Connect with us

Olahraga

Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari Beri Tanda Mata dan Undang Presiden IOC Kirsty Coventry ke Indonesia

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari Beri Tanda Mata dan Undang Presiden IOC Kirsty Coventry ke Indonesia

Dalam pertemuan dengan Presiden terpilih International Olympic Committee (IOC) Kirsty Coventry di Kuwait City, Kuwait, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (Presiden NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari memberikan tanda mata ukiran kayu asli Indonesia. (NOC Indonesia)

FAKTUAL INDONESIA: Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (Presiden NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari memberikan tanda mata ukiran kayu asli Nusantara kepada Presiden terpilih International Olympic Committee (IOC) Kirsty Coventry dalam pertemuan di  sela-sela General Assembly Olympic Council Asia (OCA) di Kuwait City, Kuwait.

Souvenir dari Raja Sapta Oktohari sebagai bagian dari simbol persahabatan dan apresiasi kepada Kirsty Coventry.

Selain itu juga agar bisa menjadi kenang-kenangan dan  juga sebagai harapan agar Kirsty Coventry dapat berkunjung ke Indonesia suatu hari nanti.

“Saya juga sekaligus mengundang Presiden Coventry untuk datang ke Indonesia, untuk melihat langsung perkembangan olahraga dan potensi besar yang dimiliki Indonesia,” kata Okto, sapaan akrab Raja Sapta Oktohari dalam pertemuan yang berlangsung Senin (12/5/2025).

Baca Juga : KOI/NOC Indonesia Angkat Pencak Silat pada Pertunjukan Budaya Gala Dinner OCA General Assembly 2025

Dalam pertemuan itu Okto yang hadir bersama jajaran pengurus KOI, membahas berbagai hal penting terkait masa depan olahraga di dunia, termasuk perkembangan olahraga di Indonesia.

Advertisement

Bahkan Okto juga menyampaikan salam hangat Presiden Prabowo Subianto yang juga Presiden Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa) atau Federasi Pencak Silat Internasional(IPSF) kepada Coventry.

“Selain mengucapkan selamat atas terpilihnya beliau sebagai Presiden IOC, banyak perbincangan tentang olahraga Indonesia bersama Presiden Coventry. Saya juga menyampaikan salam hangat dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang juga menjabat sebagai Presiden Dunia Persilat,” ujar Okto.

Dalam pertemuan tersebut, Okto didampingi Komite Eksekutif Josephine Tampubolon dan Wakil Sekretaris Jenderal III NOC Indonesia Daniel Loy. Pertemuan tersebut juga membahas berbagai hal penting terkait masa depan olahraga di dunia, termasuk perkembangan olahraga di Indonesia.

Pertemuan itu tidak hanya sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan Kirsty Coventry yang menggantikan Thomas Bach, tetapi juga sebagai bukti nyata komitmen Indonesia untuk berkontribusi lebih besar dalam dunia olahraga internasional.

Di sisi lain  juga dalam rangka memperkuat hubungan internasional Indonesia khususnya di kancah olahraga dunia.

Advertisement

Baca Juga : Pertina Dikeluarkan dari KOI, Kemenpora Seleksi dan Persiapkan Petinju untuk SEA Games Thailand 2025

Lebih dari itu, pertemuan ini juga menjadi ajang untuk membicarakan kerja sama lebih lanjut antara NOC Indonesia dan IOC dalam mengembangkan berbagai inisiatif olahraga, serta memperkuat nilai-nilai Olimpiade di Indonesia.

Sebagai bagian dari diplomasi olahraga Indonesia, pertemuan ini juga membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mempererat hubungan dengan negara-negara anggota IOC dan berperan aktif dalam berbagai inisiatif global.

“Kami percaya bahwa melalui kolaborasi yang erat dengan IOC dan organisasi internasional lainnya, Indonesia dapat terus berkontribusi dalam memajukan olahraga dunia, khususnya Indonesia dan mencapai lebih banyak prestasi yang membanggakan di masa depan,” ucap Okto.

Coventry merupakan wanita pertama asal Afrika yang terpilih sebagai Presiden IOC pada 20 Maret 2025, dalam sesi ke-144 IOC di Costa Navarino, Yunani. Mantan perenang asal Zimbabwe ini meraih 49 suara dari 97 suara yang sah dalam satu putaran utuk mengalahkan tujuh kandidat lainnya. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement