Connect with us

Kesehatan

6 Penyebab Benjolan di Vagina, Wajib Kamu Waspadai!

Diterbitkan

pada

penyebab benjolan di vagina

                                        ilustrasi: penyebab benjolan di vagina

FAKTUAL INDONESIA Menemukan benjolan di area vagina tentu bisa menjadi pengalaman yang mengkhawatirkan dan menimbulkan rasa cemas bagi banyak wanita. Namun sebelum panik berlebihan, penting untuk memahami bahwa tidak semua benjolan di area tersebut menandakan kondisi yang berbahaya. Memahami penyebab benjolan di vagina secara lebih mendalam bisa membantu kamu untuk lebih tenang dalam menghadapi kondisi ini sekaligus mengambil langkah penanganan yang tepat dan cepat. Benjolan di vagina bisa muncul dalam berbagai bentuk, ukuran, hingga tingkat keparahan yang berbeda-beda tergantung pada penyebab apa yang mendasarinya. Kondisi ini bisa dialami oleh wanita dari berbagai usia dan latar belakang kesehatan yang berbeda. Beberapa jenis benjolan mungkin tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali dan hilang dengan sendirinya, sementara yang lain bisa disertai rasa nyeri, gatal, atau bahkan demam yang memerlukan penanganan medis segera.

Berikut Faktualid.com rangkumkan untuk kamu dari berbagai sumber beberapa penyebab benjolan di vagina yang wajib kamu ketahui. Dengan mengetahuinya sejak dini, akan menjadi langkah penting agar kamu bisa segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

6 Penyebab Benjolan di Vagina, Wajib Kamu Waspadai!

  1. Kutil Kelamin

    Penyebab benjolan di vagina yang pertama dan cukup umum terjadi yaitu karena adanya infeksi virus human papillomavirus atau HPV yang menyebabkan kutil kelamin. Virus ini bisa menular melalui hubungan seksual maupun kontak dengan air cebok yang terkontaminasi, sehingga kebersihan area intim perlu selalu kamu jaga dengan baik.

    Kutil kelamin ini biasanya diawali dengan munculnya bintil-bintil kecil yang lama-kelamaan bisa menyatu dan membesar menyerupai kembang kol atau jengger ayam. Meski terlihat tidak berbahaya, kondisi ini perlu segera ditangani oleh dokter karena beberapa jenis kutil kelamin berpotensi berkembang menjadi kanker jika dibiarkan terlalu lama tanpa adanya penanganan yang tepat.

  2. Ingrown Hair

    Kebiasaan mencukur bulu kemaluan ternyata juga bisa menjadi salah satu penyebab benjolan di vagina yang sering tidak disadari oleh banyak wanita. Kondisi satu ini terjadi ketika rambut kemaluan yang tumbuh kembali setelah dicukur justru berkembang ke arah dalam kulit atau yang dikenal dengan istilah ingrown hair.

    Benjolan akibat ingrown hair ini biasanya berukuran kecil dan terkadang disertai rasa nyeri atau gatal yang mengganggu. Warnanya pun seringkali terlihat lebih gelap dari kulit sekitarnya dan pada beberapa kasus bisa berisi nanah jika terjadi infeksi yang tidak segera ditangani dengan baik.

  3. Varises

    Penyebab benjolan di vagina yang mungkin jarang terpikirkan yaitu karena varises yang tidak hanya bisa muncul di kaki, tetapi juga bisa terjadi di area kelamin wanita. Kondisi ini disebabkan oleh adanya pembengkakan pada pembuluh darah vena yang akhirnya membentuk benjolan di area kewanitaan.

    Benjolan akibat varises di area kelamin biasanya akan berwarna kebiruan dan berbentuk memanjang menyerupai pembuluh darah yang menonjol ke permukaan kulit. Kondisi ini cukup umum ditemukan pada wanita hamil maupun lansia, dengan perkiraan satu dari sepuluh wanita di kelompok tersebut pernah mengalaminya.

  4. Kelebihan Kulit

    Penyebab benjolan di vagina yang tidak perlu terlalu kamu khawatirkan adalah munculnya skin tag atau kulit lebih di area bibir vagina. Kondisi ini sepenuhnya tidak berbahaya dan umumnya tidak memerlukan penanganan medis maupun terapi khusus apapun dalam menanganinya.

    Namun, jika keberadaan skin tag tersebut terasa mengganggu kenyamanan sehari-hari, kamu tidak perlu khawatir karena kondisi ini bisa diatasi dengan prosedur operasi kecil yang relatif sederhana. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhanmu.

    Baca juga: 6 Cara Mengobati Bisul di Vagina Secara Alami, Kenali Juga Penyebabnya!

  5. Sumbatan Kelenjar Lemak

    Penyebab benjolan di vagina lainnya yang tidak perlu terlalu dikhawatirkan adalah tersumbatnya kelenjar lemak di area vagina. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar lemak yang terdapat di area tersebut mengalami penyumbatan dan akhirnya membentuk benjolan kecil berwarna putih kekuningan yang dikenal dengan istilah Fordyce spot.

    Meski jumlahnya bisa bertambah seiring bertambahnya usia, Fordyce spot termasuk kondisi yang sepenuhnya tidak berbahaya dan tidak memerlukan penanganan medis maupun terapi khusus apapun. Jadi, kamu tidak perlu panik jika menemukannya karena kondisi ini merupakan hal yang cukup umum dialami oleh banyak wanita.

  6. Kista di Vagina

    Kista vagina juga termasuk salah satu penyebab benjolan di vagina yang cukup sering ditemukan, terutama setelah proses persalinan. Kista ini biasanya terbentuk di dinding vagina dengan ukuran sekecil kacang dan umumnya merupakan akibat dari trauma yang terjadi selama proses melahirkan.

    Kista di dinding vagina umumnya tidak menimbulkan gejala yang berarti dan tergolong kondisi yang wajar dialami oleh wanita setelah melahirkan. Namun jika ukurannya semakin membesar dan mulai mengganggu kenyamanan saat berhubungan intim, maka segera konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter untuk mendapatkan rencana penanganan yang paling tepat.

Memahami berbagai penyebab benjolan di vagina di atas merupakan langkah penting bagi setiap wanita agar tidak panik berlebihan saat menemukan perubahan pada area intimnya. Beberapa di antaranya memang tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya, namun ada pula yang memerlukan penanganan medis segera. Oleh karena itu, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika benjolan yang kamu temukan terasa nyeri, semakin membesar, atau disertai gejala lain yang mengganggu kenyamanan sehari-hari.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement