Ekonomi
Kelas Kakap! Aset Kripto Wintermute Rp 2,4 Triliun Berhasil Dibobol oleh Peretas

Aset Kripto Wintermute Rp 2,4 Triliun Berhasil Dibobol oleh Peretas (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Aksi peretas telah berhasil mencuri aset digital senilai sekitar US$ 160 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun dari perusahaan perdagangan crypto Wintermute.
Hal itu disampaikan oleh CEO perusahaan perdagangan cryptocurrency Wintermute, Evgeny Gaevoy dalam tweet-nya pada hari Selasa, dikutip Reuters, Rabu (21/9/2022).
“Pencurian itu menargetkan operasi keuangan terdesentralisasi Wintermute yang berbasis di London,” kata Gaevoy dalam sebuah tweet.
“Perusahaan, yang menyediakan likuiditas di seluruh pertukaran crypto utama dan platform perdagangan, tetap ingatkan setelah peretasan,” tambahnya.
Baca juga: Indonesia Bisa Jadi Pusat Aset Kripto Dunia, Bamsoet: Perlu Disiapkan Infrastrukturnya
Platform dan perangkat lunak keuangan terdesentralisasi, yang bertujuan untuk menyediakan layanan keuangan berbasis kripto tanpa “penjaga gerbang tradisional” seperti bank, telah menjadi sasaran banyak pencurian dalam beberapa tahun terakhir.
Sektor ini sedikit diatur dan korban kejahatan jarang memiliki jalan lain. Gaevoy dan Wintermute tidak segera menanggapi permintaan tanggapan.
Wintermute menyebut dia salah satu pemain terbesar di pasar crypto global. Dikatakan bahwa dia mengelola ratusan juta aset dan memperdagangkan lebih dari US$5 miliar per hari.
“Akan ada gangguan dalam layanan kami hari ini dan berpotensi untuk beberapa hari ke depan,” kata Gaevoy di Twitter, menambahkan bahwa masih ada sekitar 90 aset diretas.
“Jika Anda adalah pemberi pinjaman untuk Wintermute, sekali lagi, kami ingatkan, tetapi jika Anda merasa lebih aman untuk menarik kembali pinjaman, kami benar-benar dapat melakukannya,” pungkasnya.***










