Kesehatan
Walau Mudah, Olahraga Lari Butuh Persiapan

Foto: Istimewa
FAKTUALid – Ingin memulai gaya hidup sehat tetapi bingung dengan apa? Coba saja lari. Sejumlah pakar sepakat mengatakan lari memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan.
Salah satunya mencegah datangnya berbagai risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Dengan kata lain, hanya dengan lari, Anda bisa panjang umur.
Itulah sebabnya lari disebut sebagai olahraga yang murah meriah. Hal ini didasarkan pada hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American College of Cardiology (JACC) di tahun 2014.
Untuk pelari muda agar tidak melakukan kesalahan saat olahraga lari, seperti mengutip popmama, ada langkah-langkah yang harus dilakukan.
-Tetapkan tujuan sebelum berlari
Sebelum mulai berlari, pastikan sudah menentukan tujuan yang sederhana dan praktis agar nantinya selalu menjaga motivasi.
-Lakukan pemanasan
Ada beberapa cara pemanasan yang baik. Salah satunya yaitu dengan berjalan beberapa menit sebelum lari atau melakukan squat. Pemanasan tersebut bisa meningkatkan sirkulasi darah ke otot yang nantinya siap untuk melakukan kontraksi.
-Siapkan perlengkapan yang sesuai untuk lari
Hal pertama yang harus disiapkan yakni menggunakan sepatu yang dibuat khusus untuk lari karena sepatu lari berbeda dengan sepatu jalan pada umumnya. Sol sepatu dan bentuknya pun dibuat khusus untuk olahraga lari.
Selain itu, bisa juga menyiapkan aksesoris lainnya seperti wireless earphone, aplikasi khusus untuk berlari, dan smartwatch untuk memudahkan dan membuat nyaman ketika berlari.
-Konsisten menjadi kunci utamanya dalam berlari
Sebagai pelari pemula, membutuhkan sikap dan kesadaran akan ketekunan untuk mencapai tujuan. Dengan melakukan olahraga lari secara bertahap, pelari pemula bisa menentukan seberapa peningkatan kemampuan yang dimiliki.
-Terus menambah jarak lari secara bertahap
Menambah jarak lari ada batasannya yaitu maksimal 10 persen dari minggu sebelumnya. Misalnya, biasanya lari dengan jarak 20 km per minggu dengan race maraton. Dengan menggunakan peraturan 10 persen tadi, bisa menambah menjadi 22 km di minggu pertama, 25 km di minggu kedua, dan 40 km di minggu ke sepuluh.
-Lakukan pendinginan
Melakukan pendinginan merupakan salah satu langkah terakhir yang menjadi sangat penting bagi para atlet setelah berolahraga. Para pelari pemula juga tidak boleh menganggap hal ini tidak penting karena bisa mencegah dari beberapa penyakit seperti kram.***














