Olahraga
APG 2022 Solo: Atlet Boccia Indonesia Menjaga Asa Meraih Podium

Atlet boccia Indonesia Fendy Kurnia Pamungkas melakukan lemparan dalam pertandingan melawan Ramon Rey Emmanuel Apilado asal Filipina di nomor Men Individual kelas BC1 cabang olahraga boccia 11th ASEAN Para Games 2022. Pertandingan ini digelar di GOR Fakultas Olahraga UNS, Surakarta. Selasa, 2 Agustus 2022. Kurnia Pamungkas mengguli lawannya dengan skor 4-2. (Foto: INASPOC/Agustinus Tri Mulyadi)
FAKTUAL-INDONESIA: Para atlet boccia Indonesia masih menjaga asa untuk mampu naik ke podium di ajang ASEAN Para Games (APG) XI Solo. Atlet Indonesia masih berjuang untuk mendapatkan poin kemenangan.
“Kualitas atlet Thailand memang lebih baik tapi kita tetap berusaha di pertandingan ketiga ini. Hari ini di pertandingan pertama anak -anak mampu bermain optimal dan bisa meraih kemenangan,” jelas Pelatih Kepala Boccia Indonesia, Muhammad Bram Riyadi di Hall FKOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (2/8/2022).
Pihaknya berharap di pertandingan ketiga dan terakhir bisa bermain optimal dan meraih podium. Atlet Indonesia masih harus berjuang besok untuk menentukan siapa yang berhak naik ke podium juara.
“Untuk target, kita terus mencoba dan berusaha terus untuk mendapat target 1 medali emas,” jelasnya lagi.
Pada pertandingan hari ketiga ini, sejumlah atlet Indonesia meraih kemenangan. Berikut hasil pertandingan atlet Indonesia dari cabor boccia hari ini;
Atlet Indonesia Muhamad Afrizal Syafa berhasil mengalahkan Leon Joey De dari Filipina di kelas BC1 dengan skor 8-0.
Atlet Indonesia lainnya, Handayani yang turun di kelas BC1 individual putri menang atas Touny Onemouy dengan skor 12-0.
Faris Sugiarta mengalahkan atlet Kamboja, Pich Karay di kelas Individual pria BC4 dengan skor 10-4
Kemenangan juga diraih Fendy Kurnia Pamungkas atas atlet Filipina, Ramon Reyemmanuel Apilado dengan skor 4-2 dikelas individual pria BC4.
Atlet Felix Ardi Yudha juga menang atas atlet Malaysia, Mohammad Syafiq Bin Mohd Noh di kelas individual pria BC2 dengan skor 5-3.
Sedangkan Muhammad Bintang Satria Herlangga yang turun di kelas individual pria BC2 kalah dari atlet Thailand, Watcharaphon Vongsa dengan skor 2-8
Atlet boccia putri Suci Kirana juga harus mengakui keunggulan atlet Singapura Toh Sze Ning dengan skor 1-6 di kelas BC3.
Rexus Ohee juga harus mengakui keunggulan atlet Singapura, Aloysius Gan Kai Hong dengan skor 1-8 di kelas individual pria BC3.
Yulia Widya Pangestika juga kalah dari atlet Thailand Juthamat Rattana dengan skor 3-5 di kelas individual wanita BC3.
Atlet unggulan Indonesia Gischa Zayana menang atas Keat Channy dari Kamboja dengan skot 10-0 di kelas individual wanita BC2.
Febriyanti Vani Rahmadhani yang turun di kelas individual wanita BC2 kalah dari atlet Kamboja Sorn Sas dengan skor 3-4.
Wening Prabawati menang atas atlet Tlailand, Chalisa Khiawjantra 4-3 di kelas BC4.
Sedangkan atlet Indonesia Muhamad Afrizal Syafa menang 10-3 atas atlet Singapura Neo Kah di kelas individual pria BC1.
APG Solo 2022 diikuti 11 negara Asia Tenggara dengan mempertandingankan 14 cabang olahraraga. Ajang ini juga melibatkan Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kemenpora sebagai mitra INASPOC (Panitia Pelaksana ASEAN Para Games 2022) dalam pengelolaan dana sponsor. ****













