maka gerakan dan serbuan Taliban tak terbendung lagi.
Berdasarkan data yang dilansir bbc.com, pada 9 Juli 2021, Taliban hanya menguasai 90 kota utama distrik.
Namun dalam sebulan Taliban sudah mampu memberikan pukulan berat dan telak kepada pasukan pemerintah.
Satu persatu kota utama direbut hingga akhirnya masuk ke ibukota Kabul sebagai lambang naiknya kembali Taliban dan runtuhnya kekuasaan pemerintah di bawah pimpinan Presiden Ashraf Ghani.
Minggu 15 Agustus 2021 Taliban memastikan mengontrol kembali Afghanistan setelah Ashraf Ghani melarikan diri ke luar negeri.
Para gerilyawan kembali memegang kekuasaan. Sekarang Taliban menguasai 345 kota utama distrik. Naik begitu tajam dari 9 Juli.
Taliban dengan cepat menggesur kekuasaan pemerintah dari 141 menjadi hanya tinggal 12 kota. Taliban mampu memperkecil kota yang masih dalam pergolakan dari 167 menjadi hanya tinggal 41.
Pergerakan Cepat
Sabtu malam pejuang Taliban merebut Mazar-i-Sharif, benteng anti-Taliban yang merupakan kota besar terakhir di Afghanistan utara yang masih di bawah kendali pemerintah. Pada hari Minggu mereka merebut Jalalabad di sebelah timur Kabul.
Kota-kota besar lainnya di bawah kendali Taliban termasuk Kandahar dan Herat.
Taliban menguasai ibukota regional Zaranj pada tanggal 6 Agustus dan dalam 10 hari terakhir kemajuan mereka telah dipercepat di seluruh negeri.
Meskipun sebagian besar pasukan AS pergi pada bulan Juli, beberapa ribu kembali ke Kabul untuk membantu evakuasi personel Amerika dan sekutu dari ibukota.
Pasukan AS yang berbasis di luar Afghanistan melancarkan serangan udara terhadap posisi Taliban awal pekan ini, tetapi mereka gagal memperlambat kemajuan para pemberontak.
Taliban juga mengendalikan semua penyeberangan perbatasan utama, menurut Associated Press, meninggalkan bandara Kabul sebagai satu-satunya rute resmi ke luar negeri.
Bea masuk atas barang-barang yang memasuki negara itu melalui penyeberangan yang mereka kendalikan sekarang dipungut oleh Taliban – meskipun jumlah pastinya tidak jelas karena volume perdagangan telah turun akibat pertempuran.
Tapi, Islam Qala di perbatasan dengan Iran, misalnya, mampu menghasilkan lebih dari $20 juta per bulan.
Terganggunya arus impor dan ekspor berdampak pada harga barang-barang kebutuhan pokok di pasar, khususnya bahan bakar dan bahan makanan. ***















hatsSteag
8 Juni 2024 at 06:33
cheapest cialis 20mg The smaller it is the less it sticks outs and the less vulnerable you feel