Connect with us

Olahraga

Bamsoet: IMI DKI Harus Mampu Menjadi Teladan Bagi IMI Provinsi Lain

Avatar

Diterbitkan

pada

Ketua PP IMI Bambang Soesatyo di podium Rakerprov IMI DKI. (Ist).

Ketua PP IMI Bambang Soesatyo di podium Rakerprov IMI DKI. (Ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengajak seluruh keluarga besar IMI untuk bersama-sama mempersatukan dan membesarkan semua elemen yang terkait dengan otomotif di Indonesia.

Pembinaan dan penjaringan atlet otomotif berprestasi, penyelenggaraan event otomotif bertaraf nasional dan internasional, dan kolaborasi dunia otomotif dengan pariwisata melalui pengembangan sport tourism, harus terus ditingkatkan.

“IMI DKI Jakarta adalah ‘rumah’ bagi begitu banyak klub dan komunitas otomotif di Jakarta. Karenanya, IMI Provinsi DKI Jakarta harus mampu menjadi contoh dan teladan bagi IMI Provinsi-provinsi lain, khususnya dalam menyukseskan program Tanda Klub Terdaftar dan Kartu Tanda Anggota IMI,” ujar Bamsoet saat menutup Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) IMI DKI Jakarta, di Jakarta, Kamis (14/3/22).

Bamsoet yang juga Ketua DPR RI dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, melalui penyelenggaraan Rakerprov secara periodik, akan terbangun sinergi dan semangat kolaborasi yang akan memperkuat soliditas organisasi.

Forum ini akan menjadi media konsolidasi antar bidang, dimana masing-masing bidang dapat saling memberikan masukan, saling menopang, dan saling menguatkan satu sama lain.

Advertisement

“Rakerprov juga menjadi sarana untuk melakukan introspeksi diri. Melihat kembali implementasi berbagai program kerja yang telah dicanangkan, dan selanjutnya melakukan evaluasi untuk memperbaiki kinerja organisasi yang dirasakan belum optimal. Dengan demikian, organisasi IMI di setiap provinsi dapat terus berkembang maju, dan terus memberikan kontribusi positif sebagai ‘kepanjangan tangan’ dari IMI Pusat yang ada di daerah,” urai Bamsoet.

Bamsoet menambahkan, menuturkan, hingga Januari 2022 tercatat jumlah sepeda motor di DKI Jakarta mencapai 17,4 juta unit dan jumlah mobil mencapai 3,6 juta unit. Dengan banyaknya jumlah kendaraan bermotor, yang tidak berbanding lurus dengan terbatasnya sarana pendukung mobilitas seperti sarana prasarana jalan, menjadikan DKI menjadi salah satu daerah dengan tingkat kerawanan kecelakaan lalulintas yang tinggi.

“Dalam kaitan ini, salah satu program IMI DKI yaitu safety riding dan rescue, tentunya menjadi bagian dari kontribusi IMI DKI Jakarta untuk meningkatkan keselamatan berkendara. Selain itu, IMI DKI juga aktif dalam menyelenggarakan berbagai event otomotif sepeti racing, digital dan enviro yang sampai saat ini terus berjalan dan selalu bergerak dengan dukungan klub-klub mobility. Sehingga, IMI DKI Jakarta mampu menjadi rumah bagi para pembalap dari lintas generasi, baik senior maupun junior,” pungkas Bamsoet. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement