Connect with us

Olahraga

Penuh Makna, Ketua Panitia Larasati Tegaskan “Patriot Run Indonesia Emas” Siap Digelar Gelorakan Pariwisata Bekasi

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Penuh Makna, Ketua Panitia Larasati Tegaskan “Patriot Run Indonesia Emas” Siap Digelar Gelorakan Pariwisata Bekasi

R Larasati (kedua dari kanan), Ketua Panitia Pelaksana “Patriot Run Indonesia Emas” dalam acara jumpa pers di Media Centre Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (8/7/2025). (Ist)

FAKTUAL INDONESIA:  Ketua Panitia Pelaksana, R Larasati mengemukakan  lomba lari bertajuk “Patriot Run Indonesia Emas” sudah siap digelar di Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Minggu (21/9/2025). Pelaksanaan “Patriot Run Indonesia Emas” diharapkan penuh makna bagi para peserta dari seluruh Tanah Air karena mengusung tujuan yang merangkai sejarah masa lalu dan harapan masa depan yang gemilang.

Dalam acara jumpa pers di Media Centre, Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta, Selasa (8/7/2025), Larasati mengemukakan, dengan dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kotamadya Bekasi, Patriot Run Indonesia Emas diharapkan mampu menghadirkan ribuan peserta dengan target sukses penyelenggaraan, prestasi dan pemberdayaan ekonomi serta menggelorakan pariwisata Bekasi dan Jabar.

Baca Juga : Menpar Widiyanti Senang Jalin Kerja Sama dengan Gubernur Pramono untuk Kembangkan Pariwisata Jakarta

Hadir juga dalam acara jumpa pers itu Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Raden Isnanta mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, Ricky Suhendar yang mewakili Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, dan mantan pelari nasional Maria Lawalata yang menjadi inisiator lomba ini.

“Tentu kami sudah siap menggelar lomba lari “Patriot Run Indonesia Emas” ini. Makanya hari ini kami mengadakan launching jersey dan pendaftaran peserta. Kami tentu berharap seluruh insan lari di Jabodetabek khususnya dan Indonesia pada umumnya akan ambil bagian dengan antusias,” kata R Larasati menjawab pertanyaan para wartawan.

Menyinggung tentang target peserta, Larasati menyatakan, bisa menjaring 10 ribu peserta. Apalagi untuk 1.000 pendaftar pertama akan mendapat potongan sebesar 50 persen, atau hanya butuh biaya Rp100 ribu.

Advertisement

Larasati mengutarakan, pelaksanaan “Patriot Run Indonesia Emas” ini merangkai banyak tujuan. Lomba lari ini untuk mendukung program Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mewujdukan Indonesia Emas 2045. Selain itu juga untuk mendukung perjuangan Kontingen Indonsia dalam pesta olahraga antarnegara Asia Tenggara, SEA Gamas Thailand 2025, Desember mendatang.

Dari aspek sejarah, lomba lari ini bertujuan untuk menggelorakan kembali semangat juang mantan pelari andalan Indoensia, Maria Lawalata ketika berjuang gigih untuk merebut medali emas sebagai penentu Indonesia merebut gelar juara umum pada pesta olahraga antarnegara Asia Tenggara, SEA Games Manila, Filipina tahun 1991.

Baca Juga : Kejuaraan Anggar Asia 2025 Bali: Amir Yanto Tegaskan Olahraga dan Pariwisata Bisa Berdampingan

“Medali emas dari Ibu Maria itu mengukuhkan Indonesia sebagai juara umum setelah sebelumnya bersaing sengit dengan tuan rumah Filipina. Indonesia khirnya menjadi juara umum dengan keunggulan dua emas atas Filipina. Semangat juang ini ingin kita tularkan melalui event ini apalagi Ibu Maria juga bertindak sebagi insiator lomba lari ini,” ujar Larasati.

Selain itu, kata Larasati, lomba lari ini juga ingin memberikan ruang kompetisi bagi pelari-pelari di Tanah Air. Dengan adanya kompetisi ini, pihaknya ingin makin menggelorakan olahraga lari sehingga makin berkembang dan berprestasi serta makin dicintai masyarakat.

“Lari merupakan bagian dari atletik yang menjadi ibu olahraga bersama senam dan renang. Tentu atletik ini perlu terus digalakan karena menjadi dasar dari olahraga. Dan atletik sudah berapa kali menjadi andalan Indonesia di pesta olahraga SEA Games maupun Asian Games,” ucapnya.

Advertisement

Menyinggung tentang “Patriot Run Indonesia Emas”, lomba lari ini akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp 338 juta dan door prize menarik.

Larasati mengungkapkan, lomba lari ini mendapat dukungan dari Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa kepada Bapak Walikota Bekasi, Bapak Gubernur Jawa Barat dan Bapak Menpora atas dukungannya sehingga lomba ini terlaksana. Juga ucapan terinakasih kami sampaikan kepada para sponsor,” paparnya.

Menurut Direktur Lomba (Race Directur), Dicky Aulia Fatonah Sidiq mengungkapkan lomba akan mempertandingkan jarak 5K dan 10 K. Untuk 5K terdiri dari umum putra-putri, pelajar putra – putri dan disabilitas putra-putri. Sedangkan untuk 10K meliputi umum putra – putri, dan master putra – putri.  Start dan finish mengambil tempat di Stadion Patriot Bekasi.

Baca Juga : Dorong Pertumbuhan Wisatawan yang Lebih Merata, Menpar Widiyanti Geber Promosi Pariwisata Indonesia ke Pasar Dunia

Dicky menyebut bahwa ini adalah pertamakalinya kategori disabilitas dilombakan secara resmi.

Advertisement

“Sebenarnya buat disabilitas tidak menargetkan banyak (peserta), karena ini juga baru. Paling tidak ada ratusan saja kita sudah tahu disabilitas ini bisa kita adakan lomba. Karena kita lihat beberapa even, disabilitas ini hanya eksibisi,” kata Dicky.

Mendukung Penuh

Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta, yang hadir mewakili Menpora Dito Ariotedjo menyebut pihaknya sangat mendukung penuh acara ini.

“Dari awal kami selalu komunikasi dan terus memantau perkembangan acara ini. Hampir setiap waktu kami selalu komunikasi agar pelaksanaan berlangsung sukses. Untuk olahraga, inilah kantornya, ” kata Isnanta.

Dia menegaskan, akan suport penuh untuk tumbuh kembangnya acara ini dan berharap bisa  bertambah di tempat yang lain.

Advertisement

“Banyak daerah lain yang juga ingin menyelenggarakan ajang 5K dan 10K,” tambahnya.

Sedangkan Ricky Suhendar menyatakan pihaknya memastikan tidak akan ada masalah terkait tempat penginapan bagi  peserta yang mungkin datang dari luar Kota Bekasi. Pihak Pemkot Bekasi juga berencana melibatkan UMKM untuk ambil bagian dalam acara Patriot Run Indonesia Emas kali ini.

“Hotel di Bekasi sudah banyak. Ada Horison, Aston, dan Ibis. Dari bintang tiga sampai bintang lima ada, tinggal teman-teman milih di mana. Kami juga akan kerjasama dengan dinas UMKM,” kata Ricky sembari menyebut adanya pesta durian.

Baca Juga : Kemenpar jadikan Osaka World Expo Mempromosikan dan Meningkatkan Awareness Global Produk serta Destinasi Pariwisata Indonesia

Sementara itu Maria Lawalata yang menjadi inisiator lomba mengurakan, ide untuk menggelar lomba lari ini sudah bergelora di hatinya setelah tidak lagi aktif berkompetisi. Dia ingin mengenang gelora perjuangan luar biasa di SEA Games Manila, Filipina yang begitu ketat dan menegangkan dalam mempertahankan gelar juara umum. Selain itu juga ingin tetap memberikan sumbangsih dalam pengembangan dan pembinaan prestasi atletik Indonesia.

Ide Maria akhirnya mampu diwujudkan tahun 2018 setelah melakukan diskusi dengan Teguh Rahardjo dan Raden Isnanta dari Kemenpora. Berkat bimbingan dan dukungan dari Teguh dan Isnanta berhasil digelar lomba lari pertama tahun 2018. Saat itu kuga ditandai dengan penyerahan medali emas yang direbut Maria yang menjadi penentu Indonesia juara umum SEA Games 1991.

Advertisement

“Setelah sempat terhenti karena adanya covid maka kini lomba lari ini bisa digelar lagi. Selain mendapat dukungan dari Ibu Larasti, saya juga tetap disuport oleh Pak Teguh dan Pak Isnanta. Ini kepedulian luar biasa untuk mantan atlet yang berkarya di atletik,” ujar Maria. ***

Lanjutkan Membaca