Connect with us

Gadget

8 Cara Menghindari Catfishing di Media Sosial Beserta Ciri-Cirinya

Avatar

Diterbitkan

pada

cara menghindari catfishing

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Semenjak berkembangnya media sosial, banyak kasus yang merugikan di dunia maya dan dikaitkan dengan catfishing. Banyak orang yang mencari tahu  cara menghindari catfishing ketika menggunakan media sosial. Sebenarnya apa itu catfishing?

Catfishing merupakan sebuah sebutan untuk menggambarkan seseorang yang menggunakan informasi palsu untuk membuat identitas baru di media sosial atau platform online lainnya.

Umumnya, seseorang akan membuat akun medsos menggunakan foto orang lain atau diedit untuk memalsukan identitas setelah mencuri identitas dari orang lain. Motif aksi ini sendiri sebenarnya cukup beragam, yang paling umum adalah tidak percaya diri akan identitas asli hingga melancarkan rencana untuk aksi penipuan yang merugikan.

Baca juga: Kenali 4 Bahaya Oversharing di Media Sosial bagi Kesehatan Mental

Pelaku akan melakukan pendeketan kepada korban. Jika korban merespon positif, pelaku akan melajutkan misinya dan disinilah Anda perlu berhati-hati. Sebab, konektivitas tersebut bisa memunculkan masalah baru. Sebelum itu terjadi, ketahui cara menghindari catfishing akan Anda tidak menjadi korban.

Berikut beberapa cara menghindari catfishing di media sosial yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

Advertisement

1. Periksa data pribadi orang tersebut

Cara menghindari catfishing yang pertama yaitu mengecek data pribadi orang tersebut. Pelaku catfishing tentu tidak akan menggunakan identitas dan foto asli. Untuk memastikannya, coba cari informasi di internet atau media sosial lainnya.

Tak lupa memeriksa asal tempat pendidikan atau tempat kerjanya. Jika orang tersebut cukup dekat, tanyakan dengan sejumlah yang mungkin mengenalnya. Bila Anda menemukan kecurgiaan, putuskan komunikasi dengannya agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Jangan memberikan informasi pribadi

Kemudahan beselancar di dunia maya saat ini sungguh mempermudah dalam segala aspek, termasuk berkenalan dengan orang lain. Bukan bermaskud untuk berprasangka buruk, namun sebaiknya Anda berhati-hati dengan tidak memberikan informasi bersifat pribadi.

Jika masih dalam sesi perkenalan, cantumkan informasi yang universal. Semisal dirinya menanyakan alamat, cukup beri tahu “Jakarta Selatan” atau “Mampang” saja. Apalagi jika meminta rekening tabungan atau KTP karena tidak lazim.

3. Jangan sungkan bertanya

Cara menghindari catfishing berikutnya yaitu jangan sungkan dalam bertanya. Keruk informasi tentang dirinya sedalam mungkin dan jangan ragu untuk bertanya. Apabila dia benar orang “normal”, tentu akan menjawab pertanyaan yang diberikan.

Advertisement

Jika orang tersebut tidak bisa menjawab pertanyaan yang Anda berikan, curigailah dirinya sebagai pelaku catfishing. Bila kecurigaan sudah terlihat, akan lebih baik menghentikan pembicaraan dengannya sebelum terperosok lebih jauh.

4. Cek pengikut

Untuk mengetahui bahwa Si dia benar-benar pelaku catfishing atau tidak, coba cek akun sosial media seperti Instagram, Twitter, dan Facebook. Dari sana, akan terlihat apakah itu fake account atau tidak. Lebih baik lagi kalau ada mutual friends. Jika dirasa aneh, sebaiknya hentikan.

5. Jangan terbawa perasaan

 

cara menghindari catfishing

Cara menghindari catfishing (Istimewa)

Salah satu cara menghindari catfishing adalah jangan terbawa perasaan atau baper. Kasus ini biasanya terjadi di aplikasi kencan online yang berhubungan dengan lawan jenis. Semisal wanita, jangan terhayut dalam rayuan, gombal, dan pujian yang diberikan.

Bisa saja mulut manis-nya hanya digunakan untuk melancarkan aksi jahatnya. Maka dari itu, perhatikan dan berhati-hati ketika mencari pasangan melalui aplikasi kencan online karena sangat rawan tindak kejahatan.

Baca juga: 8 Dampak Media Sosial Sisi Positif dan Negatif yang Harus Anda Ketahui

6. Pahami modus penipuan

Semakin berkembangnya teknologi, banyak orang tidak bertanggung jawab yang menyalahgunakan fasilitas tersebut. Sebagai langkah pencegahan, cari informasi mengenai catfishing dan bagaimana ciri-cirinya.

Advertisement

Jika mempunyai teman yang memiliki pengalaman buruk menganai hal tersebut, coba dengarkan dan jangan menghakimi. Jadikan itu sebagai pelajaran buat Anda supaya tidak mudah tertipu.

7. Hindari memberi foto tanpa busana

Sebenarnya, hal ini dilakukan pelaku ketika korban memberikan respon positif. Karena tidak mungkin jika pelaku baru mengenali korban dan langsung meminta foto tanpa busana.

Menurut Guru Besar Studi Media Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR), Prof. Dra Rachmah Ida, M Comms, PhD, korban catfishing paling banyak terjadi pada perempuan, yang dikutip dari news.unair.

Dirinya mengatakan ini terjadi karena adanya stereotip bahwa perempuan adalah kaum lemah dan mudah dibohongi. Sehingga pelaku catfishing baik laki-laki atau perempuan lebih banyak menyasar korban perempuan. Itulah alasan supaya tidak mengirimkan foto tanpa busana kepada siapapun.

Tak sedikit kasus kejahatan melalui aplikasi kencan online yang diawali dengan mengirimkan foto pribadi tanpa busana. Pelaku bisa saja mengancam untuk menyebarkan foto Anda ke publik.Sebagai timbal baliknya, Anda mungkin akan dimintai sejumlah uang, bahkan melakukan hubungan seksual.

Advertisement

8. Beritahukan dengan teman

Cara menghindari catfishing yang terakhir adalah memberi tahu teman dekat. Bertemu seseorang melalui aplikasi kencan online terkadang akan muncul rasa cangung, ragu, dan takut. Apabila Anda memiliki kekhawatiran, lebih baik beritahukan dengan teman terdekat.

Teman atau sahabat dapat memberikan masukan dan membantu mengetahui tanda-tanda bahaya yang mungkin tidak Anda sadari.

Ciri-ciri catfishing

Berikut ini ciri-ciri catfishing yang dibisa dikenali:

  • Menolak untuk menunjukkan wajah
  • Berlebihan dalam menggambarkan dirinya
  • Menunjukkan perilaku yang sangat romantis
  • Meminta sejumlah uang atau informasi berharga

Itulah beberapa cara menghindari catfishing beserta ciri-cirinya. Perlu diketahui, tidak semua orang asing yang ingin berkenalan adalah orang jahat atau catfishing. Untuk menilainya, kenali orang tersebut.

Jika dirinya menunjukkan gelatat aneh yang menimbulkan kecurgiaan, jauhi dan tinggal orang tersebut agar Anda tidak menjadi korban catfishing karena tindakan kejahatan di dunia maya sangat rawan.***

Baca juga: 6 Cara Bijak Pakai Media Sosial yang Perlu Diperhatikan dan Tetap Aman

Advertisement
Lanjutkan Membaca