Nusantara
Surveilans PTM di Solo Ditunda Awal Maret

Surveilans PTM di Solo akan dilakukan awal Maret. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Surveilans dengan melakukan tes swab acak pada siswa dan guru sekolah di Kota Solo, diundur hingga awal Maret mendatang. Sebelumnya, surveilans pada pembelajaran tatap muka (PTM) tersebut akan dilakukan pada bulan Januari ini.
“Setelah saya timbang-timbang dengan segala pertimbangannl dan saya analisis maka surveilans akan kami lakukan setelah selesai vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Biar anak-anak tidak bolak balik ke sekolah,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, di Balai Kota Solo, Rabu (12/1/2022).
Menurut Siti, surveilans pada kegiatan PTM akan dilakukan tetapi baru bisa dilaksanakan akhir bulan Februari atau awal bulan Maret mendatang. Karena pihaknya menargetkan bulan Februari, vaksinasi anak usia 6-11 tahun sudah selesai.
“Roadmap sudah kami buat, tapi tunggu vaksinasi anak selesai pada bulan Februari besok,” katanya.
Meskipun saat ini sejumlah sekolah di Kota Solo sudah melaksanakan PTM 100 persen, pihaknya tidak mempernasalahkan. Menurut Siti, justru pihaknya bisa melihat setelah PTM 100 persen dan vaksinasi anak.
Untuk sasaran surveilans masih sama seperti sebelumnya yakni di 29 sekolah dengan jumlah sasaran 33 orang yang terdiri dari 30 siswa dan tiga orang guru.
“Saya kan juga harus mengatur tenaganya juga karena kan juga harus tetap melaksanakan vaksinasi anak. Kemarin sudah rapat dengan teman-teman dengan segala pertimbangan gak cuma tenaga tapi juga masyarakat dan dampaknua setelah vaksinasi,” jelasnya lagi.
Sementara itu untuk capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kota Solo saat ini mencapai 72 persen. Bulan Februari mendatang ditargetkan selesai untuk pemberian vaksin dua dosis.***














