Connect with us

News

Maraknya Wajab PMK, Kementan: Hewan Kurban Idul Adha 2022 Aman

Avatar

Diterbitkan

pada

Hewan Kurban Idul Adha 2022 Aman

Maraknya Wajab PMK, Kementan: Hewan Kurban Idul Adha 2022 Aman (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Suganda menegaskan, pihaknya memastikan pemenuhan ketersediaan hewan kurban Idul Adha 2022 Aman.

Menjelang perayaan Idul Adha 1443 hijriah, wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menyerang sapi dan hewan ternak lainnya seperti kambing dan domba di Indonesia.

Meski wabah PMK masih mengkhawatirkan, Agung megatakan secara nasional ketersediaan hewan kurban masih mencukupi, bahkan surplus.

Agung menyebutkan proyeksi kebutuhan pemotongan hewan kurban tahun ini mencapai 1.808.522 ekor mengutip neraca ketersediaan hewan kurban tahun 2022. Sementara potensi ketersediaan hewan kurban sebanyak 2.278.158 juta ekor. Sehingga terjadi surplus sebanyak 469.638 ekor.

Baca juga: MUI Perbolehkan Sebagian Hewan dengan PMK sebagai Hewan Kurban

“Ketersedian hewan kurban tahun ini sapi sebanyak 866.677 ekor, kerbau 29.120 ekor, kambing 973.343 ekor dan domba sebanyak 409.018 ekor,” kata Agung dalam diskusi onlineyang digelar FMB9 bertema “Amankah Berkurban saat Wabah Mengganas?” pada Rabu (29/6/2022).

Advertisement

Lebih lanjut, Agung menjelaskan, pihaknya telah melakukan sejumlah agenda aksi dalam rangka mencegah dan mengatasi penyebaran wabah PMK terus meluas. Mulai dari pembentukan gugus tugas, pengadaan vaksin hingga vaksinasi massal.

“Kita telah membentuk gugus tugas, pembuatan Posko, lockdown zona wabah, distribusi obat, antibiotik dan disinfektan, juga sosialisasi dan edukasi masyarakat,” kata Agung, melan

Pihaknya juga telah melakukan pengadaan vaksin yang saat ini berjumlah 3 juta dosis serta pembatasan lalu lintas hewan dan produk hewan.

Sejauh ini, Agung menyampaikan, pemerintah telah memutuskan mendistribusikan sebanyak 800.000 dosis vaksin yang tersedia. Sementara 2,2 juta dosis lainnya, akan segera diputuskan dalam waktu dekat.

Baca juga: 320 Ekor Sapi Tiba di Batam, Diawasi Secara Ketat Imbas PMK

Sementara agenda permanen, pihaknya mendorong pembuatan vaksin dalam negeri yang diikuti oleh vaksinasi massal. Agung mengungkapkan, vaksinasi PMK mirip vaksinasi covid-19. Di mana vaksinasi dosis pertama diikuti oleh vaksinasi dosis kedua dan ketiga.

Advertisement

Berdasarkan data Kementerian Pertanian per Rabu 29 Juni 2022 menyebutkan terdapat 19 Provinsi yang dilaporkan terjadi kasus PMK dengan jumlah hewan ternak yang tertular mencapai 283.606 ekor. Dari jumlah itu, sebanyak 91.555 ekor sembuh, 187,661 ekor belum sembuh, 2.689 ekor dipotong bersyarat, 1.701 ekor mati, dan 315.000 ekor sudah divaksinasi.

Masih dari sumber yang sama, terdapat 5 provinsi dengan kasus PMK terbanyak. Diantaranya Jawa Timur sebanyak 114.921 kasus, Nusa Tenggara Barat (NTB) 43.282 kasus, Aceh 31.923 kasus, Jawa Barat 30.456 kasus, dan Jawa Tengah ada 30.386 kasus.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement