Olahraga
9th World Youth Transnational Championships 2026 Digelar di Hefei, China

Kejuaraan dunia junior ini menjadi salah satu agenda penting WBF dalam pembinaan dan pengembangan bridge usia muda di berbagai negara.
Oleh: Bert Toar Polii
FAKTUAL INDONESIA: World Bridge Federation (WBF) resmi mengumumkan penyelenggaraan 9th World Youth Transnational Championships yang akan berlangsung di Hefei, China, pada 3–8 Agustus 2026. Upacara pembukaan dijadwalkan sehari sebelumnya, yakni 2 Agustus 2026.
Kejuaraan dunia junior ini menjadi salah satu agenda penting WBF dalam pembinaan dan pengembangan bridge usia muda di berbagai negara. Event ini bersifat transnasional, yang berarti pemain dapat membentuk pasangan maupun tim lintas negara tanpa harus mewakili negara masing-masing secara resmi.
Kejuaraan akan mempertandingkan nomor teams dan pairs dalam lima kategori usia, yaitu:
U26 Open
Women U26
U21 Open
U16 Open
U31 Open
Baik nomor teams maupun pairs akan dipertandingkan pada seluruh kategori tersebut.
Turnamen akan berlangsung di Hefei Fengda International Hotel, Hefei, ibu kota Provinsi Anhui, China. Kota Hefei dikenal sebagai salah satu pusat inovasi dan teknologi di China serta menjadi hub penting di kawasan Delta Sungai Yangtze.
Untuk biaya pendaftaran, WBF menetapkan entry fee sebesar €500 per tim dan €250 per pasangan. Khusus kategori U16 diberikan fasilitas gratis tanpa biaya pendaftaran.
WBF juga menginformasikan bahwa format pertandingan dan jadwal detail akan diumumkan lebih lanjut setelah jumlah peserta final diketahui. Saat ini draft schedule sudah tersedia di website resmi kejuaraan.
Kejuaraan ini diperkirakan akan menarik partisipasi pemain muda dari berbagai negara, termasuk negara-negara Asia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan pesat dalam bridge junior.
Bagi Indonesia, ajang ini bisa menjadi kesempatan penting untuk memberikan pengalaman internasional kepada pemain muda sekaligus mengukur kemampuan menghadapi pemain-pemain terbaik dunia di level junior.
Eligibility Peserta
Kejuaraan ini terbuka bagi pemain muda dari seluruh dunia dengan sistem transnasional, sehingga peserta dapat membentuk pasangan maupun tim lintas negara.
WBF menetapkan batas usia berdasarkan umur peserta pada tanggal 31 Desember 2026, yaitu:
U16 : maksimal 15 tahun
U21 : maksimal 20 tahun
U26 : maksimal 25 tahun
Women U26 : maksimal 25 tahun
U31 : maksimal 30 tahun
Dengan ketentuan tersebut, pemain yang lahir:
tahun 2011 atau sesudahnya berhak bermain di U16,
tahun 2006 atau sesudahnya untuk U21,
tahun 2001 atau sesudahnya untuk U26,
dan tahun 1996 atau sesudahnya untuk U31.
Karena bersifat transnasional, peserta tidak diwajibkan membentuk tim dari satu negara yang sama. Hal ini membuka peluang bagi pemain muda Indonesia untuk berpartner atau satu tim dengan pemain dari negara lain demi mendapatkan pengalaman internasional yang lebih luas.
Penulis sendiri pernah bertanding di hotel ini saat mengikuti APBF Championship 2025. Sekadar informasi, lokasi pertandingan ini sangat baik untuk penyelenggaraan event bridge internasional. Selain ruang pertandingan yang sangat luas, hotel dengan fasilitas bintang lima ini juga memiliki harga yang cukup terjangkau.
Mencari makanan di sekitar hotel sangat mudah dan harganya menurut Tukang Bridge relatif murah dibandingkan Jakarta.
Panitia menawarkan paket hotel sebesar 670 RMB atau sekitar Rp1.750.000 per hari yang sudah termasuk tiga kali makan. Untuk ukuran kejuaraan dunia dengan fasilitas hotel bintang lima di China, harga ini tergolong cukup murah dan menarik bagi peserta internasional.
Informasi lengkap mengenai registrasi, visa, hotel, dan regulasi pertandingan dapat dilihat pada website resmi WBF Championships. ***














