Connect with us

Nusantara

Omicron Merebak, Salatiga Stop Pendidikan Tatap Muka

Diterbitkan

pada

Wali Kota Salatiga Yulianto. (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Mengingat persebaran virus Covid-19 varian baru Omicron semakin tinggi, Pemkot Salatiga terpaksa menyetop Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di semua jenjang pendidikan.

Kota berhawa sejuk ini, sekarang harus kembali masuk PPKM level 3. Peningkatan status tersebut mendorong Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di seluruh tingkatan dialihkan ke Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) lagi.

Pendidikan Tatap Muka (PTM) di semua sekolah yang semula sudah berjalan lancar di semua jenjang, karenma ancaman Covid-19 yang kembali tidak terkendali, kini terpaksa distop.

“Pendidikan kembali ke program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Ini berlaku mulai tanggal 23 Februari 2022. Semua siswa sementara Belajar Dari Rumah (BDR),” ujar Wali Kota Salatiga Yuliyanto, Rabu (23/2/2022).

Yuliyanto menjelaskan, imbauan untuk kembali KBM dengan PJJ dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor: 423/ 976/ 402 tentang Penyelenggaraan Pelajaran Semester Genap Tahun Pelajaran 2021/2022.

Advertisement

Menurut dia, dasar kembali menetapkan KBM PJJ mengingat perkembangan kasus Covid-19 di Kota Salatiga berada dalam tingkatan resiko tinggi.

“Untuk mencegah klaster di lingkungan pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP maka tanggal 23 Februari diberlakukan KBM PJJ melalui Belajar Dari Rumah (BDR),” demikian isi SE Wali Kota.

Aturan PJJ BDR ini akan diberlakukan hingga tanggal 26 Februari 2022 mendatang. Kemudian, akan dilakukan evaluasi ulang.

Yulianto juga meminta dan mengimbau masyarakat untuk memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. “Tetap prokesnya ditaati, pake masker, jaga jarak, cuci tangan,” tegas Yulianto.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement