Nasional
Menko PM Muhaimin, Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 Momentum Penting Memperkuat Program Pemberdayaan Masyarakat

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar menyalami Presiden Prabowo Subisnto pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (Kemenko PM)
FAKTUAL INDONESIA: Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat A Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran koordinatif pemerintah dalam menyinergikan kebijakan dan program pemberdayaan masyarakat antara pemerintah pusat dan daerah.
Menurut Menko Muhaimin, Kementerian Koordantor (Kemenko) PM memiliki mandat strategis untuk memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan sosial, serta penguatan kapasitas masyarakat berjalan terpadu, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Baca Juga : Menkop Ferry Tekankan Koperasi Pesantren Dapat Menjadi Kakak Asuh Kopdes Merah Putih
“Arahan Presiden sangat jelas, kita harus berani menghadapi persoalan kemiskinan secara jujur dan bekerja secara nyata. Kemenko PM bertugas mengorkestrasikan agar intervensi negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama kelompok miskin dan rentan karena setiap rupiah yang dikeluarkan oleh APBN perlu dirasakan oleh masyarakat,” kata Menko Muhaimin yang hadir dalam Rakornas di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Seperti dilansir laman kemenkopm, Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan kesinambungan arah pembangunan nasional.
Baca Juga : Menko Pangan: Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 80 Juta Penerima pada Juni 2026
Melalui kesempatan ini, Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa, tanpa memandang latar belakang politik, golongan, maupun kepentingan, untuk bersatu dan berjuang bersama menghapus kemiskinan dari Indonesia.
Saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Prabowo mengingatkan bahwa meskipun Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar, masih banyak rakyat yang hidup dalam kesulitan dan hal tersebut harus dihadapi secara jujur dan bersama-sama.
“Kita harus paham bahwa kita masih menghadapi kesulitan. Kita masih menghadapi tantangan. Kita masih menghadapi kekurangan. Kita tahu bahwa rakyat kita masih banyak yang mengalami kesulitan hidup,” ujar Prabowo.
Baca Juga : KKN Tanggap Bencana UNP, Menko PM Muhaimin: Akan Membentuk Mahasiswa menjadi Pribadi Tangguh dan Lebih Dewasa
Menurut Prabowo, tantangan tersebut tidak boleh dihadapi dengan keraguan atau sikap menyerah, melainkan dengan tekad dan kerja nyata.
“Kita harus berjuang bersama-sama. Semua unsur, semua tingkatan, semua latar belakang, semua partai manapun. Kita harus bersatu, kita harus berjuang menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Kita tidak boleh menyerah, kita tidak boleh takut dengan kesulitan,” tegasnya.
Prabowo menekankan bahwa unsur kepemimpinan dan elit di berbagai bidang memiliki kewajiban moral untuk menjaga dan mengelola kekayaan bangsa agar dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat.
“Tugas saya, kewajiban saya adalah seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Prabowo. ***














