Olahraga
Tampil Buruk di MotoGP 2021, Rossi: Aerodinamika Butuhkan Fisik Lebih Prima

Valentino Rossi buka suara kesulitan yang dialami dirinya. (ist)
FAKTUALid – Pembalab legendaris MotoGP, Valentino Rossi (Yamaha SRT Petronas/Italia), menjelaskan aerodinamika telah membuat motor MotoGP sekarang ini lebih menuntut fisik walau tak merubah gaya berkendara meski lebih dipengaruhi faktor ban dan rem.
Meski mesin 500cc, 990cc, 800cc dan 1000cc. Dua dan empat tak. V4, Inline4 dan V5. Honda, Yamaha, dan Ducati. Pabrik dan elektronik standar. Ban Michelin dan Bridgestone. Sayap dan perangkat tinggi-kendaraan – Rossi telah mencoba semuanya selama 22 tahun berkarir di kelas utama. Dirinya menilai faktor fisik sekarang lebih menonjol untuk pencapaian prestasi terbaik.
Diakui Rossi, perubahan teknis utama membutuhkan adaptasi yang sesuai dalam gaya berkendara. Dipergunakannya sayap mewakili perubahan visual terbesar untuk motor MotoGP dalam beberapa tahun terakhir. Rossi menegaskan bahwa dasar-dasar ban dan rem yang kurang glamor memiliki dampak terbesar pada teknik berkendara modern.
“Bagi saya dalam beberapa tahun terakhir, gaya berkendara telah berubah, terutama posisi di atas motor dan bagaimana semua orang maju dengan kepala, bahu, dan siku mereka,” kata Rossi dilansir Crash.net. “Bagi saya juga cara mendekati tikungan, garis, telah banyak berubah karena sekarang dengan motor, ban, dan rem ini, Anda dapat memasuki tikungan jauh lebih cepat. Jadi, Anda berkendara dengan cara yang sedikit berbeda dibandingkan dengan lima balapan tahun sebelumnya,” jelas Rossi.
Itu sebab hingga GP Belanda, pembalap berjuluk The Doktor ini sering kali mengalami kesulitan dan gagal finis. Ini menjadikan masa sulit Rossi sepanjang karier sebagai pembalap MotoGP. ***













