Olahraga
Dinilai Berhasil, Airlangga Hartarto Secara Aklamasi Terpilih Kembali Pimpin Wushu Indonesia Tiga Periode

Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Airlangga Hartarto terpilih kembali secara aklamasi untuk meneruskan kepemimpinannya pada periode ketiga 2026 – 2030 pada Musyawarah Nasional (Munas) WI VIII di Hotel Aloft AKR Tower, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (10/2/2026). (PB WI)
FAKTUAL INDONESIA: Kinerja yang ditunjukkan Airlangga Hartarto memimpin Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) selama dua periode dari tahun 2018 – 2026 dinilai berhasil oleh para pengurus daerah (Pengda) WI dari seluruh Tanah Air.
Maka tak pelak lagi para Pengda WI memilih secara aklamasi Airlangga memimpin kembali PB WI untuk periode ketiga 2026 – 2030 pada Musyawarah Nasional (Munas) Wushu Indonesia VIII di Hotel Aloft AKR Tower, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (10/2/2026).
Airlanggga yang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Merah Putih pun menghargai dukungan para Pengda atas dukungannya pada Munas kali ini dan juga selama memimpin PB WI.
Baca Juga : Anggaran Rp 335 Triliun Disebut Airlangga Disiapkan Hanya untuk MBG
“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan kembali yang diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia masa bakti 2026-2030. Amanah ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang hanya dapat saya jalankan dengan dukungan bersama. Jadi kolektif, kolegial, dengan seluruh pengda-pengda, karena sumber atlet kita semuanya dari pengda. Pusat tidak menghasilkan atlet, tetapi yang menghasilkan adalah pengda-pengda,” kata Airlangga dalam sambutannya setelah terpilih kembali dan kemudian menutup Munas yang diikuti 33 Pengda WI di seluruh Indonesia itu.
Menurut Airlangga, selama ini program kepengurusan hanya dapat berjalan dengan dukungan, kerjasama, dan sinergi seluruh keluarga besar Wushu Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Selama dua periode kepemimpinan sebelumnya, berbagai capaian berhasil diraih bersama dan prestasi wushu Indonesia di tingkat regional dan internasional terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan.
Baca Juga : Airlangga Hartarto Targetkan Negosiasi Tarif Dagang dengan AS Rampung Akhir Tahun Ini
“Keberhasilan tersebut adalah hasil kerja keras para atlet, pelatih, pengurus, seluruh pemangku kepentingan dan memiliki komitmen kuat untuk membangun wushu dan tidak lepas dari dukungan pemerintah. Karena pemerintah, Pak Presiden Prabowo memberikan hadiah yang luar biasa. Satu medali emas, satu miliar rupiah. Luar biasa,” ujarnya.
Kedepan, kata Airlangga, tantangan yang dihadapi tentu semakin kompleks. Oleh karena itu, sistem pembinaan prestasi perlu terus dilanjutkan dengan kualitas sumber daya manusia, memperluas pembinaan atlet usia dini, serta memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, transparan dan akuntabel.
“Selain itu juga kita memperluas pengembangan wushu sebagai olahraga prestasi sekaligus olahraga budaya yang dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Saya berharap hasil-hasil keputusan Munas menjadi landasan yang strategis untuk menyusun program kerja organisasi ke depan dan seluruh keputusan yang telah disepakati hendaknya dapat dilaksanakan secara konsisten oleh PB dan juga oleh seluruh Pengda dan dengan penuh tanggung jawab untuk kemajuan Wushu Indonesia,” tegasnya.
Baca Juga : Airlangga Hartarto Bertemu Presiden Hyundai di Korsel, Mau Bantu Proyek Mobil Nasional
Airlangga mengajak seluruh pengurus, pelatih dan atlet dan seluruh insan Wushu Indonesia untuk menjaga solidaritas organisasi, memperkuat persatuan dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat. Dia yakin Wushu Indonesia dapat terus mempertahankan tradisi prestasi serta meningkatkan kontribusi untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di tingkat internasional.
Emas Asian Games dan Olimpiade
Airlangga menegaskan komitmennya untuk terus memajukan prestasi olahraga Indonesia, khususnya dengan menyiapkan roadmap menuju Olimpiade 2032. Dia menyampaikan bahwa fokus utama ke depan adalah pembinaan dan pelatihan atlet-atlet muda dan junior. Hal ini menjadi penting mengingat Indonesia baru saja kehilangan sejumlah atlet terbaik yang memasuki masa pensiun.
Baca Juga : Menteri Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Masih di Jalur Positif
“Artinya kita harus melakukan pembinaan dan pelatihan kepada atlet-atlet muda dan junior. Atlet senior harus selalu dilapis oleh atlet junior. Karena itu, kami di PB WI tidak khawatir,” ujar Airlangga.
Menurutnya, mempertahankan prestasi di puncak bukanlah hal yang mudah, terutama bagi atlet senior yang semakin bertambah usia. Oleh karena itu, PB WI terus memberikan kesempatan kepada atlet muda untuk tampil dan berprestasi di berbagai ajang.
Terkait persiapan menghadapi Asian Games, Airlangga memastikan PB WI telah menyusun strategi melalui plug list atlet. Ia berharap prestasi Indonesia di ajang tersebut dapat terus dipertahankan.
“Asian Games akan kita persiapkan dengan matang. Mudah-mudahan prestasi bisa kita pertahankan,” tambahnya.
Menjawab pertanyaan mengenai kesiapannya kembali memimpin organisasi olahraga yang dikenal penuh tantangan, Airlangga menegaskan bahwa keputusannya dilandasi amanat Munas.
Baca Juga : Indonesia – China Business Reception 2025: Menko Airlangga Ungkap Kehadiran Presiden Prabowo dan PM Li Qiang Pertegas Kemitraan
“Karena ini amanat dari Munas, ya kita siap terus demi Indonesia Raya, baik di single event maupun multi event,” tegasnya.
Adapun target besar yang ingin diwujudkan pada periode ini adalah mempersiapkan atlet menuju Olimpiade. Apalagi saat ini cabang olahraga tersebut sudah mulai dipertandingkan di ajang Olimpiade Remaja 2026 Dakar, Senegal. “Itu menjadi salah satu pertanda bahwa kita sedang menuju tahap berikutnya,” tutur Airlangga.
Deretan Prestasi
Sejak PB WI dipimpin Airlangga Hartarto banyak prestasi yang terukir. Pada periode pertama 2018-2022, Timnas Wushu Indonesia sukses meraih 1 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu pada Asian Games 2028 di Jakarta. Kesuksesan ini dilanjutkan pada periode kedua 2022-2026 dimana Indonesia kembali menyumbangkan 1 medali emas dan 1 perak pada Asian Games Hangzhou 2022.
Baca Juga : Ini 6 Paket Stimulus Pemerintah, Menko Airlangga: Untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II di Kisaran 5%
Prestasi gemilang berlanjut pada SEA Games ke-32 Kamboja 2023 dengan raihan 6 emas, 6 perak, dan 2 perunggu sekaligus memastikan Indonesia keluar sebagai juara umum. Prestasi ini mengulang sukses yang pernah diraih pada 12 tahun lalu. Saat itu, SEA Games 2011 Jakarta-Palembang, Timnas Wushu Indonesia menjadi juara umum dengan meraih 8 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.
Tidak hanya itu saja, cabang olahraga wushu juga mencatat sejarah dengan menyumbangkan 4 medali emas dan 3 perak pada kejuaraan The FISU World University Games 2021 Chengdu yang dihelat tahun 2023. Ini merupakan perolehan medali emas pertama bagi Kontingen Indonesia sejak ikut pada pesta olahraga antarmahasiswa se-dunia tersebut.
Prestasi wushu semakin lengkap tatkala Timnas Indonesia mempertahankan gelar juara umum dengan mengoleksi 5 emas, 3 perak, dan 1 perunggu pada SEA Games ke-33 Thailand. Kesuksesan Timnas Wushu Indonesia menjadi pengumpul medali terbanyak pada dua edisi pelaksanaan pesta olahraga dua tahunan negara Asia Tenggara tersebut bukan hanya di nomor Taolu tetapi juga Sanda. ***














