Olahraga
Legenda Bridge Jabar Kikik Hikmat Meninggal di Usia 81 Tahun

Kikik Hikmat (ketiga dari kiri) merupakan legenda bridge Jawa Barat (Jabar) karena mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk bridge. (Ist)
Oleh : Bert Toar Polii
FAKTUAL INDONESIA: Pagi ini bangun dari tidur langsung mendapat berita duka cita yang cukup mengejutkan.
Dalam berita tersebut disampaikan pemberitahuan dari keluarga menyatakan Kakek/Bapak Kikik Hikmat telah meninggal dunia pada tanggal 31 Oktober 2025 pukul 06.48 WIB. Pihak keluarga juga memohon dimaafkan bila semasa hidupnya almarhum mempunyai salah baik yang disengaja atau tidak disengaja.
Sebagai pemain yang telah berkecimpung di dunia bridge, penulis tidak asing dengan sosok yang akrab dipanggil Kang Kikik. Karena kami sering bertemu di meja bridge sejak akhir tahun 80an sampai saat ini.
Baca Juga : Indonesia Juara 3 & 4 E-Cup2 dan 7 Pemain Lolos ke Final The eBridge Cup 2025 Online
Ia merupakan legenda bridge Jabar karena mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk bridge. Bayangkan pemain yang lahir 27 Juni 1944, pada tahun 1975 telah lolos seleksi nasional sehingga berhak mewakili Indonesia. Pada saat itu usia 31 tahun masih tergolong pemain muda. Kala itu ia berpasangan dengan Almarhum Arwin Susanto. Mewakili Jabar atau Bandung sudah menjadi langganan sehingga jika ada tim Jabar atau Bandung baik di Kejurnas Bridge atau PON pasti ada nama Kikik Hikmat didalamnya. Lebih banyak sebagai pemain tapi juga kadang jadi pelatih atau Non Playing Captain.
Selain aktif sebagai pemain bridge, ia juga pelatih dan Pengurus Pengprov Gabsi Jabar. Selain itu ia juga rajin menulis dan bahkan sempat menjadi penulis kolom bridge di harian Pikiran Rakyat Bandung.
Selain itu ia juga menulis di Majalah Bridge Indonesia dan ketika penulis menjadi editor bulletin harian Kejurnas Bridge sering meminta agar Kang Kikik ikut menulis juga dan pasti akan diturutinya.
Sebagai pemain walaupun sudah pernah menjadi pemain tim nasional baik open maupun senior serta hamper tiap tahun mewakili Jabar, almarhum selalu tampil bersahaja sehingga membuat ia punya banyak kawan.
Boleh dikatakan tiada hari tanpa bermain bridge buat Kang Kikik Hikmat. Karena walupun sudah lansia ia juga terus mengikuti perkembangan bridge online. Jadinya, ia tidak gagap untuk bermain bridge online di Bridge Base Online.
Baca Juga : Bridge Bukan Judi Tapi Olahraga Otak
Kebetulan beberapa tahun terakhir ini, penulis terus bertanding dengan almarhum karena kita sama-sama anggota Garuda Indonesia Challenge. Selain menikmati permainan, penulis juga menikmati celetukan segar dari Kang Kikik Hikmat. Sayangnya karena sebagian besar anggota adalah orang Sunda maka banyak selipan bahasa Sunda yang membuat penulis bingung.
Di BBO ia menggunakan dua nick name yaitu Lahangtop dan kemudian setelah bergabung dengan Ganesha Bridge Club ia juga memakai nick name Ganesha601.
Kang Kikik Hikmat baru berhenti main BBO setelah ia divonis dokter menderita kanker hati. Prestasi terakhir Kang Kikik Hikmat untuk tingkat regional ketika ia menjadi juara nomor senior SEABF Championships 2024 di Margo City Depok.
Selamat jalan legenda bridge Jabar Kang Kikik Hikmat, namamu akan dikenang sepanjang masa oleh pencinta olahraga bridge. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap tabah. ***














