Connect with us

Lifestyle

8 Tradisi Seks Aneh dari Seluruh Dunia, Minum Campuran Darah Haid hingga Curi Istri Orang

Diterbitkan

pada

tradisi seks aneh

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Setiap wilayah tentu memiliki tradisi masing-masing. Dari jutaan tradisi yang ada, tentu diantaranya dianggap aneh orang banyak orang, tak terkecuali berkaitan dengan seksual. Namun, tahukah Anda, terdapat tradisi seks aneh dan nyeleneh dari berbagai belahan dunia yang mungkin tak terpikirkan.

Seks merupakan kebutuhan dasar manusia yang berkaitan dengan kenikmatan serta fungsi reproduksi. Bereksperimen dengan berbagai barang di kamar tidur adalah hal yang sangat umum dilakukan orang. Baik itu mencoba berbagai posisi seks atau mainan seks, semuanya cukup mengasyikkan dan gila pada saat bersamaan.

Pengalaman seperti ini membantu menjaga percikan dan kesenangan tetap hidup dalam hubungan. Disisi lain, ada beberapa tradisi seks aneh dari seluruh dunia, mulai dari suku yang para prianya meminum sperma, hingga minum campuran darah haid. Meski dianggap aneh, tradisi tersebut diwariskan secara turun-temurun.

Baca juga: 17 Rekor Dunia Teraneh yang Pernah Dicatat, Nyeleneh dan Absurd!

Berikut beberapa tradisi seks aneh dari seluruh dunia yang telah faktualid.com rangkum dari timesofindia dan sumber lainnya.

1. Suku Sambia, meminum sperma

tradisi seks aneh

Ilustrasi Suku Sambia (Foto: Istimewa)

Tradisi seks aneh di dunia yang pertama yaitu Suka Sambia di Papua Nugini. Para penduduk laki-laki disana diharuskan meminum sperma dari pria yang lebih tua sebagai kewajiban ketika pria sudah dianggap dewasa. Hal ini dianggap mereka bisa membantu pertumbuhan tubuh dan menjaga kekuatan.

Anak laki-laki di suku tersebut juga dijauhkan dari kehadiran seluruh perempuan sejak usia 7 tahun dan tinggal hanya dengan para laki-laki selama 10 tahun. Selama itu, kulit mereka ditindik untuk menghilangkan kontaminasi apapun dari para wanita.

Advertisement

Untuk alasan tertentu, mereka juga sering mengalami mimisan dan muntah akibat mengkonsumsi banyak sekali tebu. Ketika mereka dikembalikan ke sukunya, mereka tetap melanjutkan kebiasaan mengeluarkan darah dari hidung di waktu yang bersamaan dengan siklus menstruasi istri mereka.

2. Pedesaan Austria, memberi apel rasa ketiak kepada pasangan

Di pedesaan Austria, wanita muda melakukan tarian tradisional di mana mereka memasukkan irisan apel di ketiak mereka. Setelah tarian selesai, para wanita pergi ke pria yang mereka sukai dan menawarinya apel tersebut, yang nantinya dimakan oleh seorang pria.

Tradisi aneh ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa pria akan selalu memanjakan diri dalam kenikmatan seksual.

3. Sekte Baul, minum campuran darah haid

tradisi seks aneh

Ilustrasi suku baul (Foto: Istimewa)

Tradisi seks aneh berikutnya yaitu meminum campuran darah haid, Sekte Baul. Praktik ini dilakukan ketika seorang menstruasi pertama. Nantinya darah tersebut akan ini diminum oleh keluarga dan teman-teman sang gadis.

Sebelum itu, darah haid di akan dicampur dengan kapur barus, susu, dan gula. Setelah itu, barulah diminum. Sekte agama dan komunitas musik pengembara di India dan Bangladesh ini percaya kekuatan spiritual masih melibatkan 4 hal, yakni darah menstruasi, benih, urine, dan kotoran.

Para pria hanya menghasilkan tiga di antaranya, sedangkan wanita memiliki lengkap keempatnya. Maka dari itu, penting bagi pria untuk meminum darah haid agar melengkapi unsur spiritual di suku tersebut.

Advertisement

4. Suku Mangia, anak laki-laki muda tidur dengan wanita tua

Tradisi seks aneh lainnya yang juga datang dari Selandia Baru yakni Mangia. Mangaia adalah bagian paling selatan dari kelompok selatan Kepulauan Cook, sebuah negara bagian yang berpemerintahan sendiri dalam asosiasi bebas dengan Selandia Baru di Samudra Pasifik Selatan.

Pulau ini terkenal karena tradisi seksual yang aneh di mana anak laki-laki yang telah memasuki usia 13 diharuskan berhubungan seks dengan wanita yang lebih tua untuk mengajari mereka trik mengenai bagaimana menyenangkan pasangannya.

Baca juga: 8 Cara Menghindari Catfishing di Media Sosial Beserta Ciri-Cirinya

Bisa dibilang wanita tua tersebut sebagai mentor yang mengajarkan semua hal tentang seks, seperti konsep berhubungan badan hingga posisi seks. Alih-alih mengajarkan menggunakan kondom, para mentor justru berbagai tips memperlakukan perempuan agar bisa mencapai orgasme berkali-kali.

5. Suku Woodabe, mencuri istri orang

tradisi seks aneh

Ilustrasi calon pengantin laki-laki suku Woodabe saat upacara Gerewol (Foto: commons.wikimedia.org)

Salah satu tradisi seks aneh di belahan adalah mencuri istri orang oleh Suku Woodabe. Suku yang berada di Afrika ini mempunyai tradisi bernama festival Gerewol. Pada festival tersebut, laki-laki akan berdandan untuk menarik perempuan-perempuan yang telah bersuami.

Jika berhasil, laki-laki tersebut berhak menikahi wanita yang berhasil dipikat, yang mana statusnya masih menjadi istri orang lain. Nantinya, wanita tersebut harus meninggalkan suaminya dan menempuh hidup baru bersama laki-laki yang merayunya.

Dengan begitu, perempuan ini akan menjadi istri kedua dan tinggal bersama istri masa kecil dari laki-laki yang memikatnya.

Advertisement

6. Iran, nikah mut’ah

tradisi seks aneh

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Sebagian dari Anda mungkin sudah tidak asing ketika mendengar tradisi satu ini. Nikah mut’ah atau nikah kontrak adalah tradisi seks aneh yang umum bagi penduduk di Iran. Laki-laki dan perempuan dapat mengikat hubungan dalam pernikahan dengan jangka waktu tertentu.

Ikatan ini biasanya memiliki jangka waktu cukup singkat, bisa hitungan bulan, minggu, bahkan sehari. Ketika kontrak habis, mereka bisa memutuskan untuk melanjutkan hubungan atau menyudahinya.

7. Suku Kreung, gubuk cinta untuk gadis remaja

tradisi seks aneh

Suku Kreung, gubuk cinta untuk gadis remaja (Foto: Istimewa)

Suku Kreung di Kamboja membangun gubuk cinta untuk gadis remaja di komunitas mereka. Menariknya, anak laki-laki yang berbeda menghabiskan malam berturut-turut di sini, sampai gadis itu menemukan pasangan yang cocok, yang dinyatakan sebagai cinta dalam hidupnya.

Namun, tradisi ini sudah tidak banyak dilakukan. Pasalnya, pada 2003 sebuah tindakan seksual agresif dari non-lokal membuat tradisi seks aneh yang berasal dari suku Kreung ini memudar. Kini, gubuk-gubuk cinta yang menyatukan dua insan ini jarang dijumpai dan tidak banyak yang menggunakannya lagi.

8. Suku di Chattisgarh, remaja melakukan seks tanpa ikatan emosional

Tradisi seks aneh di dunia yang terakhir adalah Suku di Chattisgarh. Pemuda suku Muria dikirim ke asrama campuran yang disebut “ghotul”, di mana mereka tinggal dalam jarak dekat dan diharapkan untuk melakukan aktivitas seksual.

Di beberapa ghotul, remaja ditempatkan dalam hubungan monogami sementara di ghotul lain, mereka dilarang menjadi terikat secara emosional dengan pasangannya.***

Baca juga: Perjanjian Pra Nikah Ben Affleck dan JLo : Seks 4x Seminggu

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement