Connect with us

Olahraga

Denmark Open 2025: Kandaskan Unggulan Utama Yu Qi Raih Juara, Jonatan Putus Rantai Paceklik Gelar Juara Tunggal Putra Sejak Simon Santoso Tahun 2009

Diterbitkan

pada

 

Denmark Open 2025: Kandaskan Unggulan Utama Yu Qi Raih Juara, Jonatan Putus Rantai Paceklik Gelar Juara Tunggal Putra Sejak Simon Santoso Tahun 2009

Jonatan Christie di podium juara. (Foto : istimewa)

FAKTUAL -INDONESIA: Tunggal putra non Pelatnas, Jonatan Christie, tampil luar biasa mengandaskan unggulan utama Shi Yu Qi (China) melalui rubber game 13-21, 21-15 dan 21-15 meraih gelar juara turnamen Denmark Open 2025, Minggu (19/10/2025), di Jyske Bank Arena Odense, Denmark.

Keberhasilan ini sekaligus memutus mata rantai paceklik juara tunggal putra di Denmark Open, setelah terakhir pemain Indonesia yang berhasil mengukir juara adalah Simon Santoso di tahun 2009 lalu.

Baca Juga : Denmark Open 2025: Tekuk Bintang Muda Bersinar Alex Lanier, Jonatan Christie Tantang Shi Yu Qi di Final

“Yang pertama Puji Tuhan bisa kembali juara di Super 750,” kata Jonatan usai pertandingan. “Dan lawan Shi Yu Qi selalu tidak mudah karena dia pemain yang sangat matang. Tetapi saya melakukan semaksimal yang saya bisa karena di sini kondisinya menang angin, kalah angin juga. Jadi ya strateginya sangat berpengaruh,” lanjutnya.

Kalah angin menjadikan Jonatan menyerah di game pertama. “Game pertama yang bikin kalah karena kondisi anginnya,” buka Jonatan. ” Dari semifinal kemarin itu cukup kencang, strategi saya kurang tepat jadi saya kalah,” lanjutnya.

Advertisement

Sedang kunci kemenangan karena dirinya diuntungkan di sisi lapangan yang menang angin. “Yang menjadi penentu kemenangan sebenarnya di game ketiga awal, dimana saya berada di sisi lapangan yang sama,” katanya. “Jadi itu titik poin pentingnya,” tambahnya.

Baca Juga : Denmark Open 2025: Catat Kemenangan Hat-trick atas Wei Keng/Wang Chang, Fajar/Fikri Melesat ke Final

Jonatan mengatakan juara diraihnya karena melalui proses panjang. “Gelar juara Denmark pastinya bukan hanya sekedar juara,” ucap Jonatan. ” Tetapi ini adalah hasil dari proses beberapa bulan belakangan ini yang ngga mudah buat saya. Ada beberapa problem di badan saya, yang pelan-pelan saya harus balikkin kondisinya dulu, balikkin sakit-sakitnya dulu dan sampai akhirnya hasilnya bisa mengikuti di dua pertandingan belakang ini,” jelasnya.****

Lanjutkan Membaca
Advertisement