Connect with us

Olahraga

Asa Barty Persembahkan Emas di Tahun Emas di Grand Slam Prancis Terbuka

Diterbitkan

pada

 

Petenis putri nmer satu dunia, Ash Barty, melambaikan tangah usai sukses ke putaran kedua Prancis Terbuka. (rolandgarros.com)

FAKTUAlid – Petenis putri nomor satu dunia, Ashleigh Barty (Australia), harus berjuang keras menyudahi perlawanan Bernarda Pera (Peru) dengan kemenangan tiga set 6-4, 3-6 dan 6-2 untuk lolos ke putaran kedua Grand Slam lapangan tanah liat (clay) Prancis Terbuka 2021, Selasa (1/6/2021), di Kompleks Roland Garros Paris, Prancis.

Barty , unggulan utama, berhasil melewati Pera yang kini menempati peringkat 70 dunia dengan berjuang selama dua jam. Ia berusaha keras untuk mencapai babak kedua, menghadapi cedera pinggul saat kembali ke Roland-Garros kali ini.

Ashleigh Barty hadir di Roland-Garros 2021, bertekad keras untuk menghormati ulang tahun emas untuk membuat teman dan mentornya Evonne Goolagong Cawley bangga.

Sudah 50 tahun sejak Evonne Goolagong Cawley memenangkan gelar pertama dari tujuh gelar Grand Slam di Paris, tempat yang sama di mana Barty mendapatkan gelar mayor perdananya dua tahun lalu.

Advertisement

“Sangat sulit untuk mengungkapkan dengan kata-kata seberapa besar dampak yang telah dibuat Evonne, tidak hanya dalam budaya tenis di Australia tetapi juga sikap dan saya pikir cara orang mendekati tenis mereka dan menikmati tenis mereka,” kata Barty tentang mentornya seperti dilansir situs resmi turnamen. “Dia memiliki karir yang luar biasa. Keanggunan dan keanggunannya di lapangan tidak ada duanya. Itu sangat luar biasa. Saya pikir sebagai pribadi cara dia membantu membentuk dan membimbing seluruh generasi pemuda pribumi, dan juga anak laki-laki dan perempuan di seluruh Australia sangat luar biasa,” sambungnya.

Menurut Barty, sosok Cawley merupakan contoh sempurna. “Saya pikir ketika Anda memiliki hari peringatan seperti ini, Anda sedikit mengenang dan memahami seberapa besar dampak yang mereka miliki,” tutur Barty. “Evonne bagi saya adalah contoh sempurna untuk itu. Saya tidak berpikir ada orang yang lebih ikonik atau lebih spesial dalam tenis di Australia yang memiliki dampak seperti itu. Mudah-mudahan kita semua bisa membuatnya bangga minggu ini, mengetahui bahwa dia tidak ada di sini, ” tambah Barty.

Barty memperpanjang rekor kemenangannya di Roland-Garros menjadi delapan pertandingan ketika sukses lolos ke putaran. “Anda tidak bisa memenangkan pertandingan jika Anda menyerah, jadi hari ini adalah tentang pergi ke sana dan tidak menyerah,” kata Barty yang harus kerja keras di laga pembukanya.

Semua tampak mulus bagi Barty setelah set pertama, sebelum pemain berusia 25 tahun itu menerima timeout medis pada pinggul kiri yang bermasalah, yang pertama kali dirasakan pada akhir pekan. Ia berjuang keras memberikan segalanya secara fisik dan mental untuk maju.

“Saya pikir setiap pertandingan yang saya mainkan, menjadikan pengalaman berbeda,” aku Barty. ” Apakah itu lawan atau tantangan fisik, saya merasa Anda belajar mengatasinya dan Anda belajar menerimanya,” lanjutnya.

Advertisement

Barty dapat mengatasi semuanya, termasuk ketakutan saat kembali ke Roland-Garros. Ia kini bertekad terus melaju untuk mengukir tinta emas dengan meraih emas (juara) di Roland Garros untuk mengisi Tahun Emas sang idolannya Cawley. (***)

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement